Polresta Banyumas ungkap kasus perampokan modus mobil travel
Elshinta
Sabtu, 14 Mei 2022 - 22:57 WIB |
Polresta Banyumas ungkap kasus perampokan modus mobil travel
Salah seorang pelaku perampokan bermodus mobil travel menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, sebelum diserahkan ke Polres Cirebon untuk penyidikan lebih lanjut. ANTARA/HO-Polresta Banyumas

Elshinta.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Polda Jawa Tengah mengungkap kasus perampokan bermodus mobil travel yang terjadi di Desa Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dengan korban seorang pemudik asal Kabupaten Brebes, Jateng.

"Setelah kami menerima informasi terkait dengan kejadian tersebut, Unit Resmob Polresta Banyumas langsung bergerak untuk menangkap tiga orang yang diduga pelaku perampokan tersebut pada hari Jumat (13/5)," kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Komisaris Polisi Agus Supriadi, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Ia mengatakan tiga terduga pelaku perampokan tersebut berinisial NP (30) dan DA (26), warga Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas serta MK (18), warga Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas.

Menurut dia, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Cirebon dan memperoleh informasi jika benar telah terjadi perampokan atau tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada hari Rabu (11/5), pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Ajimut, Desa Waled, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, sesuai dengan laporan korban atas nama Riyanto (37), warga Desa Pasarbatang RT 01 RW 05, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes pada tanggal 12 Mei 2022.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polres Cirebon tempat peristiwa itu terjadi, selanjutnya kami mengamankan pelaku ke Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan ke Polres Cirebon untuk penyidikan lebih lanjut," katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Kasatreskrim Kompol Agus Supriadi mengatakan kasus perampokan bermodus mobil travel di Cirebon itu tidak hanya dilakukan oleh ketiga pelaku tersebut, juga melibatkan satu pelaku lainnya berinisial AD (40), warga Kabupaten Tegal, Jateng.

Dalam hal ini, kawanan perampok tersebut membujuk calon korbannya yang hendak ke Jakarta untuk ikut mobil travel berpelat nomor warna hitam (travel gelap, Red.) yang mereka bawa.

Hingga akhirnya saat beroperasi di tempat pemberhentian Bus Sinar Jaya yang berlokasi di daerah Klampok, Brebes pada Rabu (11/5), pukul 21.30 WIB, pelaku berinisial AD berhasil membujuk seorang calon penumpang yang diketahui bernama Riyanto untuk ikut mobil travel gelap yang sudah siap melaju ke arah itu.

Setelah mobil travel itu menempuh perjalanan kurang lebih selama dua jam atau saat memasuki wilayah Waled, AD bersama tiga rekannya yang terdiri atas NP, DA, dan MK melancarkan aksinya dengan cara menbekap leher korban dan menodongkan obeng ke dadanya.

Selanjutnya, tangan dan kaki korban diikat dengan menggunakan tali serta lakban warna cokelat. Pelaku juga melakban mulut korban agar tidak berteriak minta tolong.

Kawanan perampok itu segera mengambil barang-barang milik korban seperti telepon seluler dan uang yang tersimpan di dalam dompet.

Korban yang masih dalam kondisi terikat itu diturunkan dari mobil dan ditinggalkan di depan sebuah warung kosong.

"Hari ini (14/5), tiga pelaku yang ditangkap di wilayah Banyumas itu kami limpahkan ke Polres Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan tempat kejadian perkaranya," kata Kompol Agus. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi selidiki kasus kecelakaan kerja di PG Rendeng Kudus
Senin, 23 Mei 2022 - 23:53 WIB
Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, masih melakukan penyelidikan atas terjadinya kasus kecelakaan k...
KPK limpahkan berkas terdakwa korupsi proyek IPDN Gowa ke pengadilan
Senin, 23 Mei 2022 - 23:39 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa mantan Kepala Divisi I PT Was...
Polisi dapatkan rekaman CCTV aksi panah di Mataram
Senin, 23 Mei 2022 - 22:31 WIB
Polresta Mataram mendapatkan rekaman kamera closed circuit television (CCTV) terkait aksi orang t...
Polisi periksa Eddy Soeparno terkait laporan terhadap Muannas Alaidid
Senin, 23 Mei 2022 - 21:49 WIB
Polda Metro Jaya memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad ...
Kejari tahan mantan Ketua KONI Padang karena korupsi
Senin, 23 Mei 2022 - 20:53 WIB
Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat, menahan mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KO...
KPK terima laporan soal dugaan korupsi di Merpati Nusantara Airlines
Senin, 23 Mei 2022 - 20:27 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan korupsi PT Merp...
Penyidik target berkas 4 tersangka Binomo dilimpahkan akhir Mei 2022
Senin, 23 Mei 2022 - 19:05 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menargetkan bakal m...
Polda Sulteng tetapkan satu tersangka penimbunan minyak goreng di Palu
Senin, 23 Mei 2022 - 18:40 WIB
Polda Sulawesi Tengah menetapkan satu orang tersangka kasus penimbunan minyak goreng di Kota Palu, ...
Polri sebut belum ada penyitaan aset baru Indra Kenz
Senin, 23 Mei 2022 - 17:10 WIB
Polri belum menyita aset baru milik Indra Kenz, tersangka kasus dugaan penipuan investasi opsi bine...
Polisi tetapkan sopir Elf tersangka kecelakaan yang tewaskan 7 orang
Senin, 23 Mei 2022 - 16:31 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menetapkan sopir mobil Isuzu Elf berinisial DB sebagai tersan...
InfodariAnda (IdA)