KAI: Penumpang vaksin lengkap tak perlu surat negatif Covid-19
Elshinta
Kamis, 19 Mei 2022 - 06:23 WIB |
KAI: Penumpang vaksin lengkap tak perlu surat negatif Covid-19
Sejumlah penumpang KRL Commuter Line melewati gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (9/5/2022). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.

Elshinta.com - VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Joni Martinus mengatakan bahwa penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen pada saat proses boarding mulai keberangkatan 18 Mei 2022.

Joni mengatakan aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 57 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 18 Mei 2022.

“KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Relaksasi protokol kesehatan tersebut diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan moda transportasi kereta api dan turut berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata Joni dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Joni menjelaskan, persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal terbaru adalah:

1. Syarat Naik KA Jarak Jauh
a) Vaksin kedua (lengkap) dan ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
b) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam
c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam
d) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

2. Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi
a) Vaksin minimal dosis pertama
b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR
c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah
d) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan sistem tiket KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan.

"Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding," ujarnya.

Terkait syarat menggunakan masker pada moda transportasi publik, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun.

Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Pelanggan juga diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Untuk dapat naik kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

"Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan KA Jarak Jauh yang berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Belitung tanam 10.000 bibit mangrove di lahan bekas tambang
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:41 WIB
Kepolisian Resor Belitung, Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menanam 10.000 bibit mangrove d...
PUPR bangun Terminal Wisata Seruni terintegrasi jembatan gantung kaca
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:41 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun Terminal Wisata Seruni Point y...
Kemenag sebut ada tiga kriteria jamaah yang bisa dibadalhajikan
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:29 WIB
Kementerian Agama menyiapkan program badal haji di setiap operasional penyelenggaraan ibadah haji da...
Indonesia-Korsel jalin kerja sama bangun Pusat Data senilai Rp2,3 T
Jumat, 24 Juni 2022 - 21:53 WIB
Proyek pembangunan Pusat Data Nasional yang akan dibangun di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, memilik...
Pemkot Pekalongan evakuasi warga karena tanggul sungai bocor
Jumat, 24 Juni 2022 - 21:41 WIB
Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengevakuasi warga terdampak banjir akibat tanggul sungai M...
Epidemiolog Lampung sebut masker mampu cegah penularan subvarian baru
Jumat, 24 Juni 2022 - 21:05 WIB
Epidemiolog Lampung Ismen Mukhtar mengatakan bahwa penggunaan masker yang konsisten mampu mencegah m...
Kepala BNPB: Presiden perintahkan `lockdown` daerah terinfeksi PMK
Jumat, 24 Juni 2022 - 20:41 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memaparkan sejumlah arahan...
Ekonom UNS minta peralihan ke kompor listrik jangan bebani masyarakat
Jumat, 24 Juni 2022 - 20:17 WIB
Ekonom dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Lukman Hakim meminta agar rencana peralihan el...
Kementan targetkan 800 ribu ternak divaksinasi sebelum Idul Adha
Jumat, 24 Juni 2022 - 20:05 WIB
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah menyebut pemerintah...
Organda harap pemerintah cermat terkait wacana syarat perjalanan
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:39 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) berharap agar pemerintah lebih cermat dalam menentukan kebijakan...
InfodariAnda (IdA)