14 warga yang diduga keracunan di Cijaku Lebak masih dirawat di puskesmas
Elshinta
Minggu, 23 Januari 2022 - 10:36 WIB |
14 warga yang diduga keracunan di Cijaku Lebak masih dirawat di puskesmas
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 14 warga yang diduga keracunan setelah mengonsumsi nasi kotak di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat.

"Kita berharap hari ini mereka bisa kembali pulang dan berkumpul bersama anggota keluarganya," kata Kepala Puskesmas Cijaku Susilo Supriyanto saat dihubungi dari Rangkasbitung, Minggu (23/1).

Salah satu pasien yang menjalani perawatan, Enih, mengatakan bahwa kondisinya membaik setelah menjalani rawat inap di puskesmas.

Dia sudah tidak merasa pusing, mual, dan mau muntah. Dia berharap bisa kembali ke rumah siang ini. "Karena kondisinya sudah membaik," katanya.

Susilo menjelaskan bahwa pada Jumat (21/1) ada 85 orang yang mengeluh sakit setelah mengonsumsi nasi kotak dari acara syukuran toko bangunan di daerah Cijaku. Mereka umumnya mengalami gejala sakit seperti pusing, mual, dan muntah-muntah. 

Menurut Susilo, sebanyak 71 dari 85 orang dewasa hingga anak-anak yang mengeluh sakit setelah mengonsumsi nasi kotak sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah pada Sabtu (22/1).

Susilo bersyukur orang-orang itu segera dibawa ke puskesmas setelah diduga keracunan makanan sehingga bisa segera mendapat pertolongan medis yang dibutuhkan.

"Jika mereka lambat saja ke puskesmas, dipastikan mengalami dehidrasi hebat, dan dapat menimbulkan korban jiwa," katanya.

Menurut dia, sampel makanan yang dikonsumsi oleh orang-orang yang diduga keracunan sudah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah dan hasilnya akan disampaikan pada Selasa (25/1).

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Firman Rahmatullah mengapresiasi penanganan cepat kasus dugaan keracunan makanan di Cijaku.

"Warga yang mengalami keracunan massal cepat ditangani tenaga medis puskesmas setempat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Boleh tak pakai masker, warga Sukoharjo malah merasa aneh keluar rumah tanpa masker
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:23 WIB
Warga di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah masih enggan melepaskan masker saat berkegiatan di luar ru...
Suhu udara panas di awal Mei, ini penjelasan BMKG 
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan dibalik suhu udara panas yang...
Polisi selidiki penyebab kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Pulau Buru
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:04 WIB
Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Baru nomor 1 Nametek Jiku Kecil, Desa Nam...
Buya Syafii Maarif dirawat di Yogyakarta
Senin, 16 Mei 2022 - 21:37 WIB
Buya Syafii Maarif, cendekiawan muslim dan juga mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dirawat di ...
Ribuan umat Budha ikuti perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 21:11 WIB
Ribuan umat Budha dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, mengikuti perayaan Tri suci Wai...
25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Senin, 16 Mei 2022 - 20:10 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat memindahkan 25 narapidana yang memprovokasi ...
Cegah PMK, tim gabungan lakukan disinfektan dan investigasi di pasar hewan 
Senin, 16 Mei 2022 - 17:57 WIB
Upaya mengendalikan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Boyolali, Ja...
Kebakaran mobil di Kampung Baru murni karena korsleting
Senin, 16 Mei 2022 - 17:48 WIB
Setelah dilakukannya penyelidikan dan diperkuat oleh saksi dan bukti, penyebab kebakaran dua unit mo...
237 hewan ternak di Jateng terpapar PMK
Senin, 16 Mei 2022 - 15:23 WIB
Polda Jawa Tengah melakukan pemantauan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan menemukan 237 hewan...
Umat Buddha lakukan detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 15:11 WIB
Sekitar 1.200 umat Buddha dan para biksu melakukan detik-detik Tri Suci Waisak 2566 Buddhist Era (BE...
InfodariAnda (IdA)