waisak kiri waisak kanan
Bersiap hadapi Omicron, Selandia Baru perketat pembatasan
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:32 WIB |
Bersiap hadapi Omicron, Selandia Baru perketat pembatasan
Arsip - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern saat melakuakan konferensi pers, Maret 2020. (REUTERS/Martin Hunter)

Elshinta.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pembatasan akan diperketat jika ada penularan virus corona varian Omicron di tengah masyarakat, tetapi dia tetap menghindari lockdown.

Pembatasan ketat dan keuntungan geografis mendukung Selandia Baru untuk terbebas dari penularan lokal Omicron, meskipun banyak kasus telah dilaporkan di tempat-tempat karantina di perbatasan.

Status "merah" --berdasarkan tingkatan darurat merah-kuning-hijau-- akan diberlakukan dalam 24 hingga 48 jam sejak ada penularan Omicron di masyarakat, yang berarti kewajiban memakai masker dan batasan pertemuan publik.

"Ketika kita mendapat bukti penularan Omicron di masyarakat, kita tidak akan menerapkan lockdown tetapi akan diberlakukan status 'Merah' di seluruh negeri dalam 24 sampai 48 jam," kata Ardern pada Kamis.

Meskipun begitu, Ardern menjelaskan bahwa belajar dari negara-negara lain, kasus Omicron dapat mudah meningkat dari ratusan hingga ribuan hanya dalam 14 hari.

"Karena itu kita perlu bersiap," tutur dia.

Sekitar 93 persen populasi Selandia Baru di atas usia 12 tahun telah divaksin lengkap dan sekitar 20 persen di antaranya telah mendapatkan dosis penguat (booster).

Ardern mengatakan lebih banyak orang harus mendapatkan booster.

"Bukti internasional menunjukkan bahwa dosis booster memberikan perlindungan yang baik terhadap Omicron," ujar dia.

Perbatasan Selandia Baru telah ditutup untuk warga negara asing sejak Maret 2020 dan rencana pembukaan kembali secara bertahap diundur dari pertengahan Januari hingga akhir Februari karena kekhawatiran pada wabah Omicron.

Orang-orang yang tiba di Selandia Baru harus mendaftarkan diri di tempat-tempat karantina yang dikelola negara.

Namun, pemerintah setempat berhenti memberikan kuota karantina di tengah lonjakan jumlah orang yang terinfeksi Omicron.

Ardern mengatakan tidak ada perubahan pada rencana pengaturan perbatasan untuk saat ini.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
Jokowi singgah di Abu Dhabi sampaikan dukacita wafatnya Sheikh Khalifa
Senin, 16 Mei 2022 - 08:31 WIB
Presiden RI Joko Widodo singgah di Abu Dhabi dalam perjalanannya kembali ke Tanah Air dari Amerika S...
Rudal hantam infrastruktur militer di wilayah Lviv Ukraina
Minggu, 15 Mei 2022 - 20:13 WIB
Serangan rudal menghantam beberapa infrastruktur militer di wilayah barat Ukraina, Lviv, pada Minggu...
Yunani nyatakan siap terima Finlandia, Swedia di NATO
Minggu, 15 Mei 2022 - 13:49 WIB
Yunani mendukung penuh rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung menjadi anggota Pakta Pertahanan...
Elon Musk jawab undangan Presiden Jokowi datang ke RI pada November
Minggu, 15 Mei 2022 - 09:31 WIB
Pendiri Space X dan juga CEO Tesla, Elon Musk, menjawab undangan Presiden Joko Widodo untuk datang k...
Pelek HSR Forged dilirik desainer otomotif Amerika Serikat
Minggu, 15 Mei 2022 - 07:31 WIB
Produsen pelek HSR Wheel menyampaikan bahwa salah satu tipe pelek yakni HSR Forged telah dilirik ole...
Cafe Batavia hadir di Brussels, sajikan kuliner khas Indonesia
Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:45 WIB
Caffe Batavia, restoran yang menyajikan kopi, teh, serta makanan khas asal Indonesia, resmi dibuka d...
Menlu RI dan G7 bahas isu ketahanan pangan akibat perang Ukraina
Sabtu, 14 Mei 2022 - 20:21 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi membahas isu ketahanan pangan akibat perang di Ukraina dalam pe...
Konsulat RI Tawau gelar promosi budaya dan pariwisata
Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:45 WIB
Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia menyelenggarakan kegiatan promosi budaya, pariwisata...
Ratusan ribu pengungsi Ukraina terdaftar di Jerman
Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:09 WIB
Sebanyak 700 ribu lebih pengungsi asal Ukraina tercatat di Jerman hingga kini, menurut laporan surat...
InfodariAnda (IdA)