Isa kiri Isa kanan
Unesa nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual
Elshinta
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:47 WIB |
Unesa nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual
Ilustrasi - Kekerasan seksual terhadap perempuan. ANTARA/HO

Elshinta.com - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan dosen berinisial H selama setahun serta penundaan kenaikan pangkat dan jabatan selama dua tahun karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswi.

Kepala UPT Humas Unesa Vinda Maya Setianingrum di Surabaya, Selasa menyatakan tindakan tersebut didasarkan pada Keputusan Rektor Nomor 304/UN38/HK/KP/2016 tentang Kode Etik Dosen Universitas Negeri Surabaya.

"Dasar pertimbangan pengambilan keputusan ini ditetapkan setelah seluruh data terkumpul. Selanjutnya, rekomendasi sanksi diteruskan sesuai dengan prosedur yang berlaku," ujarnya.

Terkait sanksi yang diberikan, dia mengatakan merupakan hasil rapat antara Senat Komisi Etik, pimpinan dan satgas pada Selasa (18/1) ini.

Untuk kasus lain, kata Vinda, Unesa telah memiliki layanan psikologi dan advokasi hukum yang dapat dimanfaatkan untuk pendampingan korban.

"Ini semua sifatnya opsional, tentunya tim PPKS Unesa juga akan menawarkan penggunaan layanan ini untuk penyintas," ucap Vinda.

Mengenai terduga pelaku kasus pelecehan seksual lain, saat ini tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unesa sedang dalam proses melakukan investigasi dengan mengumpulkan laporan yang masuk melalui Hotline Satgas PPKS Unesa serta memanggil dan menginvestigasi serupa kepada terduga pelaku.

Ke depannya, lanjut dia, sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 30 tahun 2021, tim Satgas PPKS akan melakukan penanganan kekerasan seksual saat ini dan akan fokus melakukan program pencegahan kekerasan seksual.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi berbagai pihak dalam pengusutan kasus ini.

"Khususnya pada para penyintas yang telah berani untuk berbagi cerita. Ini menjadi momentum untuk perbaikan lembaga," tutur Vinda.

Kasus yang melibatkan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa tersebut terkuak setelah digaungkan oleh akun Instagram anonim, @dear_unesacatcallers.

Akun tersebut pada Jumat (7/1) mengunggah kronologi kasus dugaan kekerasan seksual yang awalnya dilaporkan oleh mahasiswa berinisial A.

Awalnya, dosen berinisial H menjadi dosen pembimbing skripsi bagi korban A pada awal Tahun 2020.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban pengembang perumahan gelar aksi demo di Polres Bogor
Kamis, 26 Mei 2022 - 09:31 WIB
Sejumlah korban dugaan penipuan pengembang perumahan wilayah Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, J...
Vonis mantan Dirut Asabri Adam Damiri dipotong 5 tahun penjara
Kamis, 26 Mei 2022 - 06:45 WIB
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong vonis Direktur Utama PT Asabri periode 2012 - Maret 2016 Mayj...
Investor Arab Saudi hadiri sidang dugaan wanprestasi PT Zarindah
Kamis, 26 Mei 2022 - 06:31 WIB
Investor asal Arab Saudi, OSOS Al Masarat International CO, melalui Direkturnya, Aldaej Saad Ibrah...
Panglima TNI: Tersangka kasus kerangkeng manusia bisa bertambah
Kamis, 26 Mei 2022 - 00:11 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyebutkan tersangka kasus kerangkeng manusia milik Bupati...
Universitas Brawijaya telusuri aktivitas mahasiswa diamankan Densus 88
Rabu, 25 Mei 2022 - 23:59 WIB
Universitas Brawijaya melakukan penelusuran terhadap aktivitas seorang mahasiswa berinisial IA (22) ...
Polres Ciamis tetapkan sopir bus sebagai tersangka kasus kecelakaan
Rabu, 25 Mei 2022 - 23:47 WIB
Kepolisian Resor Ciamis menetapkan sopir bus pariwisata sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan bus...
Polres Indramayu tangkap lima anggota geng motor aniaya petani
Rabu, 25 Mei 2022 - 22:35 WIB
Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat, menangkap lima anggota geng motor yang menganiaya seorang p...
Pemkab Solok pecat Wali Nagari Paninjauan diduga berbuat asusila
Rabu, 25 Mei 2022 - 22:23 WIB
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, langsung mengeluarkan surat pemberhentian terhadap Wali ...
Universitas Brawijaya benarkan satu mahasiswanya diamankan Densus 88
Rabu, 25 Mei 2022 - 21:11 WIB
Universitas Brawijaya membenarkan bahwa satu orang mahasiswanya diamankan oleh tim Detasemen Khusus ...
Hakim tolak eksepsi dua terdakwa kasus Tabungan Wajib Perumahan TNI AD
Rabu, 25 Mei 2022 - 19:21 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menolak eksepsi atau nota keberatan yang disampai...
InfodariAnda (IdA)