UM kukuhkan lima Guru Besar secara serentak
Elshinta
Kamis, 12 Mei 2022 - 18:04 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
UM kukuhkan lima Guru Besar secara serentak
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com -  Lima Guru besar Universitas Negeri Malang (UM) dikukuhkan secara serentak. Lima orang guru besar masing-masing Prof. Dr.Hari Wahyono,M.Pd dari Pendidikan Ekonomi dari FEB; Prof.Dr.Hayuni Retno Widarti,M.Si dari FMIPA; Prof.Dr.Hardika ,M.Pd dari bidang Ilmu Pendidikan Luar Sekolah; Prof.Dr.Cipto Wardoyo, SE jurusan Ilmu Pendidikan Ekonomi dari FEB; Prof.Dr.Maisyaroh M.Pd dari Pendidikan (Manajemen Pendidikan) dari Fakultas Ilmu Pendidikan.

Prof.Dr.Hardika ,M.Pd dari bidang Ilmu Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dalam pidato ilmiah berjudul ”model pembelajaran yang memberdayakan peserta belajar“ menjabarkan, pendidik harus diposisikan sebagai fasilitator dan warga belajar sehingga kehadiran dosen dan guru tidak menjadi yang utama tetapi harus ada modelnya. "Sehingga dosen harus bisa menghubungkan sumber yang dihubungkan dan memberikan solusi," terangnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (12/5).  

“Tentu saja proses ini tidak bisa menghindar dari resiko yang harus dihadapi,“ ungkapnya.

Dan di masa pandemi selama ini menciptakan problem karena proses belajar mengajar tidak sempurna melalui online tidak seperti proses belajar langsung.

“Karena itu dosen atau guru harus berposisi sebagai anggota tim belajar sehingga tidak ada lagi guru lebih tinggi dari pada murid,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Hayuni Retno Widarti, MSi dalam pidato ilmiahnya berjudul `Desain Program Pembelajaran Berbasis Multiple Representation melalui Cognitive Dissonance untuk mereduksi miskonsepsi kimia`. “Bicara kimia bagi mahasiswa menjadi sebuah momok (hantu.red) karena itu perlu adanya solusi karena secara kasat mata apa yang dilakukan dan ada disekitar kita tidak terlepas dari kimia ,” katanya.

Karena itu perlu pengambaran dengan harapan siswa bisa mendapat pengetahuan secara utuh. “Dengan kata lain kajian kimia melibatkan tiga level repersentasi kimia yaitu level mikroskopik,submikrokospik,simbolik yang dapat membantu proses pembelajaran kimia,” singkatnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Santri se-Jateng ikuti santripreneur
Jumat, 01 Juli 2022 - 21:35 WIB
Lebih dari 200 santri dan pemuda di Jawa tengah  mengikuti pelatihan untuk menjadi wirausaha. Kegia...
Indonesia belum terbebas dari ancaman dan aksi terorisme
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:11 WIB
Terorisme adalah sebuah ancaman nyata bagi kelangsungan hidup masyarakat, termasuk di Indonesia. Bah...
Menteri PPPA: Kasus kekerasan seksual di ponpes jadi alarm pengawasan
Selasa, 28 Juni 2022 - 16:38 WIB
Menteri PPPA Bintang Puspayoga menegaskan kasus kekerasan seksual yang terus berulang di pondok pesa...
Plt Bupati Langkat apresiasi lima pelajar lolos paskibraka tingkat provinsi
Selasa, 28 Juni 2022 - 13:16 WIB
Lima orang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Langkat lolos sebagai anggota pask...
50 kepala sekolah SD hingga SMP se-Malangraya ikuti `PointStar for Education`
Senin, 27 Juni 2022 - 19:58 WIB
Guna mengikuti perkembangan jaman dan teknologi serta pengkajian ulang dalam Rencana Undang-Undang (...
Pemkot Surabaya wujudkan pendidikan gratis pelajar SMA keluarga MBR
Senin, 27 Juni 2022 - 10:57 WIB
Pemerintah Kota Surabaya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mewujudkan biaya pendid...
Satgas Tangerang ingatkan sekolah perketat prokes selama PTM
Minggu, 26 Juni 2022 - 22:57 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten me...
Akademisi nilai SMK Jayawijaya sudah merdeka belajar
Minggu, 26 Juni 2022 - 22:43 WIB
Akademisi asal Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Marthen Medlama menilai sekolah menegah kejuruan...
UB Malang kukuhkan Menteri Siti Nurbaya sebagai profesor
Minggu, 26 Juni 2022 - 20:56 WIB
Universitas Brawijaya kembali menambah profesor baru. Melalui Fakultas Pertanian, Senat Akademik Uni...
Wisuda UM digelar luring, dua calon wisudawan meninggal dunia
Minggu, 26 Juni 2022 - 17:14 WIB
Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Wisuda ke 112. Yang menarik pada wisuda kali ini di...
InfodariAnda (IdA)