Ketum Kalista terus dorong lahirnya insinyur tersertifikasi dan berkompetensi
Elshinta
Minggu, 24 April 2022 - 15:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Ketum Kalista terus dorong lahirnya insinyur tersertifikasi dan berkompetensi
Sumber foto: Jumadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Profesi insinyur dikenal sebagai problem solver yang mampu memberikan solusi praktis dalam menyelesaikan berbagai masalah dengan keluasan ilmu yang dimiliki. Demikian dikatakan Ketua Umum Keluarga Alumni Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (Kalista), Roy Wangintan dalam keterangan yang diterima Kontributor Elshinta, Jumadi, Minggu (24/4).

Roy mengungkapkan profesi keinsinyuran merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini untuk memenuhi jumlah permintaan profesi insinyur di lapangan, khususnya di Indonesia. Oleh karena itu Kalista terus mendorong lahirnya insinyur-insinyur tersertifikasi dan berkompetensi yang tidak hanya bersaing di Indonesia tetapi juga di luar negeri.

Dalam Webinar kerjasama Kalista dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang diselenggarakan pada jumat 15 april 2022, Roy mengungkapkan Kalista siap mendukung penuh amanat Undang-undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, dengan mengacu pada Pasal 52 tentang ketentuan peralihan UU No 11 Tahun 2014 terkait STRI (Surat Tanda Regitrasi Insinyur) dan imbauan dari Dirjen Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) tentang STRI, agar para dosen bidang teknik untuk segera mengambil STRI. 

Dengan penguasaan Kompetensi Keinsinyuran ditandai oleh Sertifikat Kompetensi Insinyur. Insinyur yang memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur akan memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur yang merupakan bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) kepada Insinyur yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan praktik keinsinyuran.

Roy juga berharap dengan kerjasama yang dilakukan Kalista dan PII adalah untuk menjamin mutu kompetensi dan profesionalitas layanan profesi insinyur lulusan alumni, guna meningkatkan kompetensi SDM dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.“Para insinyur diharuskan memiliki STRI, dimana masa berlakunya selama 5 Tahun dan di registrasi ulang setiap 5 Tahun dengan tetap memenuhi persyaratan,” ujarnya. 

Saat ini Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal sebagai kampus teknik, Kalista sebagai wadah resmi Ikatan Alumni membuka kesempatan pendaftaran kolektif selebar-lebarnya kepada alumni dan kepada dosen-dosen bidang keteknikan, untuk bergabung dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melalui Bidang Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja Kalista. Roy berharap akan semakin banyak alumni yang berada alam ekosistem engineering, sehingga bisa maju dan berkembang.  

Ia menambahkan bahwa juga, kegiatan ini sejalan dengan apa yang menjadi program dari Persatuan Insinyur Indonesia, dimana salah satu programnya ialah menargetkan untuk mengeluarkan 50 ribu STRI pada 2022 ini.

Insinyur sendiri, imbuhnya, ada 3 jenjang. Pertama ada IPP (Insinyur Profesional Pratama), kedua IPM (Insinyur Profesional Madya) dan terakhir IPU (Insinyur Profesional Utama). “Untuk mendapatkan gelar insinyur, harus mengikuti program pendidikan program profesi insinyur. Diharapkan bisa segera mendapatkan STRI supaya ada pengakuan sebagai Insinyur,” tutur Roy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hadir di Majalengka, Syekh Ahmad Al Misry beri pesan untuk santri Daarul Uluum PUI 
Kamis, 23 Juni 2022 - 22:06 WIB
Kehadiran Syekh asal Mesir yang fasih berbahasa Indonesia ini secara khusus datang atas undangan sal...
25 tenant ikuti PKPBL SMKN 4 Malang 
Kamis, 23 Juni 2022 - 21:55 WIB
Setelah sempat vakum selama 2 tahun SMKN 4 Kota Malang, Jawa Timur menggelar Pameran Gelar Karya  P...
Pastikan tak ada kendala, Bupati Kudus pantau langsung pelaksanaan PPDB
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:37 WIB
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mulai dilaksanakan d...
192.810 orang peserta SBMPTN dinyatakan lulus
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:23 WIB
Sebanyak 192.810 orang peserta atau sebesar 24 persen dari total 800.852 orang peserta yang mendafta...
Suku Asmat kekurangan guru guna imbangi jumlah siswa yang meningkat
Kamis, 23 Juni 2022 - 06:31 WIB
Guru dari Sekolah Dasar (SD) YPPK Warse, Kabupaten Asmat, Papua, Blandina Kanubun mengatakan Suku A...
Murid SDN Kaibobo Maluku terpaksa belajar di rumah guru
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:35 WIB
Murid-murid di SDN Kaibobo, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, kini terpaksa menumpang bela...
Disdik: Pola belajar Asmat tak bisa disamakan dengan anak pada umumnya
Rabu, 22 Juni 2022 - 20:59 WIB
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Papua Barbalina Toisuta menyatakan bahwa pola belajar ...
Plt Bupati Langkat apresiasi SMK Putra Jaya menjadi SMK pusat keunggulan
Selasa, 21 Juni 2022 - 19:13 WIB
Plt Bupati Langkat  Syah Afandin meresmikan gedung praktik siswa dan kandang ayam close house/layer...
PKBM Miftahul Huda Pagandon Majalengka jadi percontohan IKM
Selasa, 21 Juni 2022 - 18:45 WIB
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Huda Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten...
Netizen se-Jatim `Deklarasi Anti Hoax` dan serukan bijak dalam bermedsos
Selasa, 21 Juni 2022 - 17:58 WIB
Bersama netizen se-Jawa Timur, Humas Polda Jawa Timur menggelar Deklarasi Anti Hoax, pada Selasa (21...
InfodariAnda (IdA)