Warga Sulteng diminta tidak `panic buying` dan timbun minyak goreng
Elshinta
Senin, 24 Januari 2022 - 17:26 WIB |
Warga Sulteng diminta tidak `panic buying` dan timbun minyak goreng
Warga membeli minyak goreng saat digelarnya pasar minyak goreng murah di Kantor Kelurahan Jemur Wonosari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/1/2022). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Elshinta.com - Warga di seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta tidak melakukan aksi borong atau "panic buying" dan menimbun minyak goreng kemasan yang harganya kini sudah turun menjadi Rp14 ribu per liter.

"Harga minyak goreng yang sudah turun karena disubsidi pemerintah ini akan terus bertahan hingga beberapa bulan ke depan sehingga tidak perlu 'panic buying' apalagi sampai menimbun. Tidak perlu kuatir akan terjadi kelangkaan minyak goreng kemasan yang dapat menyebabkan harganya kembali naik," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng Doni Iwan Setiawan di Kota Palu, Senin.

Menurutnya, meski ada pembatasan pembelian minyak goreng kemasan untuk tiap orang di gerai-gerai ritel berjaringan yang telah menjual minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu perliter, celah masyarakat melakukan "panic buying" dan menimbun terbuka lebar.

Ia menyatakan di hari pertama penerapan kebijakan penyeragaman harga minyak goreng kemasan menjadi Rp14 ribu per liter yang dijual di gerai-gerai ritel berjaringan di Sulteng, antusiasme masyarakat memberi minyak goreng tersebut sangat tinggi bahkan hingga berebutan dan terjadi "panic buying".

"Tapi memasuki hari kedua dan ketiga hingga seterusnya antusiasme masyarakat sudah menurun dan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan 'panic buying' minyak goreng,"ujarnya.

Meski harga minyak goreng kemasan di gerai-gerai ritel berjaringan di Sulteng sudah turun, Doni mengatakan harga minyak goreng kemasan yang dijual di pasar-pasar rakyat maupun di warung hingga kios masih tinggi.

"Karena penjual di pasar rakyat, warung atau kios membeli minyak goreng kemasannya saat harganya masih tinggi. Saat ini para pedagang di pasar rakyat, warung dan kios diberi kesempatan untuk menjual habis minyak goreng kemasan yang harganya masih tinggi itu,"ucapnya.

Jika minyak goreng yang berada di pasar rakyat, warung atau kios yang dijual dengan harga masih tinggi tersebut telah habis, kata Doni, maka minyak goreng kemasan yang dijual Rp14 ribu per liter akan mulai diedarkan di pasar-pasar rakyat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi Kota Tangerang awasi kestabilan HET minyak goreng curah di pasar
Selasa, 24 Mei 2022 - 20:11 WIB
Polisi di Kota Tangerang, Banten terjun langsung ke lapangan untuk memastikan minyak goreng curah di...
Pengusaha jamu perlu segera daftarkan merek gabungan 
Selasa, 24 Mei 2022 - 19:44 WIB
Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) mengungkapkan adanya 126 merek produk jamu anggotanya yang tidak ...
BI catat kredit perbankan tumbuh 9,1 persen pada April
Selasa, 24 Mei 2022 - 17:35 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan pada April 2022 tumbuh hingga 9,1 persen jika dibandin...
Percepat pembenahan pasar, Pemko dan PUD Pasar Kota Medan tinjau 2 pasar
Selasa, 24 Mei 2022 - 16:24 WIB
Untuk mempercepat pembenahan di pasar di bawah naungan PUD Pasar Medan, Pemko Medan meninjau dua pas...
Kali ke 6, BPK RI berikan opini WTP atas laporan keuangan Kota dan Kabupaten Magelang
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:37 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan ...
Pemerintah dukung penuh proyek gas Jambaran-Tiung Biru
Selasa, 24 Mei 2022 - 14:57 WIB
Guna memberikan dukungan penuh untuk persiapan menuju fase operasi di tahun ini, Kementerian Energi ...
Analis: Investor dapat cermati saham-saham properti
Selasa, 24 Mei 2022 - 14:14 WIB
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksono menilai kinerja sektor properti kini mulai bangkit dari damp...
Pengamat: Ekspor perikanan jangan bergantung pada produk mentah
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:58 WIB
Pengamat kelautan Abdul Halim menyatakan ekspor sektor perikanan harus didorong ke arah barang olaha...
Rupiah Selasa pagi menguat 11 poin
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:27 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat 11 poin
IHSG Selasa dibuka menguat 18,45 poin
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat 18,45 poin
InfodariAnda (IdA)