AS kirimkan rudal-rudal Javelin ke Ukraina
Elshinta
Rabu, 26 Januari 2022 - 13:46 WIB |
AS kirimkan rudal-rudal Javelin ke Ukraina
Arsip - Orang-orang menghadiri upacara penghormatan kepada para pembela Ukraina yang gugur, termasuk tentara yang tewas dalam pertempuran dengan pemberontak pro-Rusia di bandara Donetsk hari ini pada tahun 2015, di sebuah peringatan di dekat markas besar Kementerian Pertahanan di Kyiv, Ukraina, Kamis (20/1/2022). (via REUTERS/PRESIDENTIAL PRESS SERVICE)

Elshinta.com - Sebuah pesawat Amerika Serikat yang membawa rudal-rudal antitank jenis Javelin, peluncur dan berbagai peralatan militer lainnya mendarat di ibu kota Ukraina, Kiev, pada Selasa (25/1).

Kedatangan pesawat tersebut merupakan pengiriman ketiga dari paket peralatan keamanan senilai 200 juta dolar AS (sekitar Rp2,8 triliun) untuk menopang pertahanan Ukraina, yang sedang bersiap-siap menghadapi kemungkinan serangan militer oleh Rusia.

"(Rudal-rudal) Javelin sudah tiba di Kiev! Kargo baru yang membawa bantuan keamanan --peluncur dan rudal-- dengan berat total sekitar 80 ton. Kami memperkirakan pengiriman keempat oleh burung-burung besi itu akan segera tiba," kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov melalui Twitter.

"Terima kasih kepada mitra strategis kami," kata Reznikov.

AS merupakan pendukung paling kuat bagi Ukraina dalam menjalankan upaya untuk mencegah serangan baru oleh Rusia, yang telah mengerahkan pasukannya dalam jumlah besar ke perbatasan dengan Ukraina.

Moskow membantah punya rencana melakukan serangan.

AS telah menjanjikan Ukraina bantuan keamanan senilai lebih dari 650 juta dolar (sekitar Rp9,3 triliun) tahun lalu dan total lebih dari 2,7 miliar dolar (sekitar Rp38,7 triliun) sejak 2014, yaitu tahun ketika Rusia mencaplok Semenanjung Krimea di Ukraina.


Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Uni Eropa izinkan vaksin Vaxzevria sebagai `booster` COVID-19
Senin, 23 Mei 2022 - 21:07 WIB
Produsen obat AstraZeneca pada Senin mengatakan bahwa vaksin COVID-19 buatannya, Vaxzevria, diizinka...
Produsen obat usulkan tanggapan cepat pandemi bagi negara miskin
Senin, 23 Mei 2022 - 14:30 WIB
Para produsen obat global melobi negara-negara kaya untuk mendanai mekanisme pasokan yang akan secar...
Anthony Albanese dilantik menjadi PM Australia
Senin, 23 Mei 2022 - 13:35 WIB
Pemimpin Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Senin dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia...
Tinjau dapur katering di Madinah, Menag: Ada juru masak dan bahan baku Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 - 12:01 WIB
Hari kelima kunjungan kerja ke Arab Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiap...
Rusia gempur wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:10 WIB
Pasukan Rusia menggempur tentara Ukraina dengan serangan udara dan artileri di wilayah timur dan sel...
Huawei bedah peluang ekonomi di kawasan Asia Pasifik
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:01 WIB
Hari kedua gelaran Huawei Asia Pacific Digital Innovation Congress 2022 ditandai dengan sesi diskusi...
KJRI promosi tempe di New York
Minggu, 22 Mei 2022 - 08:15 WIB
Konsulat Jenderal RI di New York telah mempromosikan tempe di kota itu sebagai bagian kolaborasi den...
Rumah Indonesia resmi dibuka di Paris
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:29 WIB
Rumah Indonesia atau La Maison De L’Indonesie (LMDI) resmi dibuka pada Rabu (18/5) di Paris, Pranc...
Militer Rusia klaim hancurkan pasokan senjata Barat di Ukraina
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:17 WIB
Militer Rusia pada Sabtu mengeklaim telah menghancurkan pasokan utama senjata Barat di wilayah Zhyto...
 Dubes Heri resmikan Masyarakat Ilmuwan dan Diaspora Rimbawan Indonesia di Jepang
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:24 WIB
Duta Besar Republik Indonesia ((Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi meresmik...
InfodariAnda (IdA)