Mendikbudristek pantau efektivitas PTM 100 persen di Kota Bandung
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Mendikbudristek pantau efektivitas PTM 100 persen di Kota Bandung
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Sudah seminggu ini sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kota Bandung, Jawa Barat berjalan. Untuk melihat efektivitas dan evaluasi lainnya terkait PTM 100 persen, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bersama Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi SMPN 2 Bandung, Senin (17/1).

"Sampai saat ini PTM 100 persen di kelompok 1 sudah berjalan baik. Untuk kelompok 2, tetap kami verifikasi dan validasi juga untuk bisa masuk ke kelompok 1," papar Yana. 

Yana menjelaskan, sekolah yang termasuk dalam kelompok 1 merupakan 330 sekolah percontohan yang sudah menjalankan PTM 100 persen sepekan ini. Sedangkan untuk kelompok 2, terdiri dari sekolah-sekolah yang sedang mengajukan PTM 100 persen.

Untuk mencegah terjadinya klaster Covid-19 di sekolah, Yana menambahkan, Pemerintah Kota Bandung terus menggalakkan proses vaksinasi, baik dosis 2 maupun dosis 3.

"Hari ini kita sudah mulai vaksin dosis 2, dan booster untuk beberapa orang yang sudah mendapatkan e-ticket dari aplikasi Peduli Lindungi. Mudah-mudahan PTM 100 persen juga bisa diikuti oleh semakin banyak sekolah di Kota Bandung," imbuh Yana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Selasa (18/1).

Salah satu sekolah yang sudah menjalankan PTM 100 persen yakni SMPN 2 Bandung. Dalam kegiatan peninjauan evaluasi ini, Nadiem mengunjungi salah satu kelas VII di SMPN 2 Bandung yang sedang belajar Bahasa Inggris. 

Sekitar, 10 menit Nadiem berbincang dengan beberapa murid di sana menggunakan Bahasa Inggris.

"Pertanyaan anak-anak di sini menarik. Saya bisa lihat kalau sekolah ini pasti salah satu sekolah spesial ya di Kota Bandung," ujar Nadiem.

Persiapan matang untuk melaksanakan PTM 100 persen terlihat di sekolah ini. Terdapat lima termogram dan wastafel. 

Kursi-kursi yang tersedia di taman pun dijaga jaraknya dengan tanda silang. Di sekolah ini juga terdapat sudut untuk siswa melakukan vaksinasi. 

Begitupun di kantinnya. Hanya ada satu kantin yang aktif agar tidak terjadi kerumunan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra menjelaskan, PTM 100 persen ini bukan berarti seluruh siswa masuk dalam waktu bersamaan seperti sebelum masa Covid-19.

Namun, ada protokol kesehatan berupa sistem shifting. Sehingga tidak terjadi hiruk pikuk di lingkungan sekolah 

"Seperti sekarang ini, kan tidak hiruk pikuk ya. Jadi, kita bisa kendalikan penyebaran virus dengan sistem shifting. Namun, perlu dikondisikan juga untuk para guru supayatidak terlalu lelah dengan jadwal mengajar yang sekarang," ucap Cucu.

Cucu juga menyampaikan, perlu adanya kerja sama juga dari pihak orang tua dan masyarakat agar tidak terjadi klaster covid di sekolah.

"Kami dari tim pendidik akan terus mengusahakan agar tidak terjadi kasus yang mengakibatkan klaster covid di sekolah. Untuk itu, kami harap pihak keluarga juga tetap jaga prokes di rumah. Anak-anak kalau mau main dengan temannya, pakai prokes juga dan tolong dipantau," imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekolah di Salatiga tetap bermasker
Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:24 WIB
Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Jawa Tengah tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes)  dengan pe...
367 guru di Kudus diangkat jadi PPPK
Sabtu, 28 Mei 2022 - 15:25 WIB
Bupati Kudus Jawa Tengah H.M. Hartopo memberikan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PP...
Diwisuda, Putra Panglima TNI raih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne 
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:45 WIB
Panglima TNI Jendral Andika Perkasa bangga atas keberhasilan putranya yang berhasil menyelesaikan pe...
 Mahasiswa yang ditangkap Densus 88 ternyata mahasiswa Universitas Brawijaya
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:25 WIB
Universitas Brawijaya Malang membenarkan IA yang ditangkap Densus 88 di Kota Malang pada Senin (23/5...
Kemendikbudristek terbitkan 27 SK pembukaan prodi D-2 Jalur Cepat
Rabu, 25 Mei 2022 - 19:15 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerbitkan sebanyak 27 ...
Toleransi di UB masuk kategori sedang 
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:16 WIB
Semua pengambil kebijakan di Universitas Brawija Malang harus segera mengambil langkah cepat untuk ...
Satgas Yonif 126/KC bangun karakter anak-anak di perbatasan Papua
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:34 WIB
Satgas Yonif 126/KC Pos Tatakra mengajarakan pendidikan karakter kepada anak-anak SD Inpres Fafinimb...
Polsek Muara Satu amankan UTBK di Kampus Unimal
Senin, 23 Mei 2022 - 11:15 WIB
Polsek Muara satu melakukan kawal ujian Terbuka Berbasis Komputer (UTBK) di Kampus Unimal Bukit Inda...
ITN Malang siap jadi universitas
Minggu, 22 Mei 2022 - 15:06 WIB
Universitas di Kota Malang, Jawa Timur bakal bertambah, salah satunya yang tengah dilakukan Institut...
Prof Widodo terpilih jadi Rektor UB Periode 2022-2027
Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:35 WIB
Untuk kali pertama dalam sejarah pemilihan rektor UB berhasil memilih rektor melalui musyawarah untu...
InfodariAnda (IdA)