Polisi segera tetapkan tersangka kasus dugaan kekerasan seksual anak di Manado

Elshinta
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Polisi segera tetapkan tersangka kasus dugaan kekerasan seksual anak di Manado
Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.

Elshinta.com - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa bocah 10 tahun berinsial CT di Manado, Sulawesi Utara. Dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa sebanyak sembilan saksi, termasuk tiga orang dokter.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, laporan dugaan kekerasan seksual tersebut sudah dilaporkan pada 28 Desember 2021. Saat ini proses penyelidikan sedang berlangsung.

"Penyidik telah melakukan observasi rumah korban yang diduga sebagai tempat terjadinya perkara dan melakukan koordinasi dengan dokter kandungan, dokter anak dan dokter forensik serta melakukan visum," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/1). 

Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini menuturkan penyidik juga akan melakukan gelar perkara untuk menaikkan kasus ini menjadi penyidikan.

Selain melakukan penyelidikan dan penyidikan, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno bersama Kapolresta Manado dan penyidik Polresta Manado juga mengunjungi Rumah Sakit Kandou untuk memberikan penguatan dan penghiburan kepada korban dan keluarga.

Dari hasil pertemuan dengan korban, didapati informasi satu nama yang menjadi terduga pelaku kekerasan seksual terhadap korban. Satu nama tersebut nantinya berpotensi menjadi tersangka dan akan dilakukan penangkapan.

"Rencana tindak lanjut besok hari akan melangsungkan rilis dengan mengundang mitra pemerhati anak, psikolog anak, serta UPTD (Unit Pelayanan Tehnis Daerah) Provinsi Sulut yang membidangi perlindungan, perempuan dan anak," katanya.

Sebelumnya, Seorang bocah 10 tahun di Manado, berinisial CT menjadi korban kekerasan seksual. Ibu korban, berinisial HS meminta bantuan kepada Anggota DPR Dapil Sulawesi Utara (Sulut), Hillary Lasut, dengan mengunggah video di media sosial.

Unggahan video ibu korban kekerasan seksual di media sosial tersebut, akhirnya viral. Peristiwa tersebut kata HS, sudah dilaporkan ke Polresta Manado pada 28 Desember 2021. Dia memohon agar menyelesaikan kasus itu hingga tuntas. "Saya memohon agar ibu membantu saya membantu saya menyelesaikan kasus ini, karena anak saya seperti cacat," kata dia dikutip Rabu (19/1/2022).

Dalam video berdurasi satu menit itu, ibu korban kekerasan seksual itu mengaku sampai saat ini hanya bisa melaporkan kasus tersebut ke Polresta Manado, dan masih terus menunggu hasil penyelidikannya. "Sampai saat ini anak saya masih kritis," ujarnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diketahui peristiwa kekerasan seksual itu terjadi pada 7 Desember 2021 lalu. Korban sendiri saat ini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Prof. Kandou.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Menhan Prabowo kunjungi warga terdampak APG Gunung Semeru
Kamis, 08 Desember 2022 - 21:07 WIB

Menhan Prabowo kunjungi warga terdampak APG Gunung Semeru

Elshinta.com, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengunjungi masyarakat terdampak awan panas gug...
Polisi periksa tiga anggota keluarga pelaku bom Astanaanyar
Kamis, 08 Desember 2022 - 15:22 WIB

Polisi periksa tiga anggota keluarga pelaku bom Astanaanyar

Elshinta.com, Polisi memeriksa tiga anggota keluarga dari Agus Sujatno alias Agus Muslim yang merup...
Pasca bom Astanaanyar, Dansat Brimob Polda Kaltim perketat penjagaan mako
Kamis, 08 Desember 2022 - 10:47 WIB

Pasca bom Astanaanyar, Dansat Brimob Polda Kaltim perketat penjagaan mako

Elshinta.com, Kasus bom bunuh diri yang baru-baru ini terjadi di Jawa Barat dan menyasar ke kantor p...
Densus lakukan penyelidikan di Sukoharjo soal ledakan di Polsek Astanaanyar
Rabu, 07 Desember 2022 - 16:42 WIB

Densus lakukan penyelidikan di Sukoharjo soal ledakan di Polsek Astanaanyar

Elshinta.com, Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dilaporkan melakukan kegiatan penyelidikan be...
 Kapolres Salatiga minta perketat pengamanan mako
Rabu, 07 Desember 2022 - 15:47 WIB

Kapolres Salatiga minta perketat pengamanan mako

Elshinta.com, Kapolres Salatiga, Jawa Tengah  AKBP Indra Mardiana  meminta seluruh jajaran baik ...
 Pascabom bunuh diri di Bandung, Polres Semarang tingkatkan penjagaan mako
Rabu, 07 Desember 2022 - 15:33 WIB

Pascabom bunuh diri di Bandung, Polres Semarang tingkatkan penjagaan mako

Elshinta.com, Penjagaan Mako Polres Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/12) berjalan seperti biasanya, na...
Dukung stabilitas keamanan, SDM Polri harus capai keunggulan 
Rabu, 07 Desember 2022 - 15:23 WIB

Dukung stabilitas keamanan, SDM Polri harus capai keunggulan 

Elshinta.com, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen. Pol Gatot Eddy Pramono, Rabu (7/12)...
Pascaledakan bom, pengawasan di Mapolres Purwakarta diperketat
Rabu, 07 Desember 2022 - 13:55 WIB

Pascaledakan bom, pengawasan di Mapolres Purwakarta diperketat

Elshinta.com, Pasca terjadi bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Bandung, Polres Purwakarta, J...
Kapolri tiba di Polsek Astanaanyar tinjau situasi pascaledakan bom
Rabu, 07 Desember 2022 - 13:38 WIB

Kapolri tiba di Polsek Astanaanyar tinjau situasi pascaledakan bom

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota B...
Polri pastikan situasi terkendali pascabom Astanaanyar
Rabu, 07 Desember 2022 - 12:47 WIB

Polri pastikan situasi terkendali pascabom Astanaanyar

Elshinta.com, Polri memastikan kondisi terkendali pascaledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar...

InfodariAnda (IdA)