Pasokan gas Iran terganggu, perusahaan Turki hentikan produksi
Elshinta
Selasa, 25 Januari 2022 - 14:48 WIB |
Pasokan gas Iran terganggu, perusahaan Turki hentikan produksi
Arsip - Suar gas pada anjungan minyak terlihat di belakang bendera Iran di Teluk Arab, Juli 2005. (Reuters/Raheb Homavandi)

Elshinta.com - Beberapa perusahaan manufaktur Turki sementara menghentikan produksi setelah Iran pekan lalu menghentikan aliran gas hingga 10 hari karena suatu masalah teknis.

Sejumlah perusahaan Turki yang terkena dampak di antaranya adalah pembuat suku cadang mobil Ege Endustri, produsen kardus Kartonsan dan pembuat suku cadang pertahanan dan otomotif Katmerciler.

Turki hampir sepenuhnya bergantung pada gas impor dari Rusia, Azerbaijan dan Iran.

Iran menghentikan aliran gas ke Turki pada Kamis lalu (20/1) dengan mengatakan ada kesalahan teknis di stasiun penambah tekanannya di Turki.

Ege Endustri pada Senin (24/1) mengatakan akan menghentikan produksi di pabriknya hingga akhir pekan karena pemadaman listrik, dan Kartonsan mengatakan akan menghentikan produksi sampai pemberitahuan lebih lanjut karena pasokan gas yang terbatas.

Katmerciler pada Minggu (23/1) mengatakan akan menghentikan sementara produksinya selama pemadaman listrik, dan perusahaan tersebut berharap pemadaman listrik terencana itu tidak akan berdampak pada bisnis. Namun, Katmerciler tidak menjelaskan lebih lanjut.

Iran mengatakan ekspor gasnya ke Turki telah dilanjutkan pada Jumat (21/1) tetapi seorang pejabat Turki mengatakan pasokan gas yang diberikan itu lebih rendah dari volume yang dibutuhkan.

Turki sebelumnya membantah masalah itu disebabkan oleh kesalahan pada stasiun tekanan gas di negara itu.

Pihak berwenang Turki telah mengumumkan rencana penghentian pasokan listrik dan gas alam untuk konsumen besar di zona industri dan sejumlah pembangkit listrik karena terbatasnya pasokan gas dari Iran.

Menteri Perindustrian Turki Mustafa Varank mengatakan bahwa sektor manufaktur harus mampu menghadapi penurunan produksi akibat pemadaman listrik.

"Sektor industri cukup kuat untuk mengatasi periode ini yang akan berlangsung selama beberapa hari," kata Varank saat berpidato pada pembukaan pameran furnitur di Istanbul, Senin (24/1).

Para produsen makanan di Turki mengatakan pemadaman listrik 72 jam di zona industri akan membahayakan keamanan pangan dan menimbulkan ancaman bagi barang-barang di unit penyimpanan.

"Unit penyimpanan dingin membutuhkan listrik. Keterbatasan energi menimbulkan risiko serius terhadap keamanan pangan," kata Serikat Manufaktur dan Produsen Produk Organik Turki, yang meminta pengecualian dari pemadaman gas dan listrik.

Iran memasok 16 persen dari kebutuhan gas alam Turki dalam 10 bulan pertama pada 2021, menurut data resmi terbaru.

Harga energi telah meningkat tajam di Turki yang didorong oleh kenaikan harga energi global dan penurunan 44 persen nilai mata uang lira terhadap dolar AS pada 2021.

Pada Januari 2022, tarif listrik di Turki dinaikkan sebanyak 125 persen untuk pengguna komersial dengan permintaan tinggi, dan dinaikkan sekitar 50 persen untuk rumah tangga dengan permintaan rendah.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WHO: tidak ada bukti virus cacar monyet telah bermutasi
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:35 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa tidak mempunyai bukti bahwa virus cacar monyet tel...
Presiden Ukraina bersedia bertemu Putin untuk akhiri perang
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:10 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan Presiden Vladimir Putin adalah satu-satunya pejabat ...
WHO tegaskan tidak perlu vaksinasi cacar monyet secara massal
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:36 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada kebutuhan mendesak untuk vaksinasi cacar monye...
Uni Eropa izinkan vaksin Vaxzevria sebagai `booster` COVID-19
Senin, 23 Mei 2022 - 21:07 WIB
Produsen obat AstraZeneca pada Senin mengatakan bahwa vaksin COVID-19 buatannya, Vaxzevria, diizinka...
Produsen obat usulkan tanggapan cepat pandemi bagi negara miskin
Senin, 23 Mei 2022 - 14:30 WIB
Para produsen obat global melobi negara-negara kaya untuk mendanai mekanisme pasokan yang akan secar...
Anthony Albanese dilantik menjadi PM Australia
Senin, 23 Mei 2022 - 13:35 WIB
Pemimpin Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Senin dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia...
Tinjau dapur katering di Madinah, Menag: Ada juru masak dan bahan baku Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 - 12:01 WIB
Hari kelima kunjungan kerja ke Arab Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiap...
Rusia gempur wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:10 WIB
Pasukan Rusia menggempur tentara Ukraina dengan serangan udara dan artileri di wilayah timur dan sel...
Huawei bedah peluang ekonomi di kawasan Asia Pasifik
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:01 WIB
Hari kedua gelaran Huawei Asia Pacific Digital Innovation Congress 2022 ditandai dengan sesi diskusi...
KJRI promosi tempe di New York
Minggu, 22 Mei 2022 - 08:15 WIB
Konsulat Jenderal RI di New York telah mempromosikan tempe di kota itu sebagai bagian kolaborasi den...
InfodariAnda (IdA)