Awal 2022, Kajari Samosir hentikan penuntutan melalui restorative justice
Elshinta
Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Awal 2022, Kajari Samosir hentikan penuntutan melalui restorative justice
Sumber foto: Amsal/elshinta.com

Elshinta.com - Mengawali 2022, Kejari Samosir menghentikan penuntutan perkara penganiayaan dengan pendekatan restorative justice (RJ) tersangka Fernando Rumahorbo Als Fer Als Ando Als Nando yang melanggar pasar 351 ayat (1) KUHP.

Dalam keterangan persnya, Kajari Samosir Andi Adikawira Putra menegaskan Keadilan Restorative merupakan program Kejaksaan Agung sesuai Perja 15 Tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative.

Adapun pertimbangan dikarenakan baru pertama kali melakukan tindak pidana. Selain itu pasal yang disangkakan tidak lebih dari 5 tahun.

Masih menurut Kajari Samosir, telah ada kesepakatan perdamaian antara tersangka dan Korban pada Tanggal 12 Januari 2022. Dimana korban dan keluarganya merespon positif keinginan Tersangka untuk meminta maaf atau berdamai dengan Korban dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Selain kepentingan Korban, juga dipertimbangkan kepentingan pihak lain yaitu tersangka masih memiliki masa depan yang panjang. Cost dan benefit penanganan perkara serta mengefektifkan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.

Didampingi Kasi Pidum Samosir Kenan Lubis bersama Kasi Intel Samosir, Tulus Yunus Abdi, Kajari Samosir menuturkan pelaksanaan pengajuan/penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice ini sudah dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagaimana diatur dalam Perja No.15 Tahun 2020.

Setelah tahapan tersebut dilaksanakan telah pula dilaksanakan ekspose terhadap pimpinan (Jam Pidum Kejagung dan Kajati Sumut) secara online hingga mendapat persetujuan untuk penghentian penuntutan. 

Setelah mendapat persetujuan, maka atasnama Kajari Samosir mengeluarkan surat ketetapan penghentian penuntutan No.73/L.2.33/Eoh:/01/2022 Tanggal 18 Januari 2022.

"Hal ini menandakan status tersangka dipulihkan," ujar Kajari seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal, Sabtu (22/1).

Masih menurut Kajari Samosir, bahwa Restorative Justice (RJ) ini merupakan bagian dalam mengasah hati nurani para Jaksa, bagaimana seorang Jaksa bisa memberikan keadilan yang nyata kepada masyarakat.

"Restorative Justice (RJ) merupakan salah satu langkah alternatif dalam penyelesaian Perkara yaitu dengan cara memberikan keadilan kepada tersangka dengan tidak membawanya ke dalam persidangan," ujar Kajari Samosir.

Dikatakan Kajari Samosir, bahwa perkara ini dihentikan demi Hukum sebagaimana Pasal 140 dan Pasal 139 KUHAP, saya berharap keluhuran budi pekerti ini menjadi kebiasaan dalam kehidupan kita sehari-hari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jampidsus ungkap Dirjen Daglu berperan bawa LCW ke Kemendag
Jumat, 20 Mei 2022 - 00:23 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menyebutkan Lin Che Wei ...
Polisi ungkap pembunuhan bermotif cinta segitiga di Bekasi
Kamis, 19 Mei 2022 - 23:59 WIB
Penyidik Polsek Cengkareng akhirnya berhasil membongkar kasus viral pembunuhan berencana bermotif ci...
Bupati Langkat nonaktif dan kawan-kawan segera disidangkan
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:23 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan lima tersangka dalam kasus dugaan su...
Hakim Itong Isnaeni segera disidangkan terkait kasus suap
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:25 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan tiga tersangka dalam kasus dugaan pe...
Polisi tangkap pembunuh perempuan di tengah ladang di Kebumen
Kamis, 19 Mei 2022 - 16:15 WIB
Polisi menangkap pelaku pembunuhan seorang perempuan berinisial FAW (14) yang jasadnya ditemukan di ...
KPK geledah rumah dari pihak terkait kasus Wali Kota Ambon
Kamis, 19 Mei 2022 - 14:45 WIB
Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan di beberapa lokasi...
KPK temukan catatan penentuan `fee` proyek kasus suap Wali Kota Ambon
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dan menemukan catatan dugaan penentuan nilai `fee` pr...
Kasad Dudung resmikan Yon Arhanud dan Yon Armed di Kupang
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:00 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan Batalyon Arteleri Pert...
Kapolda Papua minta kelompok pendukung demo tolak DOB hentikan aksi
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:35 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri meminta kelompok yang selama ini mendukung anak-anak untuk m...
Kejari Bogor resmikan `Rumah Restorative Justice` di Citeureup
Kamis, 19 Mei 2022 - 08:11 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor m...
InfodariAnda (IdA)