MemoRI 02 Mei
2 Mei 1959: Proses penetapan Hari Pendidikan Nasional
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Administrator
2 Mei 1959: Proses penetapan Hari Pendidikan Nasional
Ki Hajar Dewantara. FOTO/commons.wikimedia.org

Elshinta.com - Setiap tahunnya, pada tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional atau yang lebih akrab disebut Hardiknas. Tapi bagaimana proses penetapannya?

Penetapan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional merupakan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 yang dikeluarkan pada tanggal 28 November 1959.

Tahun itu juga Ki Hajar Dewantara dingangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Meskipun sudah ditetapkan sejak tahun 1959, pelaksanaan peringatannya sendiri baru rutin dilakukan semenjak tahun 1967, setelah Soeharto menjabat sebagai presiden RI. Saat itulah, pemerintah dan negara mengakui dengan resmi segala jasa Ki Hajar Dewantara sebagai peletak segala dasar sistem pendidikan di Indonesia.

Pemilihan tanggal 2 Mei sendiri memang dimaksudakan untuk menghormati jasa Ki Hajar Dewantara. Karena tanggal 2 Mei merupakan hari kelahiran beliau.

Ki Hajar Dewantara sendiri terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (Surwadi Suryaningrat), namun mengganti namanya menjadi Ki Hajar Dewantara pad atahun 1922.

Beliau lahir di Yoyakarta pada 2 Mei 1889 dan meninggal pada 26 April 1959.

Sumber: tribunnews.com

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
50 kepala sekolah SD hingga SMP se-Malangraya ikuti `PointStar for Education`
Senin, 27 Juni 2022 - 19:58 WIB
Guna mengikuti perkembangan jaman dan teknologi serta pengkajian ulang dalam Rencana Undang-Undang (...
Pemkot Surabaya wujudkan pendidikan gratis pelajar SMA keluarga MBR
Senin, 27 Juni 2022 - 10:57 WIB
Pemerintah Kota Surabaya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mewujudkan biaya pendid...
Satgas Tangerang ingatkan sekolah perketat prokes selama PTM
Minggu, 26 Juni 2022 - 22:57 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten me...
Akademisi nilai SMK Jayawijaya sudah merdeka belajar
Minggu, 26 Juni 2022 - 22:43 WIB
Akademisi asal Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Marthen Medlama menilai sekolah menegah kejuruan...
UB Malang kukuhkan Menteri Siti Nurbaya sebagai profesor
Minggu, 26 Juni 2022 - 20:56 WIB
Universitas Brawijaya kembali menambah profesor baru. Melalui Fakultas Pertanian, Senat Akademik Uni...
Wisuda UM digelar luring, dua calon wisudawan meninggal dunia
Minggu, 26 Juni 2022 - 17:14 WIB
Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Wisuda ke 112. Yang menarik pada wisuda kali ini di...
Hadir di Majalengka, Syekh Ahmad Al Misry beri pesan untuk santri Daarul Uluum PUI 
Kamis, 23 Juni 2022 - 22:06 WIB
Kehadiran Syekh asal Mesir yang fasih berbahasa Indonesia ini secara khusus datang atas undangan sal...
25 tenant ikuti PKPBL SMKN 4 Malang 
Kamis, 23 Juni 2022 - 21:55 WIB
Setelah sempat vakum selama 2 tahun SMKN 4 Kota Malang, Jawa Timur menggelar Pameran Gelar Karya  P...
Pastikan tak ada kendala, Bupati Kudus pantau langsung pelaksanaan PPDB
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:37 WIB
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mulai dilaksanakan d...
192.810 orang peserta SBMPTN dinyatakan lulus
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:23 WIB
Sebanyak 192.810 orang peserta atau sebesar 24 persen dari total 800.852 orang peserta yang mendafta...
InfodariAnda (IdA)