Komdis PSSI: sanksi kasus Persipura versus Madura tak `matikan` klub
Elshinta
Rabu, 23 Februari 2022 - 08:57 WIB |
Komdis PSSI: sanksi kasus Persipura versus Madura tak `matikan` klub
Ilustrasi - Pesepak bola Persipura Jayapura Mandowen (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persiraja Banda Aceh Alvin Nasution (kiri) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (16/1/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

Elshinta.com - Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing mengatakan bahwa sanksi kasus laga Liga 1 Indonesia 2021-2022 Persipura versus Madura United, yang batal lantaran Persipura tidak hadir sampai waktu pertandingan di Bali, Senin (21/2), tidak akan "mematikan" klub.

"(Sanksi) tidak akan mematikan klub. Apapun hukuman yang akan diberikan bertujuan baik yaitu agar kejadian serupa tidak terulang. Sebagai pemberitahuan kepada klub lain agar tidak boleh melanggar aturan karena semua sudah ada panduannya," ujar Erwin kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Erwin berjanji Komdis PSSI akan bekerja secara bertanggung jawab agar dapat menjatuhkan vonis seadil-adilnya terkait laga tersebut.

Komdis, dia melanjutkan, nantinya memeriksa secara teliti fakta-fakta yang terjadi berdasarkan keterangan semua pihak, termasuk PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Persipura.

Menurut purnawirawan polisi berpangkat akhir Inspektur Jenderal itu, selalu ada alasan di balik setiap permintaan penundaan atau pembatalan laga.

Erwin pun sudah mendengar kabar bahwa Persipura memiliki argumentasi sendiri soal keputusan mereka untuk tidak hadir saat pertandingan.

LIB selaku operator kompetisi juga mempunyai pendiriannya untuk tetap melangsungkan pertandingan meski Persipura meminta partai itu ditunda.

"Jadi kalau, misalnya, alasan tidak hadir itu banyak pemain yang sakit COVID-19, kami mau melihat buktinya. Lalu, apakah pengajuan penundaan itu mendadak? Seluruhnya akan kami pelajari," tutur Erwin.

Pria berusia 65 tahun itu menegaskan pula bahwa Komdis PSSI akan mengambil keputusan berdasarkan semua aturan yang ada, termasuk regulasi Liga 1 maupun Kode Disiplin PSSI.

"Kami akan mempelajari kasus ini dan segera menyidangkannya," kata Erwin.

Tim Persipura tidak hadir pada laga melawan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (21/2) malam.

LIB menyatakan bahwa absennya Persipura bukan karena kejadian luar biasa yang dalam hal ini COVID-19 dan menyebut skuad "Mutiara Hitam" masih memiliki lebih dari 14 pemain yang negatif COVID-19 sehingga tidak perlu diadakan rapat darurat untuk menunda pertandingan. LIB lalu menyerahkan persoalan tersebut kepada Komdis PSSI.

Jika diputuskan bersalah, Persipura akan mendapatkan sanksi berat sesuai dengan Kode Disiplin PSSI yaitu pengurangan sembilan poin di klasemen dan denda minimal Rp1 miliar.

Hukuman tersebut ada dalam Pasal 58 Kode Disiplin PSSI yang mengatur tentang "tim yang tidak hadir di tempat pertandingan dan menolak untuk bertanding".

Ayat 1 pasal tersebut menyatakan bahwa, "Apabila pertandingan tidak dapat dilaksanakan karena tim yang bersangkutan tidak hadir di tempat pertandingan meskipun sudah dijadwalkan dan diberitahukan sebelumnya secara patut tanpa alasan yang sah, dianggap menolak untuk bertanding dan tim atau klub yang bertanggung jawab dikenakan sanksi dinyatakan kalah 0-3 dengan pengurangan poin (forfeit) dan denda sekurang-kurangnya sebesar Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).

Dalam hal pelanggaran dilakukan oleh klub partisipan Liga 1 atau Liga 2, maka klub bersangkutan dikenakan sanksi dinyatakan kalah (forfeit) dengan pengurangan 9 (sembilan) poin dan denda sekurang-kurangnya sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah)".

Kemudian, pada ayat kedua, Kode Disiplin membuka kemungkinan sanksi tambahan bagi klub yang menolak bertanding atau tak hadir dalam pertandingan, sesuai dengan Pasal 11, mulai dari larangan transfer hingga degradasi.

Terakhir, ayat ketiga menyatakan bahwa jika ditemukan pemain atau ofisial yang memerintahkan untuk tidak berlaga maka oknum tersebut akan dihukum tidak boleh beraktivitas terkait sepak bola selama sekurang-kurangnya 24 bulan dan denda minimal Rp100 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jordi Amat jelaskan alasan gabung JDT
Kamis, 30 Juni 2022 - 16:46 WIB
Bek tengah asal Spanyol, Jordi Amat, yang dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia ...
Pelatih PSS sebut laga kontra Persib jadi ajang pertajam tim
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:00 WIB
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menyebut laga kontra Persib Bandung pada perempat final Piala Pr...
Presiden klub minta Madura United perbaiki permainan
Kamis, 30 Juni 2022 - 07:01 WIB
Presiden klub Madura United FC Achsanul Qosasi meminta para pemain memperbaiki pola permainan setela...
Thomas Doll akui penyelesaian akhir masih jadi masalah Persija
Rabu, 29 Juni 2022 - 08:27 WIB
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengakui penyelesaian akhir menjadi kendala utama timnya pada aj...
Teco tetap optimistis Bali United lolos semifinal Piala AFC zona ASEAN
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:45 WIB
Pelatih Bali United Stefano Cugurra tetap optimistis tim asuhannya lolos semifinal zona ASEAN Piala ...
Madura United tutup laga grup B dengan taklukkan Persija 2-1
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:03 WIB
Tim Madura United mengakhiri pertandingan babak penyisihan grup B Piala Presiden 2022 dengan kemenan...
RANS akui trofeo Ronaldinho berubah serius karena salah paham
Senin, 27 Juni 2022 - 23:11 WIB
Chairman klub Liga 1 Indonesia RANS Nusantara FC Rudy Salim mengakui laga trofeo Ronaldinho yang mem...
Semen Padang akan evaluasi pemain usai Tur Pulau Jawa
Senin, 27 Juni 2022 - 12:03 WIB
Tim sepak bola Semen Padang Football Club (SPFC) akan melakukan evaluasi pemain usai menjalani tur p...
Kehadiran Ronaldinho jadi motivasi pemain RANS Nusantara FC
Senin, 27 Juni 2022 - 09:07 WIB
Kehadiran Ronaldinho, mantan bintang Barcelona dan AC Milan pada laga Trofeo Nusantara menjadi moti...
Dries Mertens masih nanti perpanjangan kontrak dari Napoli
Senin, 27 Juni 2022 - 06:31 WIB
Penyerang Dries Mertens dikabarkan masih menantikan penawaran perpanjangan kontrak dari klub Liga It...
InfodariAnda (IdA)