Aksi 21 Mei diharapkan tetap patuhi hukum yang berlaku
Elshinta
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Aksi 21 Mei diharapkan tetap patuhi hukum yang berlaku
Sumber Foto: https://bit.ly/3sAMHdk

Elshinta.com - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman meyakini masyarakat sekarang sudah tidak mudah terprovokasi untuk melakukan unjuk rasa dengan isu memakzulkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, saat ini masyarakat sudah makin cerdas.

“Santai aja, rakyat sudah semakin cerdas. Mereka enggak akan gampang diprovokasi oleh siapa pun,” kata Habiburokhman saat dihubungi wartawan pada Sabtu, (14/5).

Tentu, Habiburokhman mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya atau pendapatnya dimuka umum melalui aksi unjuk rasa. Menurut dia, sampaikan saja apa tuntutan para pengunjuk rasa sepanjang mematuhi ketentuan hukum

“Silakan aja apapun tuntutan mereka sepanjang dilakukan dengan cara yang sesuai ketentuan hukum,” ujarnya, seperti dalam rilis yang diterima elshinta.com.

Sebagai Aktivis 98, Habiburokhman memahami sekali bahwa ketepatan merumuskan tuntutan akan berpengaruh pada gerakan itu sendiri. Semakin masuk akal tuntutan, maka gerakan tersebut akan semakin banyak mendapat dukungan dari rakyat.

“Saya sih enggak ambil pusing, enggak akan mempersoalkan dan enggak akan melarang-melarang mereka mau mencantumkan tuntuan apa,” jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengingatkan sejumlah elemen buruh yang melakukan unjuk rasa untuk tetap menjaga situasi ketertiban dan tidak terprokasi dengan oknum-oknum yang membuat kericuhan pada Sabtu, 14 Mei 2022.

“Himbauanya agar tetap menjaga situasi tetap tertib, aman dan menghargai masyarakat pengguna jalan lainnya. Jangan sampai disusupi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab,” kata Dedi.

Diketahui, massa demonstran saat melakukan aksi unjuk rasa bulan Ramadhan 1443 Hijriyah kemarin, sempat terbentang spanduk yang mendesak 'Jokowi Mundur' dari jabatan Presiden Republik Indonesia.

Selain itu, spanduk tersebut juga bertuliskan 'Mosi tidak percaya terhadap DPR dan Pemerintah Jokowi-Ma'ruf'. Akhirnya, terjadi bentrokan saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Rencananya, sejumlah elemen masyarakat dari buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan kembali gelar demo besar pada 21 Mei 2022, bertepatan dengan momentum reformasi. Aksi itu puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa di berbagai daerah.

"Pada 21 Mei, bertepatan momentum reformasi. Siapkan kekuatan kita, sosialisasikan ke kampus-kampus, ke pabrik-pabrik, ke kampung-kampung bahwa rakyat akan terus berjuang, rakyat akan terus bergerak," kata Sekretaris Jenderal KASBI pada Kamis, 21 April 2022.

Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menilai, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin telah gagal mensejahterakan rakyat. Untuk itu, pemerintah dan DPR harus mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Kalau DPR hanya formalitas, jangan pernah disalahkan apabila rakyat tumpah ke jalan tol, jangan salahkan ketika rakyat mematikan roda ekonomi. Apabila DPR tidak serius, kita ingatkan agar hati-hati," kata Ketua Umum KASBI Nining Elitos.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jambret ponsel tewas akibat menabrak truk kontainer di Pluit
Sabtu, 02 Juli 2022 - 17:31 WIB
Seorang yang diduga pelaku penjambretan telepon seluler tewas akibat sepeda motor yang dikendarai m...
Satpol PP Jaksel tindak pemilik 35 tempat usaha melanggar perda
Sabtu, 02 Juli 2022 - 15:25 WIB
atuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menyelenggarakan sidang yustisi dengan meninda...
DKI Jakarta libatkan generasi muda rumuskan kebijakan publik
Sabtu, 02 Juli 2022 - 13:47 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melibatkan generasi muda dalam merumuskan kebijakan publik dan pemba...
Polda Metro tangkap tiga pelaku balapan liar di Jalan Asia-Afrika
Sabtu, 02 Juli 2022 - 13:35 WIB
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menangkap tiga pengemudi mobil karena terlibat ...
Anggota DPRD DKI kawal pembangunan kembali Kampung Gembrong
Sabtu, 02 Juli 2022 - 13:21 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Jupiter siap mengawal pembangunan kembali Kampung Gembrong di Jakarta Timur...
Polda Metro beri pengawalan iring-iringan jenazah Tjahjo Kumolo
Jumat, 01 Juli 2022 - 20:09 WIB
Polda Metro Jaya memberikan pengawalan terhadap iring-iringan jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur...
Wagub DKI: Nama Ali Sadikin dipertimbangkan jadi nama jalan
Jumat, 01 Juli 2022 - 18:21 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan nama mantan Gubernur DKI Ali Sadikin dipe...
Pemprov DKI pusatkan Shalat Idul Adha di JIS
Jumat, 01 Juli 2022 - 17:22 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memusatkan ibadah Shalat Idul Adha 1443 Hijriah di Jakarta Internati...
DKI petakan jalan protokol untuk padamkan lampu saat `Earth Hour`
Jumat, 01 Juli 2022 - 14:20 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memetakan sejumlah jalan protokol dan jalan arteri untuk p...
Anies Baswedan resmikan pembangunan Kampung Gembira Gembrong
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:03 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai membangun Kampung Gembira Gembrong di Cipinang Besar...
InfodariAnda (IdA)