Polisi serahkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan eks kombatan GAM ke Kejari Aceh Utara 
Elshinta
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Polisi serahkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan eks kombatan GAM ke Kejari Aceh Utara 
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepolisian Aceh Utara melimpahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana pembunuhan mantan GAM ke Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Selasa (17/5). 

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu H.L Iswara Akbari melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Utara Arif Kadarman mengatakan, pihaknya telah menerima dari penyidik Reserse Kriminal Polres Aceh Utara yaitu menyerahkan sebanyak 2 (dua) orang tersangka diantaranya tersangka AJ alias Botak (22) dan tersangka FR alias AD (42) yang keduanya merupakan warga Gampong Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara.

"Bertempat di Ruang Tahap II Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Utara Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Aceh Utara menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) Tindak Pidana Pembunuhan dari Penyidik Polres Aceh Utara," Diah Ayu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (18/5).

Diah Ayu menambahkan, barang bukti yang di terima Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Aceh Utara dari Penyidik Polres Aceh Utara diantaranya barang bukti dari tersangka alias AJ  alias Botak (satu) batang kayu balok yang sudah diraut warna cokelat dengan panjang lebih kurang 70 cm, 1 (satu) buah baju kaos warna abu-abu, 1 (satu) celana jeans ponggol warna cream, 1 (satu) buah tali pinggang warna cream, 1 (satu) pasang sepatu both kulit warna cokelat, 1 (satu) Unit Hp Merk Oppo Tipe CPH 2127 warna hitam nomor 085320137813, 1 (satu) Unit sepeda motor merk Honda Scopy warna merah nopol Bl-3567-KAR beserta kunci kendaraannya.

Sedangkan barang bukti dari tersangka FR Alias  AD: 1 (satu) pucuk senapan angin laras panjang jenis gejluk pcp merek otg sport dengan popor warna hitam kombinasi cokelat kaliber 8 Mm, 1 (satu) Unit Hp IPhone Warna putih dengan nomor Hp 085363077454, 1 (satu) lembar plastic berukuran 1x2 meter digunakan untuk membungkus senapan angin, 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Beat Warna Les Merah Nopol Bl-5038-KN beserta kunci kendaraannya.

Diah Ayu H.L Iswara Akbari menjelaskan bahwa atas perbuatannya tersangka AJ Alias Botak  (22) dijerat dengan Pasal 340 Jo Pasal 338 KUHP Jo UU Darurat No. 12 tahun 1951 sedangkan FR Alias AD (42 Tahun) dijerat dengan Pasal 340 Jo Pasal 338 Jo Pasal 56 Ayat (2) KUHP Jo UU Darurat No. 12 tahun 1951.

Berita sebelumnya yang melibatkan kedua tersangka terseret ke pengadilan atas keterlibatan dalam kasus pembunuhan yang mengakibatkan korban yang notabene eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) meninggal dunia.

Atas kejadian perkara tersebut  bermotif karena tersangka sakit hati atau memiliki dendam pribadi terhadap korban. "Tersangka tidak terima atas ancaman dan adanya upaya penganiayaan dari korban," ujar Diah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tetapkan ketua koperasi di Sumbawa tersangka penipuan dana PEN
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:44 WIB
Penyidik Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menetapkan Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani C...
KPK dapat informasi ada pihak pengaruhi saksi dalam kasus dana PEN
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:20 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperoleh informasi ada dugaan pihak-pihak tertentu yang sengaja...
Penyidik tingkatkan status kasus Roy Suryo ke tahap penyidikan
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:09 WIB
Penyidik Polri meningkatkan status penanganan kasus pakar telematika Roy Suryo terkait dengan unggah...
MUI akan siapkan fatwa soal penggunaan ganja untuk medis
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:57 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menyiapkan fatwa mengenai penggunaan ganja untuk alasan medis.
Polda Metro segera umumkan status Roy Suryo dalam kasus meme candi
Selasa, 28 Juni 2022 - 16:26 WIB
Polda Metro Jaya segera mengumumkan status Roy Suryo dalam kasus dugaan penistaan agama terkait mem...
MA: Terjadi disparitas pemidanaan akibat multitafsir pasal narkotika
Selasa, 28 Juni 2022 - 15:25 WIB
Ketua Mahkamah Agung Syarifuddin mengatakan terjadi disparitas pemidanaan atau perbedaan penjatuhan ...
Projo apresiasi Pemerintah usut tuntas korupsi di BUMN
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:48 WIB
Ormas Projo mengapresiasi pengusutan korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Garuda Indo...
KPK geledah apartemen Mardani Maming di Jakarta Pusat
Selasa, 28 Juni 2022 - 13:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah apartemen milik Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlat...
KPK tak permasalahkan Mardani Maming ajukan praperadilan
Selasa, 28 Juni 2022 - 13:07 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempermasalahkan Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ul...
Jaksa Agung: Penyalahguna narkotika lebih tepat mendapat rehabilitasi
Selasa, 28 Juni 2022 - 12:56 WIB
Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa para penyalahguna narkotika le...
InfodariAnda (IdA)