waisak kiri waisak kanan
Pfizer-BioNTech luncurkan uji coba vaksin COVID-19 khusus Omicron
Elshinta
Rabu, 26 Januari 2022 - 06:01 WIB |
Pfizer-BioNTech luncurkan uji coba vaksin COVID-19 khusus Omicron
Ilustrasi - Tangan dengan sarung tangan medis memegang jarum suntik medis dan botol di depan logo Pfizer. (ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images/Sipa via Reuters Connect/pri)

Elshinta.com - Pfizer Inc dan BioNTech SE memulai uji klinis vaksin yang dirancang khusus untuk memerangi virus corona varian Omicron.

"Sementara penelitian dan data saat ini menunjukkan bahwa booster terus memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap penyakit parah dan rawat inap akibat Omicron, kami menyadari perlunya bersiap jika perlindungan ini berkurang seiring waktu dan berpotensi membantu mengatasi Omicron dan varian baru di masa depan," kata Kepala Penelitian dan Pengembangan Vaksin Pfizer, Kathrin Jansen, dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

Kedua perusahaan berencana untuk menguji respons imun yang dihasilkan oleh vaksin berbasis Omicron, baik sebagai rejimen tiga suntikan pada orang yang tidak divaksin maupun sebagai dosis penguat (booster) untuk orang yang telah menerima dua dosis vaksin asli mereka.

Mereka juga menguji dosis keempat vaksin saat ini terhadap dosis keempat vaksin berbasis Omicron pada orang yang menerima dosis ketiga vaksin Pfizer/BioNTech, tiga hingga enam bulan sebelumnya.

Kedua perusahaan berencana untuk mempelajari keamanan dan kesesuaian vaksin terhadap lebih dari 1.400 orang yang akan terdaftar dalam uji coba.

Pfizer mengatakan bahwa rejimen dua dosis dari vaksin asli mungkin tidak cukup untuk melindungi seseorang dari infeksi varian Omicron, dan bahwa perlindungan terhadap rawat inap dan kematian mungkin berkurang.

Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan dosis ketiga vaksin berbasis mRNA, seperti vaksin Pfizer/BioNTech, telah memberikan perlindungan 90 persen terhadap rawat inap karena COVID-19.

Beberapa negara sudah mulai menawarkan dosis booster tambahan, tetapi penelitian terbaru dari Israel menunjukkan bahwa sementara dosis keempat vaksin mRNA meningkatkan antibodi, levelnya tidak cukup tinggi untuk mencegah infeksi oleh varian Omicron.

Varian Omicron telah menggantikan Delta sebagai varian dominan di banyak bagian dunia dan Omicron sendiri sekarang terpecah menjadi subvarian yang berbeda, salah satunya BA2, yang menimbulkan kekhawatiran khusus.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
Jokowi singgah di Abu Dhabi sampaikan dukacita wafatnya Sheikh Khalifa
Senin, 16 Mei 2022 - 08:31 WIB
Presiden RI Joko Widodo singgah di Abu Dhabi dalam perjalanannya kembali ke Tanah Air dari Amerika S...
Rudal hantam infrastruktur militer di wilayah Lviv Ukraina
Minggu, 15 Mei 2022 - 20:13 WIB
Serangan rudal menghantam beberapa infrastruktur militer di wilayah barat Ukraina, Lviv, pada Minggu...
Yunani nyatakan siap terima Finlandia, Swedia di NATO
Minggu, 15 Mei 2022 - 13:49 WIB
Yunani mendukung penuh rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung menjadi anggota Pakta Pertahanan...
Elon Musk jawab undangan Presiden Jokowi datang ke RI pada November
Minggu, 15 Mei 2022 - 09:31 WIB
Pendiri Space X dan juga CEO Tesla, Elon Musk, menjawab undangan Presiden Joko Widodo untuk datang k...
Pelek HSR Forged dilirik desainer otomotif Amerika Serikat
Minggu, 15 Mei 2022 - 07:31 WIB
Produsen pelek HSR Wheel menyampaikan bahwa salah satu tipe pelek yakni HSR Forged telah dilirik ole...
Cafe Batavia hadir di Brussels, sajikan kuliner khas Indonesia
Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:45 WIB
Caffe Batavia, restoran yang menyajikan kopi, teh, serta makanan khas asal Indonesia, resmi dibuka d...
Menlu RI dan G7 bahas isu ketahanan pangan akibat perang Ukraina
Sabtu, 14 Mei 2022 - 20:21 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi membahas isu ketahanan pangan akibat perang di Ukraina dalam pe...
Konsulat RI Tawau gelar promosi budaya dan pariwisata
Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:45 WIB
Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia menyelenggarakan kegiatan promosi budaya, pariwisata...
Ratusan ribu pengungsi Ukraina terdaftar di Jerman
Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:09 WIB
Sebanyak 700 ribu lebih pengungsi asal Ukraina tercatat di Jerman hingga kini, menurut laporan surat...
InfodariAnda (IdA)