Sebanyak 30 pasien keracunan di Lebak diijinkan pulang
Elshinta
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:44 WIB |
Sebanyak 30 pasien keracunan di Lebak diijinkan pulang
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 30 pasien keracunan diduga dari makanan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diijinkan pulang setelah menjalani perawatan inap di puskesmas setempat.

"Kami berharap pasien lainnya segera sembuh dan bisa berkumpul bersama anggota keluarganya," kata Kepala Puskesmas Cijaku Kabupaten Lebak Sulistiyo saat dihubungi di Lebak, Sabtu (22/1).

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan terbaru pada pukul 12.00 WIB, jumlah pasien keracunan yang menjalani rawat inap di puskesmas setempat sebanyak 85 orang.

Mereka warga yang mengalami keracunan itu dilarikan ke Puskesmas Cijaku, Jumat (21/1).

Dari 85 orang yang mengalami gejala keracunan, di antaranya 30 orang dinyatakan sudah bisa pulang dan sisanya 55 orang masih dalam perawatan dan observasi. Sedangkan, sebanyak 34 orang lainnya menjalani rawat jalan.

"Semua pasien keracunan itu ditangani Puskesmas Cijaku dan tidak ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Malingping dan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, " katanya menjelaskan.

Menurut dia, hingga kini pasien keracunan yang ditangani tenaga medis puskesmas setempat kondisinya sudah membaik.

Mereka pasien itu tidak mengalami lagi gejala pusing, mual, muntah hingga buang air besar.

Bahkan, pasien rawat inap itu sudah mulai normal untuk mengkonsumsi makanan dan minuman.

"Kami bekerja keras untuk melayani massa yang begitu banyak dan beruntung tidak ada korban jiwa akibat dugaan keracunan dari makanan itu," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan pihaknya sejauh ini belum bisa memastikan keracunan yang menimpa warga Cijaku dari makanan, karena hasil dari sampel Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) belum diterimanya.

Puskesmas sudah membawa sampel tinja ke Labkesda untuk mengetahui penyebab keracunan tersebut.

Apakah keracunan itu diduga dari makanan yang dikonsumsi masyarakat dari pemberian acara syukuran toko material bangunan yang diresmikan di desa tersebut.

Selain itu juga pihaknya belum menerima laporan dari kepolisian setempat.

"Kami belum bisa memastikan keracunan itu bersumber dari makanan, karena hasilnya belum diterima," kata dokter Firman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Boleh tak pakai masker, warga Sukoharjo malah merasa aneh keluar rumah tanpa masker
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:23 WIB
Warga di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah masih enggan melepaskan masker saat berkegiatan di luar ru...
Suhu udara panas di awal Mei, ini penjelasan BMKG 
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan dibalik suhu udara panas yang...
Polisi selidiki penyebab kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Pulau Buru
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:04 WIB
Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Baru nomor 1 Nametek Jiku Kecil, Desa Nam...
Buya Syafii Maarif dirawat di Yogyakarta
Senin, 16 Mei 2022 - 21:37 WIB
Buya Syafii Maarif, cendekiawan muslim dan juga mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dirawat di ...
Ribuan umat Budha ikuti perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 21:11 WIB
Ribuan umat Budha dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, mengikuti perayaan Tri suci Wai...
25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Senin, 16 Mei 2022 - 20:10 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat memindahkan 25 narapidana yang memprovokasi ...
Cegah PMK, tim gabungan lakukan disinfektan dan investigasi di pasar hewan 
Senin, 16 Mei 2022 - 17:57 WIB
Upaya mengendalikan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Boyolali, Ja...
Kebakaran mobil di Kampung Baru murni karena korsleting
Senin, 16 Mei 2022 - 17:48 WIB
Setelah dilakukannya penyelidikan dan diperkuat oleh saksi dan bukti, penyebab kebakaran dua unit mo...
237 hewan ternak di Jateng terpapar PMK
Senin, 16 Mei 2022 - 15:23 WIB
Polda Jawa Tengah melakukan pemantauan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan menemukan 237 hewan...
Umat Buddha lakukan detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 15:11 WIB
Sekitar 1.200 umat Buddha dan para biksu melakukan detik-detik Tri Suci Waisak 2566 Buddhist Era (BE...
InfodariAnda (IdA)