Ketua PN Depok ingatkan pencari keadilan jangan coba-coba lakukan suap dan gratifikasi 
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ketua PN Depok ingatkan pencari keadilan jangan coba-coba lakukan suap dan gratifikasi 
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengadilan Negeri Depok, sudah melengkapi semua fasilitas fisik bangunan dan mental pegawai untuk dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2022 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB). 

Hal ini disampaikan. Ketua PN Depok Iman Lukmanul Hakim dalam  Pengadilan Negeri Depok Public Campaign "Menuju Pelayanan Pengadilan yang Ramah dan Mudah serta Bersih dari Korupsi", di Alun Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (21/1). 

WBK/WBBM adalah predikat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) kepada unit kerja di instansi pemerintah yang menyelenggarakan fungsi pelayanan.

Disebutkan Iman Lukmanul Hakim, untuk mencapai predikat WBK dan WBBM, unit kerja harus terlebih dahulu membangun Zona Integritas (ZI). 

"Zona Integritas adalah predikat yang diberikan instansi pemerintah dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," ujar Iman seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy. 

Iman mengatakan, public campaign ini dilakukan untuk menegakkan kembali tekad PN Depok supaya diketahui oleh masyarakat. 

"Semua layanan yang diberikan PN Depok kepada pencari keadilan bebas dari korupsi, nepotisme, dan korupsi (KKN), terintegrasi, bebas pungli, dan stop gratifikasi," sebutnya. 

PN Depok juga berharap kepada pencari keadilan saat pengurusan keadilan di PN Depok tidak melakukan upaya-upaya suap atau memberikan gratifikasi kepada para hakim, panitera pengganti, dan karyawan. 

PN Depok, di era kepemimpinan an Lukmanul Hakim telah menyelesaikan pembangunan fasilitas fisik dan peraturan-peraturan yang ketat untuk mencegah pelanggaran peraturan dan etika peradilan. Diantaranya, membangun koridor khusus bagi hakim menuju ke ruang sidang dan kembali dari ruang sidang ke ruang kerja hakim seusai sidang. 

"Tidak dibolehkan hakim, panitera pengganti, dan karyawan untuk berinteraksi dengan pencari keadilan di PN Depok. Ada pintu-pintu yang khusus dibuat untuk akses bagi masyarakat menuju ke dalam PN Depok yang tidak sama dengan hakim, panitera, dan karyawan PN Depok," ungkap Iman. 

Selain itu, PN Depok menyediakan ruang tahanan anak, ruang menyusui dan ruang anak bagi orang tua yang sedang cari keadilan.   

Kemudian area khusus merokok yang berbeda antara pegawai dengan  masyarakat. Di lingkungan PN Depok disediakan fasilitas parkir yang tidak diperbolehkan mengambil biaya parkir. 

Diakui Iman, walaupun ada pengaduan pencari keadilan bahwa pelayanan di PN Depok mengecewakan kepada Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial,  Iman cepat merespon dan sudah diperiksa oleh oleh kedua lembaga tersebut bahwa pengaduan tersebut tidak banar. 

"Tidak salah, kami malah bersyukur dilaporkan supaya kami mawas diri. Contoh, ada aduan bahwa persidangan di PN Depok lama nunggunya. Misalnya, jadwal undangan sidang jam sepuluh, tapi belum dimulai. Kemudian Mahkamah Agung mengklarifikasi kepada kami, ternyata lama menunggu itu lantara para pihak belum hadir semua untuk bersidang," jawab Iman. 

Waktu dekat, PN Depok meluncurkan E-PEDULI (Elektronik Perlindungan Pengaduan) Pengadilan Tinggi Bandung. Di sini, semua pengaduan masyarakat ditampung tanpa sensor. Diantara syaratnya, pengadu perlu menyertakan identitas lengkap dengan kartu tanda penduduk dengan nomor induk kependudukan yang jelas. Semua identitas pengadu pasti dilindungi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aparat tindak belasan kendaraan parkir di atas trotoar Sunter
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:53 WIB
Suku Dinas Perhubungan bersama aparat gabungan di Jakarta Utara (Jakut) menindak belasan kendaraan b...
TMII kembali tutup untuk revitalisasi hingga September 2022
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:17 WIB
Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kembali menutup operasional tempat wisat...
Polisi tangkap pencabul anak terbelakang mental di Taman Sari
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:43 WIB
Jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria berinisial B (48) karena diduga melakukan ...
Wagub DKI upayakan tekan kenaikan harga daging saat PMK merebak
Selasa, 17 Mei 2022 - 20:19 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengupayakan untuk menekan potensi kenaikan harga dagin...
Pemkot larang bar tampilkan DJ walau operasional kini lebih longgar
Selasa, 17 Mei 2022 - 20:07 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat tetap melarang bar dan tempat hiburan menampilkan aksi Disc Jockey (...
Polisi ringkus residivis pencuri rumah kosong di Bekasi
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:43 WIB
Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi meringkus residivis kasus pencurian rumah kosong yang beraksi d...
Sudin Hub Jakbar gandeng Satpol PP bongkar loket di terminal bayangan
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:19 WIB
Suku Dinas Perhubungan (Sudin Hub) Jakarta Barat akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja untuk m...
Pandemi, guru terus pantau perkembangan penerimaan materi pembelajaran siswa
Selasa, 17 Mei 2022 - 11:47 WIB
Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, pemerintah meminta agar seluruh sekolah terus meningkat...
Polres Jakbar bangun posko khusus untuk berantas peredaran narkoba
Senin, 16 Mei 2022 - 23:03 WIB
Polres Metro Jakarta Barat membangun Posko Tangguh Anti Narkoba di kawasan Jalan Ori, Kota Bambu Sel...
Jadi penyebab banjir, Kali Induk di Kramat Jati akan dinormalisasi
Senin, 16 Mei 2022 - 21:49 WIB
Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, berencana menormalisasi Kali Induk secara keseluruhan u...
InfodariAnda (IdA)