PC Game Pass Microsoft resmi meluncur di Indonesia
Elshinta
Jumat, 22 April 2022 - 14:31 WIB |
PC Game Pass Microsoft resmi meluncur di Indonesia
Microsoft hadirkan pratinjau `PC Game Pass` di 5 negara Asia Tenggara. (ANTARA/HO/Microsoft)

Elshinta.com - Microsoft resmi meluncurkan layanan berlangganan PC Game Pass di lima negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

"Tujuan kami adalah menghadirkan PC Game Pass ke lebih banyak negara di mana Windows tersedia untuk membantu kami menjangkau lebih dari 3 miliar gamer di seluruh dunia," kata pimpinan bisnis Xbox Asia, Jeremy Hinton, dikutip dari siaran pers, Jumat.

Sebelum meluncur, Microsoft membuka pratinjau PC Game Pass di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina pada akhir Maret. Hinton mengatakan selama masa uji coba kemarin, mereka mendapatkan banyak permintaan dari Asia Tenggara.

Umpan balik yang mereka terima antara lain memperbanyak pilihan game lintas jenis dan menggunakan bahasa yang lebih baik.

Selama masa promosi, PC Game Pass dapat dinikmati dengan biaya berlangganan Rp14.999. Setelah itu, biaya mereka akan dikenakan biaya langganan sebesar Rp49.999.

Microsoft memberikan sekitar 100 game untuk PC Game Pass, termasuk rilisan Xbox Game Studios dan game dari Bethesda Softwork. Biaya berlangganan juga termasuk untuk keanggotaan EA Play.

Konten yang sudah ada di PC Game Pass antara lain Age of Empires IV, Back 4 Blood, Forza Horizon 5, Marvel’s Guardian of the Galaxy, Hades, Minecraft, Sea of Thieves, dan Microsoft Flight Simulator.

Sementara rilisan Xbox Game Studios hari pertama adalah Halo Infinite.

Pengguna bisa bermain game keluaran Bethesda Softwork seperti DOOM, Wolfenstein, Dishonored, dan The Evil Within. Untuk EA Play, game yang tersedia antara lain FIFA, Battlefield, The Sims, dan Mass Effect.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peugeot uji van angkut berbahan bakar hidrogen e-Expert
Minggu, 03 Juli 2022 - 15:11 WIB
Brand otomotif di bawah Stellantis, Peugeot, telah menguji coba van angkut listrik berbahan bakar h...
Tren fashion tas pria yang menggebrak batas gender
Jumat, 01 Juli 2022 - 13:58 WIB
Dalam foto-foto yang tersebar di media sosial beberapa hari lalu, tampak bintang K-drama Park Bo-Gum...
TikTok luncurkan program singkat untuk UKM
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:58 WIB
Platform video TikTok memberikan program `Follow Me`, ikuti saya, untuk membantu usaha kecil dan men...
Lakukan hal ini untuk hindari pinjol ilegal
Jumat, 24 Juni 2022 - 12:40 WIB
Pelaku industri teknologi finansial menilai masyarakat perlu semakin waspada supaya tidak berurusan ...
Empat jurus hindari penipuan online
Rabu, 22 Juni 2022 - 17:26 WIB
Beberapa tahun belakangan, dipicu juga oleh pandemi virus corona, masyarakat semakin sering melakuka...
Instagram tes layar penuh, mirip TikTok
Minggu, 19 Juni 2022 - 00:07 WIB
Instagram akan menguji coba tampilan layar penuh pada laman utama, tampilan yang disebut mirip TikTo...
Snapchat uji coba fitur berlangganan
Jumat, 17 Juni 2022 - 12:23 WIB
Snapchat salah satu jejaring sosial yang dipakai masyarakat global diketahui tengah menguji cobakan ...
Perusahaan induk TikTok akan buat banyak investasi masuki bisnis VR
Minggu, 12 Juni 2022 - 15:45 WIB
Perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikabarkan akan membuat banyak investasi di masa mendatang untuk...
WhatsApp perluas kapasitas fitur grup hingga 512 pengguna
Minggu, 12 Juni 2022 - 11:15 WIB
WhatsApp dikabarkan akhirnya memperluas kapasitas fitur \"grup\" menjadi dua kali lipat lebih banyak...
Poco F4 5G akan hadir dengan RAM besar 12 GB
Minggu, 12 Juni 2022 - 10:45 WIB
Poco dalam beberapa kesempatan terakhir mulai memberikan bocoran terkait Poco F4 5G, kini informasi ...
InfodariAnda (IdA)