Astronom Saudi sebut Ramadan terjadi dua kali pada 2030
Elshinta
Minggu, 17 April 2022 - 15:36 WIB |
Astronom Saudi sebut Ramadan terjadi dua kali pada 2030
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Astronom Saudi Khaled al-Zaqaq mengatakan bulan suci Ramadan 1451 dan 1452 Hijriah diprediksi sama-sama jatuh pada 2030 Masehi, sehingga umat muslim akan merayakan bulan puasa dua kali dalam satu tahun.

Dikutip Al Arabiya, hal tersebut dapat terjadi karena kalender Hijriah Islam berdasarkan siklus bulan, berbeda dengan kalender Gregorian atau Masehi yang menandai perjalanan Bumi mengelilingi Matahari.

Hal itu terakhir kali terjadi pada tahun 1997, dan sebelumnya pada tahun 1965. Diperkirakan, fenomena tersebut akan terjadi lagi pada tahun 2063.

Pada 1451 H, bulan Ramadhan akan dimulai 5 Januari 2030, sementara Ramadhan 1452 H akan dimulai 26 Desember 2030.

Hal ini akan mengakibatkan umat Islam berpuasa selama sekitar 36 hari total pada tahun 2030, yakni 30 hari penuh untuk tahun 1451 H dan sekitar enam hari untuk tahun 1452.

Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, artinya tidak sejalan persis dengan kalender Masehi yang 365 hari.

Hal ini juga berarti bahwa Ramadan jatuh di musim yang berbeda setiap tahun, yakni berlangsung dalam siklus sekitar 32 tahun.

Ramadhan 1449 H, yang akan dimulai pada tahun 2028, akan berlangsung pada pertengahan musim dingin.

Pada tahun 1466 H, bertepatan dengan tahun 2044, bulan suci akan dimulai pada puncak musim panas.

Puasa Ramadan dilaksanakan dari terbit fajar hingga terbenam Matahari, artinya puasa terlama terjadi saat Ramadhan pada musim panas, dan terpendek ketika jatuh pada musim dingin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir Australia memburuk, ribuan warga Sydney mengungsi
Selasa, 05 Juli 2022 - 12:48 WIB
Hujan deras terus mengguyur pantai timur Australia pada Selasa, memperparah krisis banjir di Sydney ...
Vonis bui 50 tahun wanita El Salvador picu amarah kelompok hak aborsi
Selasa, 05 Juli 2022 - 11:26 WIB
Seorang wanita di El Salvador dijatuhi hukuman 50 tahun penjara karena pembunuhan berat dalam kasus...
`Taste of Indonesia`, warga Jepang nikmati paduan unagi dan nasi goreng
Selasa, 05 Juli 2022 - 11:13 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar kegiatan promosi bertajuk `Taste of Indones...
Sinovac uji klinis vaksin Omicron di Hong Kong
Selasa, 05 Juli 2022 - 10:30 WIB
Perusahaan biofarmasi asal China Sinovac Biotech Ltd mulai melakukan uji klinis vaksin inaktif COVID...
Calon haji ikut tarwiah terdaftar sebanyak 3.855 orang
Selasa, 05 Juli 2022 - 07:15 WIB
Sebanyak 3.855 calon haji terdaftar untuk ikut sunah tarwiah hingga Senin pukul 21.30 Waktu Arab Sau...
Bus selawat kembali beroperasi layani rombongan haji pada 13 Juli
Selasa, 05 Juli 2022 - 07:01 WIB
Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Mekah Asep Subhana mengatakan bus selawat akan kembali melaya...
Misi PBB temukan kemungkinan kuburan massal di Libya
Senin, 04 Juli 2022 - 23:55 WIB
Sebuah misi bentukan PBB di Libya mengatakan pada Senin ada \\\"kemungkinan kuburan massal\\\" yang ...
Idul Adha di China diperkirakan berbeda, masjid tetap tutup
Senin, 04 Juli 2022 - 13:27 WIB
Jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah di China diperkirakan akan berbeda di setiap provinsi atau...
Penembakan mal di Kopenhagen tewaskan dan lukai beberapa pengunjung
Senin, 04 Juli 2022 - 12:08 WIB
Beberapa orang tewas dalam penembakan di sebuah pusat perbelanjaan di Kopenhagen pada Minggu (3/7), ...
KBRI Tokyo dukung seniman Jabar promosikan angklung untuk disabilitas di Jepang
Senin, 04 Juli 2022 - 10:38 WIB
Ardian Sumarwan, seniman angklung asal Bandung, Jawa Barat mengajarkan cara memainkan angklung untuk...
InfodariAnda (IdA)