Polres Karawang ungkap kasus pembunuhan yang direkayasa gantung diri
Elshinta
Senin, 23 Mei 2022 - 15:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polres Karawang ungkap kasus pembunuhan yang direkayasa gantung diri
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Kabupaten Karawang mengungkap kasus pembunuhan seorang anak yang direkayasa dengan peristiwa gantung diri di bawah jembatan Tol Jakarta-Cikampek dekat kawasan industri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Pelakunya adalah kerabat korban," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono saat ekspos pengungkapan kasus kejahatan di Mapolres Karawang, Senin (23/5)

Ia menyampaikan, pengungkapan kasus itu berawal setelah pihak kepolisian mendapat laporan terjadinya peristiwa gantung diri di bawah jembatan tol dekat kawasan industri di Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Karawang.

Setelah mendapatkan informasi itu, pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP di lokasi.

"Korban diketahui bernama Supriatna (14 tahun), warga Dusun Pejaten, Desa Sirnabaya, Telukjambe Timur, Karawang, ditemukan gantung diri di bawah jembatan jalan tol belakang," katanya.

Pihak kepolisian awalnya menduga kalau korban memang gantung diri. Namun karena adanya kejanggalan di jasad korban, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Setelah dilakukan autopsi terhadap korban dan melakukan penyidikan, akhirnya kasus itu dapat terungkap, korban adalah korban penganiayaan," kata Kapolres.

Ia menyebutkan, pelakunya berinisial (TR) yang merupakan kerabat atau kakak ipar korban, warga Dusun Pejaten, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Pelaku berusaha menutupi kejahatannya dengan merekayasa kasus tersebut menjadi korban gantung diri.

Pelaku menggantung korban di sela-sela panel bawah jembatan tol di daerah Telukjambe Timur, agar seolah-olah korban meninggal disebabkan bunuh diri.

Kapolres menyampaikan, saat diinterogasi, pelaku tega melakukan tindakan melawan hukum karena merasa kesal.

"Pelaku merasa kesal, kemudian pelaku langsung memukul wajah korban dengan menggunakan tangan kanan, lalu korban terjatuh, kemudian pelaku membenturkan kepala korban ke lantai, lalu pelaku mengecek korban sudah tidak bernafas. Setelah itu pelaku panik dan merekayasa kejadian tersebut dengan mengambil tali dan batang ranting serta di ikat kan ke leher korban serta dikaitkan ke sela-sela panel jembatan jalan tol. Tujuannya ialah membuat korban terlihat seperti meninggal gantung diri," kata dia.

Pelaku sendiri ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan, dengan barang bukti berupa pakaian, tali dan potongan kayu kecil.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Pelaku melanggar pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagai mana di ubah dan ditambah dengan UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kesal, suami di Subang tega tusuk istri
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:56 WIB
Kepala Polres Subang AKBP Sumarni mengatakan kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut b...
 Polres Jepara ungkap kasus 1 kg sabu dan  5.024 butir obat terlarang
Selasa, 21 Juni 2022 - 20:57 WIB
Para periode bulan Mei-Juni 2022, Satuan Reserse Narkoba Polres Jepara, Jawa Tengah berhasil mengung...
Polresta Pontianak tangkap pengedar 1 kg sabu-sabu
Selasa, 21 Juni 2022 - 14:56 WIB
Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak, Polda Kalimantan Barat menangkap seorang ...
Polres Boyolali tangkap tiga pelaku pemalsu SIM
Senin, 20 Juni 2022 - 16:15 WIB
Tiga orang tersangka pemalsu Surat Ijin Mengemudi (SIM) diamankan Satreskr TVim Polres Boyolali Jawa...
Polisi tangkap WNA asal Tiongkok yang tusuk warga di Jakarta Barat
Senin, 20 Juni 2022 - 15:12 WIB
Jajaran Polres Metro Jakarta Barat mengamankan pelaku penusukan yang dilakukan Warga Negara Asing (W...
Polres Boyolali bekuk dua tersangka curanmor lintas wilayah
Kamis, 16 Juni 2022 - 11:45 WIB
Dua  tersangka pencurian sepeda motor dan mobil bak terbuka berhasil diamankan Satreskrim polres Bo...
Polres Boyolali bongkar komplotan pencuri kendaraan bermotor
Rabu, 15 Juni 2022 - 20:44 WIB
Polres Boyolali, Jawa Tengah, membongkar komplotan pencuri kendaraan bermotor yang beroperasi di sej...
Polda Sumut bongkar kasus penipuan modus dijadikan pegawai PDAM Tirtanadi
Rabu, 15 Juni 2022 - 15:58 WIB
Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut menangkap mantan pegawai PDAM Tirtanadi Medan karena m...
BNN dan Ditjen Bea dan Cukai Sumut ungkap jaringan narkoba jenis sabu
Kamis, 09 Juni 2022 - 16:11 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Wil...
Polres Sleman usut dugaan penganiayaan seorang pria di Holywings Jogja
Minggu, 05 Juni 2022 - 13:44 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengusut dugaan penganiayaan terhadap ...
InfodariAnda (IdA)