Kementerian Investasi dorong pelajar-mahasiswa jadi pengusaha

Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:58 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Kementerian Investasi dorong pelajar-mahasiswa jadi pengusaha
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong pelajar dan mahasiswa menjadi pengusaha atau entrepreneur dengan memberikan fasilitas kemudahan perizinan dan kemitraan.

Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional Pradana Indraputra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, menilai anak muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, perlu menyadari akses informasi sudah sangat terbuka dan harus dimanfaatkan dalam memulai dan mengformalkan usaha mereka.

"Sudah rahasia umum kalau kita punya bonus demografi dan akses informasi sudah sangat terbuka. Pemerintah membuka mata ke sana, sehingga melalui akses perizinan dan kemitraan, serta anggaran pun kita buka. Jadi saatnya lah jadi pengusaha, tidak ada alasan lagi untuk teman-teman untuk tidak berani mencoba," katanya.

Menurut Pradana yang juga pengusaha muda itu, memulai bisnis di usia muda merupakan waktu terbaik, karena benar-benar bisa mengambil risiko, tanpa harus takut berlebihan.

Apalagi pemerintah memberi banyak kemudahan, mulai dari kebijakan anggaran pemerintah pusat, daerah, dan BUMN yang sekitar 30-40 persennya harus diberikan kepada UMKM, area komersil 30 persen diberikan kepada UMKM, serta target kredit rasio diberikan menjadi 30 persen.

"Saat ini kita memasuki window of opportunity, yaitu bonus demografi. Kita bisa meniru negara-negara yang telah berhasil memanfaatkan momentum baik ini, dengan menggerakkan para generasi mudanya untuk mandiri melalui wirausaha," katanya.

Selain itu pemerintah juga fokus mendorong terciptanya pemerataan dan ekonomi yang berkelanjutan dengan terus mendukung UMKM bisa naik kelas dan bermitra dengan investor besar

"Keberpihakan BKPM terhadap pelaku usaha kecil atau UMKM, tidak hanya mengurusi perusahaan besar atau asing. Hal ini dibuktikan dengan adanya program kemitraan yang sudah berjalan dua tahun. Pada tahun 2021, total Rp2,7 triliun dari potensi kontrak, yang diberikan oleh perusahaan besar terhadap UMKM lokal di sekitarnya," imbuh Pradana.

Senada, Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan Azka Aufary Ramli mendorong percepatan penciptaan wirausaha di kalangan anak muda.

"Saya sangat sepakat untuk mulai ada akselerasi dan penetrasi terhadap penciptaan wirausaha muda di kalangan pelajar dan mahasiswa, apalagi saat ini iklimnya sedang bagus. Saat ini adalah era terbaik untuk memulai sebuah bisnis dan terjun langsung sebagai pelaku wirausaha," kata Ketua Kompartemen BPD Hipmi itu.

Indonesia setidaknya harus memiliki jumlah pengusaha minimal 10 persen dari total jumlah penduduk untuk bisa menjadi negara maju.

Pada tahun 2020 jumlah pengusaha di Indonesia mencapai 3,4 persen atau sekitar 8 juta dari total populasi penduduk.

Kendati angka itu sudah melampaui standar internasional, yaitu sebesar 2 persen, menurut Azka, capaian tersebut masih kalah jauh dengan negara-negara tetangga. Singapura, misalnya, saat ini jumlah pelaku wirausahanya sudah mencapai angka 7 persen, sedangkan Malaysia sebanyak 5 persen dari total populasinya.

"Jika kita coba membandingkan lagi dengan negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika, jumlah pengusaha kita sangat jauh tertinggal, yang di mana jumlah mereka saat ini berada di atas 10 persen," ujar Azka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
GBB - DPC SPN Kabupaten Tangerang jalin kerjasama 
Minggu, 02 April 2023 - 16:25 WIB

GBB - DPC SPN Kabupaten Tangerang jalin kerjasama 

Elshinta.com, Ketua Umum Ganjaran Buruh Berjuang (GBB), Lukman Hakim melakukan penandatanganan kerja...
Menko PMK katakan UMKM miliki peran besar dalam perekonomian Indonesia 
Rabu, 29 Maret 2023 - 19:57 WIB

Menko PMK katakan UMKM miliki peran besar dalam perekonomian Indonesia 

Elshinta.com, Tidak dipungkiri bahwa UMKM di Indonesia mempunyai peran yang sangat besar dalam mendo...
Bank Raya tawarkan pembiayaan guna mudahkan UKM akses modal
Kamis, 23 Maret 2023 - 09:25 WIB

Bank Raya tawarkan pembiayaan guna mudahkan UKM akses modal

Elshinta.com, PT Bank Raya Indonesia Tbk melalui layanan pinjaman Pinang Maksima menawarkan solusi ...
Pulihkan ekonomi bangsa, Gebu Minang fokus bangkitkan sektor UMKM
Rabu, 15 Maret 2023 - 20:05 WIB

Pulihkan ekonomi bangsa, Gebu Minang fokus bangkitkan sektor UMKM

Elshinta.com, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) berkomitmen memulihkan dan mening...
 OK OCE inisiasi UMKM jualan online dari lokal sampai global
Selasa, 14 Maret 2023 - 12:05 WIB

OK OCE inisiasi UMKM jualan online dari lokal sampai global

Elshinta.com, Mendengar kata ekspor yang ada di benak kita pasti sulit, jumlah harus banyak, besar, ...
Menko Airlangga dorong UMKM naik kelas jaga pertumbuhan ekonomi
Kamis, 09 Maret 2023 - 22:55 WIB

Menko Airlangga dorong UMKM naik kelas jaga pertumbuhan ekonomi

Elshinta.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus mendorong Usaha Mikro...
Pertemukan pengusaha dan mitra, Kemenparekraf - RichWorks gelar ICM 2023
Kamis, 09 Maret 2023 - 20:06 WIB

Pertemukan pengusaha dan mitra, Kemenparekraf - RichWorks gelar ICM 2023

Elshinta.com, Selain untuk meningkatkan kapasitas pengusaha, lewat kegiatan Inner Circle Meeting (IC...
 OK Oce Kemanusiaan bangkitkan UMKM lewat wakaf berdaya
Senin, 06 Maret 2023 - 14:24 WIB

OK Oce Kemanusiaan bangkitkan UMKM lewat wakaf berdaya

Elshinta.com, Tiga bulan menyeselesaikan pendampingan Batch 1 Jagakarsa, Program Wakaf UMKM Berdaya ...

InfodariAnda (IdA)