Entomolog Kesehatan ingatkan obat dan vaksin DBD belum ada
Elshinta
Senin, 16 Mei 2022 - 00:11 WIB |
Entomolog Kesehatan ingatkan obat dan vaksin DBD belum ada
Petugas melakukan pengasapan atau fogging di Laladon Gede, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (19/9/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.

Elshinta.com - Entomolog Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, Fairuz Hayati mengingatkan obat dan vaksin untuk melumpuhkan Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus pada kasus demam berdarah dengue (DBD) belum ada, sehingga penting untuk mencegah terinfeksi nyamuk tersebut.

Menurut Fairuz, di Kota Bogor, Ahad, menerangkan pencegahan gigitan nyamuk penyebab DBD perlu diperhatikan masyarakat karena selain obat dan yang belum ada, faktor utama penyembuhan adalah kekebalan tubuh penderitanya yang pastinya setiap orang berbeda-beda.

"Mengingat obat untuk membunuh virus Dengue hingga saat ini belum ditemukan dan vaksin untuk mencegah DBD masih terus dikembangkan, maka cara terbaik yang dapat kita lakukan adalah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus di lingkungan kita," ujarnya.

Fairuz menyampaikan 3M plus, yakni menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, mendaur ulang atau memanfaatkan barang-barang yang dapat menampung air hujan.

Ditambah mencegah gigitan dan pengembangbiakan nyamuk dengan delapan langkah yaitu memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, tidur menggunakan kelambu dan memasang kawat kasa di lubang ventilasi.

Selanjutnya, menggunakan lotion antinyamuk, tidak menggantung pakaian yang sudah dipakai, memasang perangkap telur nyamuk yang disebut ovitrap/lavitrap/
mosquito trap dan pengendalian larva atau jentik nyamuk dengan pemberian larvasida yang bertujuan untuk membunuhnya.

Upaya itu, kata dia, lebih baik dari pada harus mengalami DBD yang sampai saat ini penyembuhannya masih bergantung kepada asupan makanan penderitanya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah kasus dengue di negara ini masih tergolong tinggi mencapai 32.213 kasus sejak awal tahun hingga 12 April 2022.

Sementara, pada 2021 total sebanyak 73.518 kasus dengan jumlah kematian 705 kasus.

Kemenkes juga menjelaskan dalam resminya, bahwa penanganan terhadap penderita DBD belum menggunakan obat khusus, melainkan obat yang disesuaikan dengan gejala yang timbul.

Beberapa upaya pertolongan awal terhadap penderita dapat dilakukan antara lain tirah baring (bedrest), perbanyak asupan cairan/banyak minum sekurangnya 2 liter per hari, kompres hangat, bila demam tinggi dapat diberikan obat pereda demam (antipiretik) seperti parasetamol.

Bila 2-3 hari gejala semakin memburuk seperti pasien tampak makin lemas, muntah-muntah, gelisah atau timbul pendarahan spontan seperti mimisan, perdarahan gusi, perdarahan saluran cerna dan lain sebagainya diharapkan agar segera dibawa ke rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kebun warga di Desa Kotakeo 1 Nagekeo hancur karena longsor
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:47 WIB
Kebun cengkih, vanili, dan pala milik warga Desa Kotakeo 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, ...
Analis: Pencairan gaji ke-13 dukung pertumbuhan ekonomi
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:33 WIB
Analis kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Slamet Rosyadi menil...
Upaya mewariskan tradisi di desa-desa Ngada
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:19 WIB
Lima perempuan anggota Kelompok Anyaman Subinana berkumpul di teras sebuah rumah di Desa Nginamanu,...
Wawali minta MBR di Surabaya manfaatkan PPDB Afirmasi Mitra Warga
Sabtu, 02 Juli 2022 - 18:25 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) manfaatkan penerimaan...
Kemenko PMK sambut baik usulan cuti melahirkan enam bulan
Sabtu, 02 Juli 2022 - 18:11 WIB
Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyambut baik usula...
Komik digital jadi peluang bagi komikus Indonesia untuk mendunia
Sabtu, 02 Juli 2022 - 17:45 WIB
Ilustrator dan komikus Indonesia Is Yuniarto mengatakan komik digital menjadi peluang bagi seniman d...
Pemkot Surabaya tunggu petunjuk beli minyak goreng gunakan aplikasi
Sabtu, 02 Juli 2022 - 17:03 WIB
Pemerintah Kota Surabaya saat ini masih menunggu petunjuk teknis detail tata cara pembelian minyak g...
Gubernur Jawa Timur berangkat ke Tanah Suci bersama putrinya
Sabtu, 02 Juli 2022 - 16:21 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan berangkat ke Tanah Suci bersama putri pertamanya,...
Sebanyak 4.550 rumah warga di Bengkulu terdampak banjir
Sabtu, 02 Juli 2022 - 15:53 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa sebanyak 4.550 rumah ...
Disdagin Bandung pastikan harga minyak goreng normal jelang Idul Adha
Sabtu, 02 Juli 2022 - 15:39 WIB
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan harga minyak goreng kembali n...
InfodariAnda (IdA)