Studi Israel: Vaksin ke-4 COVID tingkatkan daya tahan lansia 3x lipat
Elshinta
Senin, 24 Januari 2022 - 08:59 WIB |
Studi Israel: Vaksin ke-4 COVID tingkatkan daya tahan lansia 3x lipat
Arsip - Petugas medis melakukan tes COVID-19 di sebuah tempat pengujian lantatur (drive-thru) saat Israel menghadapi lonjakan infeksi varian Omicron di Yerusalem, 10 Januari 2022. (ANTARA/Reuters/Ronen Zvulun/as)

Elshinta.com - Dosis ke-4 vaksin COVID-19 yang diberikan kepada lansia di Israel meningkatkan daya tahan mereka tiga kali lipat terhadap penyakit serius dibanding penerima dosis ke-3 pada kelompok usia serupa, menurut kementerian kesehatan Israel, Minggu (23/1).

Kemenkes juga mengatakan dosis ke-4, atau booster kedua, menjadikan para lansia lebih tahan terhadap infeksi dibanding lansia yang menerima dosis ke-3.

Studi awal yang diterbitkan pusat medis Sheba Israel pada Senin lalu menunjukkan bahwa dosis ke-4 vaksin COVID-19 meningkatkan kadar antibodi bahkan sedikit lebih tinggi ketimbang dosis ke-3, namun (dosis ke-4) "kemungkinan" tidak sepenuhnya mampu menangkal varian Omicron yang sangat menular.

Israel mulai memberikan dosis ke-4 kepada kaum lansia awal Januari ini selagi Omicron mengganas.

Kementerian pada Minggu mengatakan studi tersebut, yang melibatkan sejumlah universitas utama Israel dan pusat medis Sheba, membandingkan 400.000 lansia yang sudah menerima dosis ke-4 dengan 600.000 lansia yang baru mendapatkan dosis ke-3.

Seperti di wilayah lainnya, Israel mengalami lonjakan kasus COVID-19 akibat varian Omicron. Namun, otoritas melaporkan nihil kematian varian tersebut.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KBRI Beijing ingatkan pelajar Indonesia agar tenang dan patuhi prokes
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:24 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing mengingatkan para pelajar Indonesia di China agar tetap tenang dan mema...
Mahasiswa Keio University Jepang antusias belajar Tari Ondel-Ondel dan Tari Piring
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberika...
Tajikistan gelar `operasi antiteror` dekat China, Afghanistan
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:08 WIB
Tajikistan mulai menggelar `operasi antiteror` di provinsi bergejolak Gorno-Badakhshan yang berbatas...
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:23 WIB
Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Uk...
Tolak masuk, Singapura sebut Abdul Somad ajarkan ekstremisme
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri Singapura menjelaskan alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah...
Satgas Kizi TNI XX-S Monusco cegah malaria di Kongo
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:56 WIB
Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemic...
UNICEF peringatkan `bencana` malnutrisi anak akibat harga naik, perang
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:30 WIB
Biaya pengobatan untuk menyelamatkan jiwa anak-anak yang mengalami kekurangan gizi paling parah akan...
Cerita Jusuf Kalla di balik pemberian bintang jasa tertinggi dari Kaisar Naruhito
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:46 WIB
Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tidak hanya dikenal sebagai politisi nasional te...
Buntut invasi Ukraina, McDonald\'s tinggalkan Rusia
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:35 WIB
McDonald\'s menjadi salah satu jenama global terbesar yang meninggalkan Rusia, membuat rencana untuk...
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
InfodariAnda (IdA)