28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Elshinta
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:47 WIB |
28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Ilustrasi - kapal nelayan Aceh (ANTARA/Hayaturrahmah)

Elshinta.com - Sebanyak 28 nelayan Aceh telah dibebaskan pengadilan provinsi Phuket Thailand, setelah menerima pengampunan kerajaan pada kesempatan ulang tahun Yang Mulia Raja Rama X pada tahun 2021.

"28 nelayan Aceh ini dibebaskan atas dasar pemberian pengampunan kerajaan pada ulang tahun YM Raja Rama X 2021," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek, di Banda Aceh, Selasa.

Miftach mengatakan, dari informasi yang diterima, pembebasan terhadap 28 nelayan Aceh tersebut disampaikan melalui surat dari kantor Polisi Wichit Phuket Nomor 0023(PK)(13)/307 yang ditujukan kepada KRI Songkhla.

Saat ini, kata Miftach, pihak KRI Songkhla tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dalam rangka pemulangan ke 28 WNI nelayan tersebut, serta menjadwalkan pembuatan dokumen perjalanan (SPLP) hingga menyiapkan tiket perjalanan ke Tanah Air.

Miftach menyampaikan, para nelayan tersebut sebelumnya berlayar dengan KM Rizki Laot bernotase 60 GT, kemudian ditangkap oleh aparat keamanan laut Thailand di perairan antara pulau Yai Daan Pulau Phuket di lepas pantai Phang Nga pada 29 April 2021.

Awalnya, kata Miftach, KM Rizki Laot ini diawaki oleh 34 anak buah kapal (ABK). Namun pada saat ditangkap dua di antaranya berhasil melarikan diri menggunakan boat jalur hingga kembali tiba di Aceh.

"Mereka ditangkap otoritas Thailand karena diduga melanggar batas wilayah teritorial laut negara setempat," ujarnya.

Selanjutnya, tambah Miftach, pada 4 Agustus 2021 pengadilan Thailand membebaskan empat orang nelayan di bawah umur yakni Hidayatullah (17), Muliadi (18), Muslim Maulana (18) dan Jamian (17). Mereka kemudian dideportasi ke Indonesia.

"Namun pada 6 Agustus 2021, ke 28 nelayan dinyatakan bersalah melanggar hukum terkait penangkapan ikan tanpa izin di wilayah perairan Thailand, dan sekarang semuanya telah mendapatkan pengampunan kerajaan," kata Miftach.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menhub bertemu dengan pimpinan ICAO dan Boeing
Kamis, 19 Mei 2022 - 06:01 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Presiden International Civil Aviation ...
ASEAN-Tiongkok perkuat kerja sama pencegahan penyakit zoonotik
Minggu, 15 Mei 2022 - 15:45 WIB
Menteri Kesehatan se-ASEAN memperkuat hubungan kerja sama dengan Tiongkok dalam upaya pencegahan pen...
Menhan Prabowo kagum pada kekuatan militer Vietnam
Sabtu, 14 Mei 2022 - 12:11 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengaku kagum dengan kepada kekuatan militer Vietnam yang dit...
Sosial media KBRI Kuala Lumpur dipalsukan
Selasa, 10 Mei 2022 - 23:19 WIB
Sejumlah oknum memalsukan sosial media Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dengan ...
Indonesia ajak ASEAN bersama kelola gambut berkelanjutan
Rabu, 04 Mei 2022 - 18:23 WIB
Indonesia mengajak negara-negara di Asia Tenggara bekerja sama erat dalam pengelolaan gambut berkela...
Filipina berencana beri Myanmar 5 juta vaksin Sputnik V
Selasa, 03 Mei 2022 - 09:01 WIB
Filipina sedang mempertimbangkan untuk menyumbangkan lima juta dosis vaksin COVID Sputnik V yang ham...
Warga Indonesia di Bangkok laksanakan shalat Idul Fitri 1443 H
Selasa, 03 Mei 2022 - 07:31 WIB
Masyarakat Muslim Indonesia di Bangkok berbondong-bondong memasuki kompleks KBRI Bangkok untuk melak...
Warga Malaysia jalani hukuman mati di Singapura
Rabu, 27 April 2022 - 20:47 WIB
Seorang tahanan warganegara Malaysia di Singapura, Nagaenthran a/l K Dharmalingam telah menjalani hu...
Filipina mulai luncurkan program `booster` COVID-19 kedua
Senin, 25 April 2022 - 17:18 WIB
Filipina pada Senin mulai meluncurkan program booster COVID-19 kedua bagi orang dewasa penderita g...
WNI mulai mudik dari Kuala Lumpur
Minggu, 24 April 2022 - 16:57 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai mudik ke tanah a...
InfodariAnda (IdA)