UNICEF, Merck sepakati pemasokan 3 juta paket obat COVID-19
Elshinta
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:35 WIB |
UNICEF, Merck sepakati pemasokan 3 juta paket obat COVID-19
Pil antivirus COVID-19 eksperimental, molnupiravir, yang dikembangkan oleh Merck & Co Inc dan Ridgeback Biotherapeutics LP terlihat dalam foto tak bertanggal yang dirilis oleh Merck & Co Inc dan diperoleh Reuters pada 26 Oktober 2021. (ANTARA/Merck & Co Inc/HO via Reuters/as)

Elshinta.com - Merck & Co Inc beserta perusahaan farmasi mitranya, Ridgeback Biotherapeutics pada Selasa mengatakan telah menandatangani perjanjian dengan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) untuk penyediaan hingga tiga juta paket pil anti COVID-19.

Merck akan memasok obat antiviral tersebut, molnupiravir, kepada UNICEF sepanjang semester pertama 2022 untuk didistribusikan ke lebih dari 100 negara dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah, setelah ada izin penggunaan, kata perusahaan itu.

Pil itu telah mendapat izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika Serikat pada Desember.

Obat buatan Merck tersebut juga sudah mendapat izin serupa di sejumlah negara, termasuk India, Meksiko, dan Inggris.

Banyak negara sudah menandatangani pembelian molnupiravir dengan Merck.

Merck bulan ini mengatakan pihaknya memperkirakan molnupiravir akan efektif mengobati penyakit yang diakibatkan oleh varian yang sangat menular, Omicron.

Varian virus corona tersebut telah menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 dan tingkat rawat inap di seluruh dunia.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KBRI Beijing ingatkan pelajar Indonesia agar tenang dan patuhi prokes
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:24 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing mengingatkan para pelajar Indonesia di China agar tetap tenang dan mema...
Mahasiswa Keio University Jepang antusias belajar Tari Ondel-Ondel dan Tari Piring
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberika...
Tajikistan gelar `operasi antiteror` dekat China, Afghanistan
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:08 WIB
Tajikistan mulai menggelar `operasi antiteror` di provinsi bergejolak Gorno-Badakhshan yang berbatas...
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:23 WIB
Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Uk...
Tolak masuk, Singapura sebut Abdul Somad ajarkan ekstremisme
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri Singapura menjelaskan alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah...
Satgas Kizi TNI XX-S Monusco cegah malaria di Kongo
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:56 WIB
Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemic...
UNICEF peringatkan `bencana` malnutrisi anak akibat harga naik, perang
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:30 WIB
Biaya pengobatan untuk menyelamatkan jiwa anak-anak yang mengalami kekurangan gizi paling parah akan...
Cerita Jusuf Kalla di balik pemberian bintang jasa tertinggi dari Kaisar Naruhito
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:46 WIB
Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tidak hanya dikenal sebagai politisi nasional te...
Buntut invasi Ukraina, McDonald\'s tinggalkan Rusia
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:35 WIB
McDonald\'s menjadi salah satu jenama global terbesar yang meninggalkan Rusia, membuat rencana untuk...
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
InfodariAnda (IdA)