Sri Mulyani: Inflasi tinggi hingga potensi ekonomi lemah ancam global
Elshinta
Senin, 23 Mei 2022 - 22:43 WIB |
Sri Mulyani: Inflasi tinggi hingga potensi ekonomi lemah ancam global
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Senin (23/5/2022). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan saat ini terdapat tiga hal yang sedang mengancam ekonomi global, termasuk Indonesia, yaitu inflasi tinggi, suku bunga tinggi, dan potensi ekonomi yang melemah.

“Tiga hal ini akan mempengaruhi environment ekonomi seluruh dunia termasuk Indonesia yaitu inflasi tinggi, suku bunga tinggi, dan potensi ekonomi rendah,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Senin.

Sri Mulyani menjelaskan konflik antara Ukraina dan Rusia telah menyebabkan lonjakan harga barang-barang yang sangat penting bagi pemulihan dan masyarakat yaitu energi dan pangan.

Beberapa komoditas itu meliputi gas alam yang naik 125,8 persen (ytd), batu bara 166,1 persen (ytd), minyak mentah jenis Brent 45,7 persen (ytd), CPO 20,9 persen (ytd), gandum 55,6 persen (ytd), jagung 31,6 persen (ytd), kedelai 28,1 persen (ytd) dan grain naik 15,5 persen (ytd).

Sri Mulyani menuturkan kenaikan harga komoditas tersebut pada akhirnya menyebabkan inflasi tinggi di berbagai negara terutama negara yang tidak melakukan shock absorber.

“Ini langsung dirasakan rakyatnya sehingga masyarakat di negara tersebut menghadapi inflasi tinggi,” ujarnya.

Sebagai contoh, Rusia mengalami inflasi 17,8 persen, Brasil 12,1 persen, Amerika Serikat (AS) 8,3 persen, Inggris 9 persen, Meksiko 7,7 persen, Afrika Selatan 5,9 persen, Korea Selatan 4,8 persen, dan India 7,8 persen.

Inflasi yang tinggi menyebabkan negara-negara ini melakukan pengetatan kebijakan moneter seperti Rusia sebanyak 975 basis poin (bps) sejak 2021 dengan tingkat suku bunga acuan 17 persen dan Brasil 1.075 bps sejak 2021 dengan suku bunga acuan 12,75 persen.

“Di banyak negara interest rate segera meningkat terutama emerging kenaikannya cukup cepat untuk menjaga inflasinya,” jelas Sri Mulyani.

Sementara untuk Indonesia, ia mengatakan saat ini masih cukup terkendali karena tidak semua kenaikan harga komoditas dunia dirasakan oleh masyarakat.

Inflasi Indonesia pada April 2022 adalah sebesar 3,5 persen (yoy) yang sudah relatif meningkat dibandingkan 24 bulan ke belakang.

“Inflasi masih kita kendalikan karena tidak semua kenaikan harga dunia dirasakan oleh rakyat. Tentu akibatnya kita harus memberikan subsidi,” kata Sri Mulyani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah perpanjang PPKM luar Jawa-Bali hingga 1 Agustus
Senin, 04 Juli 2022 - 12:53 WIB
Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali akan d...
Tim SAR berhasil temukan jenazah anak yang terseret banjir
Senin, 04 Juli 2022 - 12:41 WIB
Tim SAR berhasil menemukan Adrison Ngedo anak berusia 13 tahun asal Desa Netutnana, Amanuban Selatan...
Kawasan kota di Indonesia diprakirakan hujan ringan dan disertai petir
Senin, 04 Juli 2022 - 12:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kawasan ...
 Dewan Pengawas diminta ikut majukan RSU Tidar Kota Magelang
Senin, 04 Juli 2022 - 10:07 WIB
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz melantik Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tida...
KKP kumpulkan 1,4 ton sampah di program Bulan Cinta Laut Pacitan Jatim
Senin, 04 Juli 2022 - 08:23 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengumpulkan hingga sebanyak 1,4 ton sampah di Pan...
Kemenhub akan menata pelabuhan di Bangka agar lebih produktif
Senin, 04 Juli 2022 - 08:11 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menata pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Bangka Belitung agar ...
Pemkab Bogor pasang jembatan darurat usai banjir bandang di Leuwiliang
Senin, 04 Juli 2022 - 00:11 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, memasang jembatan darurat berjenis bailey di Desa P...
OJK sebut 173.234 warga Sultra terdaftar berutang di pinjaman online
Minggu, 03 Juli 2022 - 23:59 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mencatat akumulasi rekening pinjaman warga di provins...
KM Setia Makmur tenggelam di laut Arafura 15 ABK hilang
Minggu, 03 Juli 2022 - 23:45 WIB
Tim SAR gabungan, Minggu dikerahkan melakukan pencaharian terhadap KM Setia Makmur 06 yang dilaporka...
Pelajar kemah di Pantai Cijeruk Garut sepekan belum ditemukan
Minggu, 03 Juli 2022 - 23:03 WIB
Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pelajar yang sudah sepekan dilaporkan hi...
InfodariAnda (IdA)