Tiga tersangka kasus dana Covid-19 Samosir penuhi panggilan Kejatisu, 1 absen
Elshinta
Sabtu, 22 Januari 2022 - 15:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tiga tersangka kasus dana Covid-19 Samosir penuhi panggilan Kejatisu, 1 absen
Sumber foto: Amsal/elshinta.com

Elshinta.com - Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumut telah  memanggil empat tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada penyalahgunaan belanja tidak terduga penanggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19 Status Siaga Darurat 2020, yang merugikan keuangan negara senilai Rp944.050.768 dari total anggaran Rp1.880.621.425,- di Kabupaten Samosir, pada Rabu (19/01). Dari empat orang yang dipanggil, hanya tiga orang memenuhi panggilan tim penyidik dan 1 orang berhalangan hadir (absen).

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu melalui Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan, dalam keterangan persnya, tiga tersangka yang memenuhi panggilan penyidik adalah JS (Sekda Samosir), SES (selaku rekanan), dan MT (selaku PPK Kegiatan) menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka. Sementara SS (PPK Kegiatan) berhalangan hadir dan tim penyidik akan menjadwalkan ulang pemanggilannya. 

"Sejak diperiksa dari pagi sampai malam hari, penyidik menilai bahwa tiga  tersangka yang hadir kooperatif, sehingga sampai saat ini tidak dilakukan penahanan. Tim penyidik juga menilai, saat proses penyidikan masih kooperatif dan tidak berpotensi melarikan diri serta tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti," kata Yos A Tarigan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal, Sabtu (22/1). 

Lebih lanjut mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini menyampaikan alasan tidak dilakukan penahanan oleh penyidik pada hakekatnya melihat bahwa para tersangka dalam berita acara pemeriksaan tersangka telah bersikap kooperatif dengan memberikan keterangan yang jelas dan membuat terang tindak pidana dalam perkara tersebut.

"Terkait dengan ketidakhadiran tersangka untuk memenuhi pemanggilan yang dilayangkan penyidik Kejatisu pada beberapa hari lalu, kepada Penyidik tersangka mengatakan ada pekerjaan lain dan ada tugas pemerintahan, dimana sebelumnya sudah terjadwal," tandas Yos.

Kepada penyidik, kata Yos tiga tersangka mengakui bahwa ketidakhadiran mereka beberapa hari lalu karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan waktunya sudah terjadwal.

"Tiga tersangka memenuhi panggilan dan memberikan keterangan kepada tim penyidik. Satu tersangka lagi dijadwal ulang pemanggilannya," tegas Yos.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jampidsus ungkap Dirjen Daglu berperan bawa LCW ke Kemendag
Jumat, 20 Mei 2022 - 00:23 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menyebutkan Lin Che Wei ...
Polisi ungkap pembunuhan bermotif cinta segitiga di Bekasi
Kamis, 19 Mei 2022 - 23:59 WIB
Penyidik Polsek Cengkareng akhirnya berhasil membongkar kasus viral pembunuhan berencana bermotif ci...
Bupati Langkat nonaktif dan kawan-kawan segera disidangkan
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:23 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan lima tersangka dalam kasus dugaan su...
Hakim Itong Isnaeni segera disidangkan terkait kasus suap
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:25 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan tiga tersangka dalam kasus dugaan pe...
Polisi tangkap pembunuh perempuan di tengah ladang di Kebumen
Kamis, 19 Mei 2022 - 16:15 WIB
Polisi menangkap pelaku pembunuhan seorang perempuan berinisial FAW (14) yang jasadnya ditemukan di ...
KPK geledah rumah dari pihak terkait kasus Wali Kota Ambon
Kamis, 19 Mei 2022 - 14:45 WIB
Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan di beberapa lokasi...
KPK temukan catatan penentuan `fee` proyek kasus suap Wali Kota Ambon
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dan menemukan catatan dugaan penentuan nilai `fee` pr...
Kasad Dudung resmikan Yon Arhanud dan Yon Armed di Kupang
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:00 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan Batalyon Arteleri Pert...
Kapolda Papua minta kelompok pendukung demo tolak DOB hentikan aksi
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:35 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri meminta kelompok yang selama ini mendukung anak-anak untuk m...
Kejari Bogor resmikan `Rumah Restorative Justice` di Citeureup
Kamis, 19 Mei 2022 - 08:11 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor m...
InfodariAnda (IdA)