Perpusnas dan Duta Baca Indonesia sinergi kolaborasi membumikan literasi
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Perpusnas dan Duta Baca Indonesia sinergi kolaborasi membumikan literasi
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Seringkali ranah publik mendebatkan hasil riset/kajian yang dilakukan dunia internasional yang menyatakan bahwa masyarakat Indonesia rendah dalam kegemaran membaca. Namun, di sisi lain kehadiran pustaka bergerak di berbagai wilayah di Tanah Air malah mengindikasikan hal sebaliknya. 

“Hasil riset internasional bisa kita terima karena mereka punya analisanya masing-masing. Tetapi dari mana indikator yang menunjukkan Indonesia rendah budaya baca. Bahkan, kita memiliki tidak kurang dari 100 aksara. Salah satu yang terbanyak di dunia. Sejatinya persoalan yang terjadi adalah ketimpangan rasio buku dengan jumlah penduduk yang masih jauh dari ideal,” terang Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando setelah penandatanganan MoU dan Talkshow Safari Literasi bersama Duta Baca Indonesia, Selasa (18/1).

Lebih lanjut Kepala Perpusnas mengatakan keprihatinan rasio bulu bisa ditangani asal semua pihak mengambil peran, terutama di sisi hulu. 
Keberadaan Duta Baca Indonesia diharapkan Syarif Bando mampu mengikis persoalan kegemaran baca di masyarakat dan mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mengatasi ketimpangan rasio buku.

Pendidikan formal baru mengakomodir kurang lebih 65 juta penduduk. Masih ada sekitar 200 juta masyarakat Indonesia yang belum terfasilitasi pendidikan formal. Di sinilah peran perpustakaan dibantu duta baca menjembatani hal tersebut.

“Banyak masyarakat akar rumput dan marjinal yang belum tercerdaskan. Perlu peran duta baca untuk turun langsung mengedukasi. Saya rasa tidak harus menjadi guru besar tetapi bisa lewat peran masing-masing,” tambah Syarif Bando dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (18/1). 

Sejalan dengan yang disampaikan Kepala Perpusnas, Duta Baca Indonesia 2021-2025 Heri Hendrayana Harris atau yang akrab disapa Gol A Gong mengatakan Indonesia telah memiliki Undang-undang Perbukuan, namun belum banyak menindaklanjuti dengan membuat peraturan daerah (Perda). Ia pun akan berusaha mendorong para akademisi menyusun naskah akademiknya untuk diajukan ke legislatif agar bisa dijadikan perda perbukuan.

“Di Wanayasa bahkan ada peraturan desa (Perdes) mewajibkan rumah makan, café, hotel, untuk memiliki pojok baca,” ungkap Gol A Gong.
Di 2022, program kerja Safari Literasi Gol A Gong akan berfokus pada pemahaman dan penggunaan literasi digital, misalnya kepada generasi Z. Bagaimana cara berinteraksi secara digital, cara mengisi konten di berbagai platform digital. 

“Saring before sharing. Kita akan mengajak masyarakat untuk kampanye cerdas dan cakap bermain digital,” ucap Gol A Gong. Bahkan, bagi pustakawan pun, DBI menyarankan untuk menggunakan medium digital untuk mengirimkan tulisan, artikel, atau cerita, misalnya. Tidak harus berkirim melalui surat kabar lagi.

Program kerja Duta Baca Indonesia pun mendapat dukungan penuh dari anggota Komisi X DPR-RI Rano Karno. Safari Literasi dianggap terobosan untuk menjadikan kesadaran membaca di masyarakat. Rendah literasi, menurut Rano diakibatkan dari rendahnya minat baca, kesulitan mengakses buku, dan gempuran teknologi. 

“Kemajuan teknologi membawa banyak perubahan termasuk dalam gaya membaca. Di jaman dulu, orang senang membaca dengan membuka buku halaman per halaman. Sesuatu yang khas dilakukan. Sedangkan, membaca menggunakan aplikasi seolah ada imajinasi yang terputus,” beber Rano.

Sementara itu, nara sumber lain Bunda Literasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Niken Saptarini Zulkieflimansyah mengatakan kampanye minat baca di wilayahnya berfokus pada pemulihan literasi di sisi hilir. Satuan keluarga dan pendidikan dipilih sebagai sasaran utama membangun keterikatan dengan buku.  

Sedangkan, Bunda Baca Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Julie Sutrisno Laiskodat menambahkan di NTT kaya sumber daya alam namun miskin SDM karena minim jarigan bagus untuk mengikuti kemajuan. “Saat ini kami fokus pada perbaikan SDM. Infrastruktur penting tapi SDM yang terus berkembang juga tidak kalah penting,” pungkas Julie.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekolah di Salatiga tetap bermasker
Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:24 WIB
Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Jawa Tengah tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes)  dengan pe...
367 guru di Kudus diangkat jadi PPPK
Sabtu, 28 Mei 2022 - 15:25 WIB
Bupati Kudus Jawa Tengah H.M. Hartopo memberikan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PP...
Diwisuda, Putra Panglima TNI raih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne 
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:45 WIB
Panglima TNI Jendral Andika Perkasa bangga atas keberhasilan putranya yang berhasil menyelesaikan pe...
 Mahasiswa yang ditangkap Densus 88 ternyata mahasiswa Universitas Brawijaya
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:25 WIB
Universitas Brawijaya Malang membenarkan IA yang ditangkap Densus 88 di Kota Malang pada Senin (23/5...
Kemendikbudristek terbitkan 27 SK pembukaan prodi D-2 Jalur Cepat
Rabu, 25 Mei 2022 - 19:15 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerbitkan sebanyak 27 ...
Toleransi di UB masuk kategori sedang 
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:16 WIB
Semua pengambil kebijakan di Universitas Brawija Malang harus segera mengambil langkah cepat untuk ...
Satgas Yonif 126/KC bangun karakter anak-anak di perbatasan Papua
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:34 WIB
Satgas Yonif 126/KC Pos Tatakra mengajarakan pendidikan karakter kepada anak-anak SD Inpres Fafinimb...
Polsek Muara Satu amankan UTBK di Kampus Unimal
Senin, 23 Mei 2022 - 11:15 WIB
Polsek Muara satu melakukan kawal ujian Terbuka Berbasis Komputer (UTBK) di Kampus Unimal Bukit Inda...
ITN Malang siap jadi universitas
Minggu, 22 Mei 2022 - 15:06 WIB
Universitas di Kota Malang, Jawa Timur bakal bertambah, salah satunya yang tengah dilakukan Institut...
Prof Widodo terpilih jadi Rektor UB Periode 2022-2027
Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:35 WIB
Untuk kali pertama dalam sejarah pemilihan rektor UB berhasil memilih rektor melalui musyawarah untu...
InfodariAnda (IdA)