Ganjar ingatkan bahaya pernikahan dini
Elshinta
Sabtu, 23 April 2022 - 16:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Ganjar ingatkan bahaya pernikahan dini
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Isu pernikahan dini dititipkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada para ibu dalam acara Peringatan Hari Kartini tahun 2022 di Pendopo drh. Soepardi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Hal itu disampaikan Ganjar, usai mendampingi istrinya Siti Atikoh memberikan penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi dari 35 kabupaten kota se Jawa Tengah.

“Selamat hari kartini. Jadi kita bisa menunjukkan kepada masyarakat di Jawa Tengah ibu-ibu kegiatannya sangat banyak sekali,” ucap Ganjar.

Para perempuan yang menerima penghargaan tersebut bergerak di berbagai bidang dan sektor. Mulai pendidikan, lingkungan, pengelolaan sampah, peduli anak hingga pemberdayaan perempuan. Ganjar yakin apa yang dikerjakan oleh para ibu ini sangat bermanfaat.

Di lain pihak, Ganjar mengingatkan bahwa pernikahan dini banyak menimbulkan problem kesehatan, baik itu bagi ibu, anak dan stunting. Karena itu, literasi tentang hal itu perlu ditingkatkan. 

Di kesempatan itu, Ganjar menitip pesan terkait dua isu yang juga diangkat dalam Musrenbang. Yakni terkait membangkitkan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan. Ganjar mengatakan, kegiatan kreatif yang dilakukan para perempuan di 35 kota kabupaten tadi akan bermanfaat.

“Itu hebat sekali. Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, trafficking, dan bicara pemberdayaan perempuan. Itu menurut saya kegiatan yang jempolan,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Sabtu (23/4). 

Bersamaan dengan itu, Ganjar mengingatkan soal data tingginya pernikahan dini selama pandemi. Peran perempuan, kata Ganjar, penting dalam mencegah pernikahan dini.

“Betul kan bu, kasih tahu. Nikah, nikah, nanti dulu. Suruh sekolah yang tinggi insyaallah itu akan manfaat. Kasih tahu tetangga-tetangganya. Kalau punya anak perempyan, jangan dinikahkan dulu,” tegas Ganjar.

Sebab sebagian besar korban kekerasan, kata Ganjar adalah perempuan. Apalagi sosok Kartini, lanjut Ganjar juga mempunyai latarbelakang pendidikan yang baik.

“Karena kalau sudah kawin muda biasanya mungkin fisik mentalnya tidak siap yang terjadi nanti tidak siap berkeluarga,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut pemerintah tidak bisa sendiri. Dukungan dari seluruh pihak, utamanya perempuan menjadi penting.

“Pesan saya dengan spirit Kartini ini gantungkan cita-citamu yang tinggi. Jadi habis gelap terbitlah terang itu mari kita buat penerangan-penerangan biar makin terang. Masa depan mesti disiapkan mulai sekarang,” tandasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Epidemiolog: ASI eksklusif bentuk daya tahan tubuh bayi
Sabtu, 02 Juli 2022 - 21:11 WIB
Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane men...
5 tips `quality time` bersama dengan keluarga di rumah
Kamis, 30 Juni 2022 - 06:01 WIB
Keluarga merupakan kelompok terkecil dalam masyarakat dan memiliki peran sebagai pondasi setiap angg...
Penyebab dan solusi untuk atasi permasalahan keuangan keluarga
Rabu, 29 Juni 2022 - 15:44 WIB
Certified Financial Planner Annisa Steviani menjelaskan bahwa masalah keuangan yang dihadapi keluar...
Pentingnya ajarkan literasi finansial kepada anak sejak dini
Rabu, 29 Juni 2022 - 15:36 WIB
Menurut Annisa Steviani selaku Certified Financial Planner, literasi finansial sangat penting untuk ...
Psikolog sebut teknologi bisa tingkatkan kemampuan anak bersosialisasi
Rabu, 29 Juni 2022 - 06:01 WIB
Psikolog anak dan keluarga dari Universitas Indonesia (UI) Anna Surti Ariani mengatakan penggunaan t...
6.268 mahasiswa UGM ikut sukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional
Minggu, 26 Juni 2022 - 16:58 WIB
UNICEF dan Universitas Gadjah Mada melakukan program Kuliah Kerja Nyata untuk mensukseskan pelaksana...
Perpibi: Kenali waktu yang tepat untuk melakukan pemijatan terhadap bayi   
Minggu, 19 Juni 2022 - 16:34 WIB
Melakukan pemijatan terhadap bayi dinilai memiliki arti penting diantaranya untuk meningkatkan nafsu...
Metode `read aloud` dapat tingkatkan minat baca anak
Minggu, 12 Juni 2022 - 16:09 WIB
Metode membaca nyaring atau read aloud menjadi salah satu metode yang dapat diterapkan untuk menum...
Cegah `stunting` dengan konsumsi makanan tambahan bergizi
Sabtu, 04 Juni 2022 - 09:47 WIB
Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan mengatakan pencegahan s...
Penjelasan ahli tentang tahap tumbuhkembang sikap empati pada anak
Jumat, 03 Juni 2022 - 00:09 WIB
Menanamkan sikap tolong menolong dan berempati kepada anak merupakan hal yang penting. Namun ternyat...
InfodariAnda (IdA)