Wagub DKI: Sudah ada 243 kasus Omicron transmisi lokal
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:47 WIB |
Wagub DKI: Sudah ada 243 kasus Omicron transmisi lokal
Foto udara suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

Elshinta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, jumlah pasien terpapar COVID-19 varian Omicron di Jakarta terus meningkat dan kini sudah ada 825 kasus dengan 243 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal.

"Total kasus Omicron Jakarta sendiri ada 825, terpapar dari luar negeri 582, yang transmisi lokal atau non Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 243 kasus," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin malam.

Dengan jumlah tersebut, kata Riza, keterisian tempat tidur (BOR) di RS rujukan COVID-19 juga mengalami peningkatan.

" Untuk unit perawatan keterisian mencapai 20 persen. ICU-nya masih lima persen. Jadi perbedaan jauh antara ICU dengan BOR," kata Riza.

Terkait dengan peningkatan kasus Omicron Jakarta yang disebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa Jakarta akan menjadi medan perang, Riza menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menghadapi bahaya varian baru COVID-19 tersebut.

"Untuk itu DKI Jakarta bekerjasama dengan Satgas Pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu 
dan semuanya, Kemenkes, siap menghadapi medan perang dalam rangka melawan varian baru corona, Omicron," kata Riza.

Politisi Gerindra tersebut menyatakan, Jakarta sebagai Ibu Kota merupakan lokasi transit warga negara asing ataupun warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari perjalanan luar negeri.

Karena itu, Riza meminta agar semua kalangan untuk ikut serta dalam memerangi varian baru tersebut.

"Tentu semuanya membutuhkan partisipasi dukungan semua pihak khususnya bagi seluruh warga Jakarta dan Indonesia," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Panitia Formula E mengatakan tidak perlu menggunakan pawang hujan
Jumat, 20 Mei 2022 - 00:11 WIB
Vice President Infrastructure and General Affairs OC Jakarta ePrix 2022, Irawan Sucahyono, mengataka...
Formula E di Ancol gunakan sirkuit kelas 3 sehingga tak bisa untuk F1
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:59 WIB
Vice President Infrastructure and General Affairs OC Jakarta ePrix 2022, Irawan Sucahyono mengataka...
Dindik belum izinkan siswa dan guru di Tangerang lepas masker
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:47 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan pihaknya masih belum men...
Sipir Rutan Salemba gagalkan penyelundupan ganja kering lewat ojol
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:35 WIB
Petugas sipir Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Salemba, Jakarta Pusat, berhasil menggagalkan penyelundu...
Penyelesaian tahap akhir JIEC Ancol dikebut
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:14 WIB
Penyelesaian tahap akhir Sirkuit Internasional Formula E Jakarta (Jakarta International E-Prix Circu...
HBKB di Jakarta Timur kembali digelar mulai 22 Mei 2022
Kamis, 19 Mei 2022 - 14:32 WIB
Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di wilayah Jakarta Timur kembali digelar mulai 22 M...
Tanah longsor rusak bangunan ponpes di Tangerang
Kamis, 19 Mei 2022 - 08:47 WIB
Bencana tanah longsor di Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten merusak bangunan P...
BMKG perkirakan Jakarta dilanda hujan pada Kamis
Kamis, 19 Mei 2022 - 07:11 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan mayoritas wilayah DKI Jakarta akan...
DKI: Masyarakat jangan panik soal PMK karena tak menular ke manusia
Kamis, 19 Mei 2022 - 06:11 WIB
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap tenang...
MTI sebut tarif integrasi dibutuhkan untuk transisi pandemi ke endemi
Rabu, 18 Mei 2022 - 23:07 WIB
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DKI Jakarta, Yusa Cahya menilai tarif integrasi anta...
InfodariAnda (IdA)