KPK lakukan OTT dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Surabaya
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 10:49 WIB |
KPK lakukan OTT dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Surabaya
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/1).

"Benar pada hari Rabu (19/1) KPK melakukan operasi tangkap tangan di Surabaya, Jawa Timur, dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait dengan penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dalam rangkaian operasi tangkap tangan tersebut, kata Ali, KPK telah mengamankan tiga orang, yaitu hakim, panitera, dan pengacara.

Untuk detail kasus tersebut, KPK belum menginformasikan secara lebih lanjut.

Saat ini, kata Ali, tim KPK segera melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang ditangkap.

Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu selama 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap tersebut.

"Waktu yang dibutuhkan KPK maksimal 24 jam untuk menentukan sikap dari hasil seluruh pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini," ujar Ali.

Ia mengatakan bahwa pemeriksaan dan klarifikasi agar dapat menyimpulkan apakah dari bukti awal benar adanya peristiwa pidana korupsi.

"Kemudian apakah ditemukan pihak yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum atau tidak, perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Ali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Singkawang tahan tersangkan korupsi Bantuan Pangan Nontunai
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:23 WIB
Kejaksaan Negeri Singkawang, Kalimantan Barat, menahan pria berinisial EP yang disangka sebagai pel...
Eksekutor dijanjikan Rp200 juta eksekusi petugas Dishub Makassar
Jumat, 20 Mei 2022 - 20:49 WIB
Rekonstruksi kasus penembakan Najamuddin Sewang, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, t...
Polda Riau gagalkan pengiriman PMI ilegal ke Malaysia
Jumat, 20 Mei 2022 - 19:48 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menggagalkan upaya pengiriman puluhan pekerja migran Ind...
Polisi tangkap 18 pelajar terlibat tawuran yang tewaskan siswa SMK
Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 18 pelajar terlibat tawuran yang menewaskan seorang siswa SMK b...
Polres Payakumbuh tangkap pemuda akan kirim ganja ke Jakarta
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:51 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh, Sumatera Barat berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SN...
Kejati NTB selidiki dugaan penyelewengan dana hibah KONI Dompu
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:39 WIB
Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat menyelidiki adanya dugaan penyelewengan dana ...
Polda Lampung berdayakan Bhabinkamtibmas bantu tanggulangi PMK
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:03 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung akan memberdayakan Bhabinkamtibmas guna membantu menanggulangi pen...
Kasad ajak masyarakat Indonesia pertahankan Ideologi Pancasila
Jumat, 20 Mei 2022 - 16:39 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengajak masyarakat Indonesia unt...
KPK limpahkan berkas penyuap mantan Bupati Tulungagung ke pengadilan
Jumat, 20 Mei 2022 - 15:32 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa Tigor Praka...
Polisi ringkus kawanan perampok di Lombok Tengah
Jumat, 20 Mei 2022 - 14:46 WIB
Tim Puma Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) meringkus kawanan pencurian dengan pemberat...
InfodariAnda (IdA)