Yogyakarta mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri
Elshinta
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:39 WIB |
Yogyakarta mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri
Arsip Foto. Pemerintah memberikan bantuan gerobak sampah bagi satu bank sampah di Kota Yogykarta pada 5 Januari 2022.(ANTARA/Eka AR)

Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta meminta fasilitator yang ada di setiap kelurahan memotivasi dan mendorong masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri guna mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Piyungan.

"Di tiap kelurahan sudah ada dua fasilitator kelurahan. Sebenarnya tugasnya tidak hanya pada pengelolaan sampah saja tetapi bisa lebih diperluas yaitu pengelolaan lingkungan hidup," kata Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Very Tri Jatmiko di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, pengelolaan sampah yang baik akan mendukung upaya pengelolaan lingkungan hidup secara keseluruhan karena hasil pengelolaan sampah bisa digunakan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup.

"Sampah organik yang dibuang bisa dimanfaatkan kembali untuk pupuk. Jika ada kelompok tani atau kampung sayur, maka otomatis di lingkungan tersebut juga ada penghijauan. Artinya ada upaya pelestarian lingkungan," katanya.

Sampah anorganik, ia melanjutkan, bisa diolah menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual.

"Kegiatan ini bisa dikembangkan sebagai pemberdayaan masyarakat dalam bentuk usaha mikro kecil dan menengah," katanya.

Very berharap 90 orang fasilitator kelurahan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

"Kami akan evaluasi pada akhir tahun," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa sampah organik maupun anorganik bisa memiliki nilai lebih apabila dikelola dan diolah dengan baik.

Sampah organik bisa diolah menjadi kompos atau pakan ikan yang murah. Sampah anorganik bisa diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai jual.

"Ada beberapa kampus dan kelompok masyarakat yang sudah menawarkan untuk memberikan bantuan dalam mengelola sampah. Saya kira, ini kesempatan baik dan harus dimanfaatkan," kata Heroe.

Ia mengemukakan bahwa jika sampah bisa dikelola dengan baik di tingkat rumah tangga, maka volume sampah yang masuk ke TPA Piyungan akan berkurang dan warga juga mendapat tambahan penghasilan.

Saat ini, sampah yang masuk ke TPA mencapai 270 sampai 300 ton per hari.

Guna mengurangi sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, pemerintah kota berencana menggelar lomba pengelolaan sampah antar kelurahan dengan indikator penilaian volume sampah yang masuk ke TPA Piyungan.

"Pemenang akan diberi dana stimulan," kata Heroe.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aturan masker longgar, kantor pemerintahan dan sekolah masih diawasi  
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:57 WIB
Satpol PP Sukoharjo, Jawa Tengah mengalihkan giat patroli dan pengawasan protokol kesehatan ke lingk...
 Raih WTP sepuluh kali berturut, Bupati Kudus: Jangan berpuas diri
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:22 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah kembali meraih predikat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ...
Sukoharjo terima opini WTP ketujuh dari BPK
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:11 WIB
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelola...
Kasat Lantas Polres Langkat bantu warga kurang mampu di Karang Gading
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:45 WIB
Kasat Lantas Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, AKP Hosea Ginting, berbagi sembako kepada sejumla...
BMKG : Dua hari kedepan wilayah NTB berpotensi diguyur hujan
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:14 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi terjadi hujan sedang hing...
Seorang ibu selamat setelah sempat ditarik buaya ke dalam sungai
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:39 WIB
Srimahwiyah (42) warga Gang Sepakat, Jalan Binjai Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Uta...
DPR ingatkan Kementan jangan remehkan PMK seperti awal COVID-19
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:39 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengingatkan agar Kementerian Pertanian (Kementan) tidak m...
Sri Mulyani: RI bertanggung jawab tangkap perubahan risiko global
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:01 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki tanggung jawab sebaga...
Sejumlah kawasan di Kaltara masih tergenang air
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:45 WIB
Sejumlah kawasan di tiga kabupaten di Kalimantan Utara masih tergenang air akibat meluapnya beberapa...
Menko Luhut: Sabar, investasi Tesla butuh waktu dan proses
Selasa, 24 Mei 2022 - 00:23 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan renc...
InfodariAnda (IdA)