La Nyalla ingatkan warga yang hendak demo 21 Mei waspadai provokator
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 20:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
La Nyalla ingatkan warga yang hendak demo 21 Mei waspadai provokator
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti mengatakan aksi unjuk rasa atau menyampaikan pendapat yang akan dilakukan sejumlah elemen masyarakat dalam rangka memperingati hari reformasi pada Sabtu, 21 Mei 2022, merupakan hak warga yang dijamin konstitusi.

 
“Siapa pun warga negara, apakah mahasiswa atau buruh punya hak untuk menyampaikan pendapat, baik lisan maupun tulisan. Unjuk rasa itu hanya cara atau saluran yang digunakan. Esensinya harus dipandang sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum. Jadi menurut saya tidak ada masalah,” kata La Nyalla saat dihubungi wartawan pada Jumat (20/5).
 
Bahkan, La Nyalla sudah ingatkan aparat kepolisian untuk tidak represif terhadap aksi-aksi penyampaian pendapat. Apalagi, mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang akan meneruskan tongkat estafet perjalanan bangsa ini.
 
“Terpenting, tidak merusak fasilitas publik dan tidak merusak obyek-obyek vital yang memang harus dijaga keberadaannya,” ujarnya.
 
Tetapi terus terang, La Nyalla melihat aksi-aksi perusakan tersebut kerap terjadi di lapangan akibat banyak faktor. Salah satunya, akibat saluran penyampaian pendapat tersebut dibuntu sehingga aksi menjadi menjalar dan melebar kemana-mana. 
 
“Kemudian, ada provokasi dari kelompok yang tidak dikenal, atau di luar peserta aksi. Ini yang harus diwaspadai. Ini sebenarnya model atau pola-pola lama,” jelas dia.
 
Sebelumnya Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengingatkan sejumlah elemen buruh yang melakukan unjuk rasa untuk tetap menjaga situasi ketertiban dan tidak terprovokasi dengan oknum-oknum yang membuat kericuhan.
 
“Imbauannya agar menjaga situasi tetap tertib, aman dan menghargai masyarakat pengguna jalan lainnya. Jangan sampai disusupi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab,” kata Dedi.
 
Diketahui, massa demonstran saat melakukan aksi unjuk rasa bulan Ramadhan 1443 Hijriyah kemarin, sempat terbentang spanduk yang mendesak 'Jokowi Mundur' dari jabatan Presiden Republik Indonesia.
 
Selain itu, spanduk tersebut juga bertuliskan 'Mosi tidak percaya terhadap DPR dan Pemerintah Jokowi-Ma'ruf'. Akhirnya, terjadi bentrokan saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
 
Rencananya, sejumlah elemen masyarakat dari buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan kembali gelar demo besar pada 21 Mei 2022, bertepatan dengan momentum reformasi. Aksi itu puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa di berbagai daerah.
 
"Pada 21 Mei, bertepatan momentum reformasi. Siapkan kekuatan kita, sosialisasikan ke kampus-kampus, ke pabrik-pabrik, ke kampung-kampung bahwa rakyat akan terus berjuang, rakyat akan terus bergerak," kata Sekretaris Jenderal KASBI pada Kamis, 21 April 2022.
 
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menilai, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin telah gagal mensejahterakan rakyat. Untuk itu, pemerintah dan DPR harus mendengarkan aspirasi masyarakat.
 
"Kalau DPR hanya formalitas, jangan pernah disalahkan apabila rakyat tumpah ke jalan tol, jangan salahkan ketika rakyat mematikan roda ekonomi. Apabila DPR tidak serius, kita ingatkan agar hati-hati," kata Ketua Umum KASBI Nining Elitos.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wantim fokuskan pemenangan Golkar di Pemilu 2024
Senin, 04 Juli 2022 - 10:46 WIB
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Syahrul M Pasaribu siap t...
Ketua DPR RI imbau masyarakat untuk tetap terapkan prokes
Minggu, 03 Juli 2022 - 14:15 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengantisipasi dan menerapkan pro...
Menlu G20 sepatutnya tindaklanjuti hasil misi Jokowi ke Ukraina, Rusia
Minggu, 03 Juli 2022 - 09:55 WIB
Para menteri luar negeri G20 yang akan bertemu di Bali sudah semestinya menindaklanjuti hasil positi...
3 Juli 1946: Usaha kudeta Persatuan Perjuangan
Minggu, 03 Juli 2022 - 06:00 WIB
Hari ini 76 tahun yang lalu, upaya kudeta terhadap pemerintah yang sah di Indonesia pertama kali ...
Saga gelar deklarasi di Karawang dan Asahan
Sabtu, 02 Juli 2022 - 18:44 WIB
Pada Sabtu (2/7), Sahabat Ganjar sangat fokus menggalang dukungan untuk menghantarkan sosok Ganjar P...
Teman Sandi galang dukungan milenial lewat e-sport dan skateboard di Kota Medan
Sabtu, 02 Juli 2022 - 18:05 WIB
Relawan Teman Sandi kembali beraksi dengan sejumlah kegiatan sosial dan pergelaran lomba yang dilaks...
Plt Bupati Langkat minta pokok pikiran DPRD Langkat, 1.352 usulan segera dimasukkan ke SIPD
Sabtu, 02 Juli 2022 - 10:37 WIB
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin hadiri rapat paripurna dalam rangka penetapan pokok...
Pengamat: Presiden ke Ukraina-Rusia torehkan sejarah damaikan konflik
Jumat, 01 Juli 2022 - 17:33 WIB
Pengamat Pertahanan Anton Aliabbas berpendapat Presiden Joko Widodo ingin menorehkan sejarah bagi ba...
Moeldoko: Tjahjo Kumolo tokoh yang fokus dalam bekerja
Jumat, 01 Juli 2022 - 15:52 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melayat mendiang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforma...
Wapres Ma`ruf Amin akan salatkan jenazah MenPAN-RB Tjahjo Kumolo
Jumat, 01 Juli 2022 - 15:30 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin akan menyalatkan jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reform...
InfodariAnda (IdA)