Valneva sebut studi awal tunjukkan vaksinnya efektif lawan Omicron
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:09 WIB |
Valneva sebut studi awal tunjukkan vaksinnya efektif lawan Omicron
Logo perusahaan biotek Prancis-Austria Valneva terlihat di luar kantor pusat mereka di Wina, Austria, 16 Desember 2021. (Reuters/Lisi Niesner)

Elshinta.com - Perusahaan bioteknologi Prancis Valneva pada Rabu (19/1) mengatakan bahwa studi pendahuluan menunjukkan bahwa tiga dosis kandidat vaksin COVID-19 buatannya dapat menetralkan virus corona varian Omicron.

Semua sampel serum yang diuji menunjukkan antibodi penetralisasi yang melawan virus corona varian terdahulu dan varian Delta, sementara 87 persen sampel serum dapat menetralkan varian Omicron, kata Valneva.

"Kami sangat senang dengan hasil ini," kata ketua petugas medis Valneva Juan Carlos Jaramillo dalam sebuah pernyataan.

Jaramillo mencatat bahwa hasil studi awal itu menambah data keberhasilan dari percobaan fase III sebelumnya yang menunjukkan peningkatan respon imun dengan dua dosis kandidat vaksin VLA2001 buatan perusahaan Prancis itu.

Valneva berharap untuk mendapatkan persetujuan penggunaan untuk vaksinnya dalam tiga bulan pertama 2022.

Untuk itu, perusahaan itu sedang menyiapkan data untuk diberikan kepada badan pengawas obat Eropa (European Medicines Agency/EMA) serta regulator obat di Inggris dan Bahrain.

Jika vaksin buatan Valneva itu disetujui di Eropa, perusahaan itu diharapkan untuk mulai menyalurkan dosis vaksinnya di Eropa pada April 2022.

Saham Valneva telah merosot sejak awal 2022 karena investor khawatir atas komentar EMA tentang kemanjuran vaksin buatan perusahaan itu yang masih harus menunggu data lebih lanjut.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KBRI Beijing ingatkan pelajar Indonesia agar tenang dan patuhi prokes
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:24 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing mengingatkan para pelajar Indonesia di China agar tetap tenang dan mema...
Mahasiswa Keio University Jepang antusias belajar Tari Ondel-Ondel dan Tari Piring
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberika...
Tajikistan gelar `operasi antiteror` dekat China, Afghanistan
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:08 WIB
Tajikistan mulai menggelar `operasi antiteror` di provinsi bergejolak Gorno-Badakhshan yang berbatas...
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:23 WIB
Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Uk...
Tolak masuk, Singapura sebut Abdul Somad ajarkan ekstremisme
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri Singapura menjelaskan alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah...
Satgas Kizi TNI XX-S Monusco cegah malaria di Kongo
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:56 WIB
Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemic...
UNICEF peringatkan `bencana` malnutrisi anak akibat harga naik, perang
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:30 WIB
Biaya pengobatan untuk menyelamatkan jiwa anak-anak yang mengalami kekurangan gizi paling parah akan...
Cerita Jusuf Kalla di balik pemberian bintang jasa tertinggi dari Kaisar Naruhito
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:46 WIB
Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tidak hanya dikenal sebagai politisi nasional te...
Buntut invasi Ukraina, McDonald\'s tinggalkan Rusia
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:35 WIB
McDonald\'s menjadi salah satu jenama global terbesar yang meninggalkan Rusia, membuat rencana untuk...
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
InfodariAnda (IdA)