Netflix pastikan tindak pengguna yang berbagi kata sandi
Elshinta
Kamis, 21 April 2022 - 10:35 WIB |
Netflix pastikan tindak pengguna yang berbagi kata sandi
The Netflix logo is seen on a TV remote controller, in this illustration taken January 20, 2022. (REUTERS/DADO RUVIC)

Elshinta.com - Netflix memastikan akan menindak tegas pengguna yang berbagi kata sandi dengan pengguna lainnya yang tidak berasal dari satu rumah tangga.

Sebenarnya beberapa pasar yang disasar Netflix sudah mulai menindak beberapa pengguna yang membagikan kata sandinya namun sebentar lagi penindakan itu akan dilakukan secara merata dan global.

Mengutip GSM Arena, Kamis, hal itu dilakukan Netflix menyusul laporan keuangan terbarunya yang menunjukkan penurunan pelanggan yang membayar dan menyebabkan penurunan stok saham sekitar 35 persen.

Maka dari itu perusahaan berupaya untuk mengejar semua pelanggannya melakukan hal ini dan bisa jujur menggunakan layanan mereka.

Menurut Netflix, sekitar 100 juta rumah tangga berbagi kata sandi dan semua itu adalah peluang yang terlewatkan karena perusahaan berpendapat bahwa ini adalah akar penyebab penurunan pelanggan berbayar pada kuartal pertama 2022.

Menurut perkiraannya, sekitar 200.000 pengguna meninggalkan platform atau memutuskan untuk bergabung dengan salah satu akun berbagi kata sandi.

Tentu saja, praktik berbagi kata sandi ada dalam spektrum.

Beberapa menggunakan kata sandi untuk sesekali menonton sementara yang lain menonton Netflix setiap hari.

Itu sebabnya beberapa akun tidak akan dimonetisasi tetapi layanan streaming pasti akan mencoba menindak mereka yang secara sistematis melanggar persyaratan layanannya.

Telah diproyeksikan bahwa platform akan kehilangan sekitar 2 juta pelanggan yang membayar selama kuartal berikutnya tetapi pertumbuhan pelanggan akan dilanjutkan pada paruh kedua tahun 2022.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peugeot uji van angkut berbahan bakar hidrogen e-Expert
Minggu, 03 Juli 2022 - 15:11 WIB
Brand otomotif di bawah Stellantis, Peugeot, telah menguji coba van angkut listrik berbahan bakar h...
Tren fashion tas pria yang menggebrak batas gender
Jumat, 01 Juli 2022 - 13:58 WIB
Dalam foto-foto yang tersebar di media sosial beberapa hari lalu, tampak bintang K-drama Park Bo-Gum...
TikTok luncurkan program singkat untuk UKM
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:58 WIB
Platform video TikTok memberikan program `Follow Me`, ikuti saya, untuk membantu usaha kecil dan men...
Lakukan hal ini untuk hindari pinjol ilegal
Jumat, 24 Juni 2022 - 12:40 WIB
Pelaku industri teknologi finansial menilai masyarakat perlu semakin waspada supaya tidak berurusan ...
Empat jurus hindari penipuan online
Rabu, 22 Juni 2022 - 17:26 WIB
Beberapa tahun belakangan, dipicu juga oleh pandemi virus corona, masyarakat semakin sering melakuka...
Instagram tes layar penuh, mirip TikTok
Minggu, 19 Juni 2022 - 00:07 WIB
Instagram akan menguji coba tampilan layar penuh pada laman utama, tampilan yang disebut mirip TikTo...
Snapchat uji coba fitur berlangganan
Jumat, 17 Juni 2022 - 12:23 WIB
Snapchat salah satu jejaring sosial yang dipakai masyarakat global diketahui tengah menguji cobakan ...
Perusahaan induk TikTok akan buat banyak investasi masuki bisnis VR
Minggu, 12 Juni 2022 - 15:45 WIB
Perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikabarkan akan membuat banyak investasi di masa mendatang untuk...
WhatsApp perluas kapasitas fitur grup hingga 512 pengguna
Minggu, 12 Juni 2022 - 11:15 WIB
WhatsApp dikabarkan akhirnya memperluas kapasitas fitur \"grup\" menjadi dua kali lipat lebih banyak...
Poco F4 5G akan hadir dengan RAM besar 12 GB
Minggu, 12 Juni 2022 - 10:45 WIB
Poco dalam beberapa kesempatan terakhir mulai memberikan bocoran terkait Poco F4 5G, kini informasi ...
InfodariAnda (IdA)