Wali Kota Surabaya beri penghargaan pelajar berprestasi saat Hardiknas
Elshinta
Jumat, 13 Mei 2022 - 22:21 WIB |
Wali Kota Surabaya beri penghargaan pelajar berprestasi saat Hardiknas
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi istri Rini memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dan beasiswa penghafal kitab suci saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Jumat (13/5/2022). ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dan beasiswa penghafal kitab suci saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Balai Kota Surabaya, Jumat.

"Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya," kata Wali Kota Eri Cahyadi dalam sambutan peringatan Hardiknas.

Di sisi lain, Wali Kota Eri Cahyadi juga menerangkan, bahwa selama dua tahun pandemi, ada hikmah yang bisa dipetik, khususnya dari dunia pendidikan, yakni, para peserta didik bisa mendapatkan pembelajaran yang tidak hanya tatap muka, tapi juga terbiasa dengan daring.

"Sehingga pengetahuan tentang internet itu sudah biasa dan lebih menyenangkan," kata Eri.

Selain itu, kata dia, melalui kurikulum Merdeka Belajar yang diinisiasi Kemendikbud Ristek, maka diharapkan pula akan memunculkan para pemimpin di masa mendatang yang sudah siap menghadapi tantangan zaman.

"Inilah hikmah dari adanya pandemi COVID-19," ujar Wali Kota Eri.

​​​​​​Wali Kota Eri menuturkan, setiap cobaan yang diberikan Tuhan itu pasti ada hikmah dibaliknya. Karenanya, di Hardiknas ini, dia juga sekaligus memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi di Surabaya.

"Jadi bukan pialanya yang kami berikan, tapi penghargaan karena keinginan dan rajin belajarnya itu yang harus ditularkan kepada teman-temannya," kata dia.

Eri optimistis, Hardiknas akan menjadi semangat baru untuk mendorong dunia pendidikan di Kota Surabaya. Apalagi, peserta didik sekarang tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang diterapkan, tidak bertujuan untuk "menghukum" guru atau murid.

"Dengan begini maka ada perasaan yang nyaman di antara guru dan murid. Dengan sistem pendidikan seperti ini saya yakin akan muncul talenta-talenta pemimpin yang sangat luar biasa dari Kota Surabaya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh berpesan kepada seluruh tenaga pengajar agar tetap semangat mengawal anak-anak Surabaya. Menurut dia, dengan situasi apapun tenaga pengajar harus tetap semangat mengawal pendidikan anak-anak.

Meski belum sepenuhnya pandemi selesai, Yusuf menegaskan bahwa tenaga pendidik di Surabaya harus tetap semangat dalam mendampingi anak-anak. Baik itu pendampingan dari segi akademis, maupun talenta penggalian bakatnya.

"Alhamdulillah, ada penghafal Al Quran, ada Qiroah, ada Kaligrafi. Saya cenderung nanti ke depan kami banyak masuk ke pendidikan karakter. Saya yakin kalau karakter anak-anak bagus, akademisnya pasti ikut bagus," kata dia.

Sebagai diketahui, dalam upacara peringatan Hardiknas ini, Wali Kota Eri Cahyadi sekaligus menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi dan beasiswa penghafal kitab suci. Pelaksanaan seleksi beasiswa tersebut, telah berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Maret 2022.

Setidaknya pada tahun 2022 ada total 1.212 anak dari jenjang TK, SD dan SMP yang lolos seleksi dan menerima beasiswa penghafal kitab suci. Adapun rinciannya, Islam sebanyak 680 anak, Kristen 243 anak, Katolik 110 anak, Hindu 120 anak, Buddha 30 anak dan Konghucu 29 anak. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hadir di Majalengka, Syekh Ahmad Al Misry beri pesan untuk santri Daarul Uluum PUI 
Kamis, 23 Juni 2022 - 22:06 WIB
Kehadiran Syekh asal Mesir yang fasih berbahasa Indonesia ini secara khusus datang atas undangan sal...
25 tenant ikuti PKPBL SMKN 4 Malang 
Kamis, 23 Juni 2022 - 21:55 WIB
Setelah sempat vakum selama 2 tahun SMKN 4 Kota Malang, Jawa Timur menggelar Pameran Gelar Karya  P...
Pastikan tak ada kendala, Bupati Kudus pantau langsung pelaksanaan PPDB
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:37 WIB
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mulai dilaksanakan d...
192.810 orang peserta SBMPTN dinyatakan lulus
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:23 WIB
Sebanyak 192.810 orang peserta atau sebesar 24 persen dari total 800.852 orang peserta yang mendafta...
Suku Asmat kekurangan guru guna imbangi jumlah siswa yang meningkat
Kamis, 23 Juni 2022 - 06:31 WIB
Guru dari Sekolah Dasar (SD) YPPK Warse, Kabupaten Asmat, Papua, Blandina Kanubun mengatakan Suku A...
Murid SDN Kaibobo Maluku terpaksa belajar di rumah guru
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:35 WIB
Murid-murid di SDN Kaibobo, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, kini terpaksa menumpang bela...
Disdik: Pola belajar Asmat tak bisa disamakan dengan anak pada umumnya
Rabu, 22 Juni 2022 - 20:59 WIB
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Papua Barbalina Toisuta menyatakan bahwa pola belajar ...
Plt Bupati Langkat apresiasi SMK Putra Jaya menjadi SMK pusat keunggulan
Selasa, 21 Juni 2022 - 19:13 WIB
Plt Bupati Langkat  Syah Afandin meresmikan gedung praktik siswa dan kandang ayam close house/layer...
PKBM Miftahul Huda Pagandon Majalengka jadi percontohan IKM
Selasa, 21 Juni 2022 - 18:45 WIB
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Huda Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten...
Netizen se-Jatim `Deklarasi Anti Hoax` dan serukan bijak dalam bermedsos
Selasa, 21 Juni 2022 - 17:58 WIB
Bersama netizen se-Jawa Timur, Humas Polda Jawa Timur menggelar Deklarasi Anti Hoax, pada Selasa (21...
InfodariAnda (IdA)