waisak kiri waisak kanan
Vaksin booster lansia di Tangerang belum maksimal
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:56 WIB |
Vaksin booster lansia di Tangerang belum maksimal
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.ANTARA/Azmi Samsul Maarif

Elshinta.com - Pemberian vaksin dosis ketiga penguat antibodi atau booster bagi warga lanjut usia di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten masih belum maksimal dari capaian target yang ditentukan.

"Kita untuk vaksin booster dapat dari provinsi 90 ribu. Vaksin yang terpakai oleh lansia sampai saat ini baru sekitar 2.000," ujar Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi di Tangerang, Selasa.

Belum maksimalnya target sasaran vaksin booster pada kelompok lansia itu, dikarenakan minat dari mereka untuk mendapatkan vaksin sangat sedikit.

Sehingga, pihaknya pun mengikuti kebijakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk memberikan kepada kalangan masyarakat umum dengan bertujuan agar proses vaksin booster tidak terhenti dan terus berjalan dengan menggunakan dosis vaksin 90 ribu.

"Sebenarnya vaksin ini prioritasnya untuk lansia. Namun pada saat pelaksanaan vaksin ternyata minat lansia sangat sedikit. Akhirnya kebijakan kita vaksin itu dipakai untuk usia 18 tahun ke atas," katanya.

Menurutnya, banyaknya kendala yang membuat rendahnya capaian vaksinasi lansia, lantaran banyak dari kelompok tersebut belum mendapatkan tiket atau belum sampai enam bulan dari penerimaan vaksin kedua.

"Ada juga mereka yang di suntik dengan usia 59 tahun dan boosternya sudah 60 tahun, sehingga mereka tidak masuk dalam kelompok lansia dan itu harus diperbaiki administrasinya," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, upaya untuk mengejar target sebanyak 105 ribu lansia dari target yang sudah ditentukan, maka pihaknya telah melakukan sistem jemput bola atau rumah ke rumah (door to door) ke para lansia untuk mendapatkan vaksin booster.

"Karena mereka itu memang susah untuk didatangi, sehingga kita lakukan secara door to door," ungkapnya.

Ia menambahkan, jika vaksin jenis Pfizer ini harus segera disuntikan ke masyarakat, karena masa ketahanannya hanya satu bulan setelah diterima dari pendistribusian. Sehingga, pihaknya memutuskan vaksin itu digunakan juga untuk warga usia 18 tahun ke atas dengan sasaran pelayan publik seperti aparatur sipil negara (ASN) dan guru.

"Jadi kita kalau hanya menunggu lansia saja itu takutnya keduluan kadaluarsa," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi penyebaran penyakit hepatitis akut, kantin SD di Sukoharjo dicek polisi
Senin, 16 Mei 2022 - 17:13 WIB
Polres Sukoharjo, Jawa Tengah menurunkan anggota melakukan pengecekan lingkungan sekolah dalam pelak...
Wapres Zimbabwe kunjungi Indonesia selama sepekan
Senin, 16 Mei 2022 - 13:27 WIB
Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga, yang merangkap sebagai menteri kesehatan dan perlindun...
Fasilitas isolasi pasien COVID-19 di Bangka Belitung sudah kosong
Senin, 16 Mei 2022 - 12:19 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa 80 fasilitas is...
Cuaca kebanyakan kota besar diprakirakan berawan atau cerah berawan
Senin, 16 Mei 2022 - 11:01 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca kebanyakan kota besar di In...
Ribuan penganut Buddha ikut arak-arakan dari Candi Mendut ke Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 10:45 WIB
Ribuan penganut Buddha mengikuti arak-arakan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur di Kabupaten Magel...
Sanksi Barat blokir ekspor Belarusia senilai 16-18 miliar ke UE, AS
Senin, 16 Mei 2022 - 09:31 WIB
Sanksi yang telah dijatuhkan terhadap Belarus telah memblokir ekspor tahunan senilai 16-18 miliar do...
Masyarakat Sukadana keluhkan minimnya penerangan jalan umum
Senin, 16 Mei 2022 - 07:15 WIB
Masyarakat Dusun Payak Itam, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat mengeluhka...
KAI Palembang tolak 52 pemudik karena belum vaksin COVID-19
Senin, 16 Mei 2022 - 07:01 WIB
PT KAI Divisi Regional III Palembang, Sumatera Selatan melaporkan ada 52 orang pemudik yang melakuka...
Entomolog Kesehatan ingatkan obat dan vaksin DBD belum ada
Senin, 16 Mei 2022 - 00:11 WIB
Entomolog Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, Fairuz Hayati mengingatkan oba...
Menag ajak umat Buddha perkuat moderasi beragama peringati Waisak
Minggu, 15 Mei 2022 - 23:35 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Buddha untuk memperkuat moderasi beragama dalam memp...
InfodariAnda (IdA)