Reisa tegaskan vaksin booster tak akan buat masyarakat overdosis
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:59 WIB |
Reisa tegaskan vaksin booster tak akan buat masyarakat overdosis
Potret Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro. (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Elshinta.com - Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menegaskan bahwa pemberian vaksin booster tidak akan membuat masyarakat mengalami overdosis akibat vaksin COVID-19 yang diberikan kini mencapai dosis ke tiga.

“Sebenarnya vaksin tidak bisa membuat overdosis. Tapi kita juga jangan berfikir kebanyakan dosis kalau disuntik sampai booster tiga kali,” kata Reisa dalam Siaran Sehat bertajuk "Vaksinasi Booster dan Waspada Omicron" yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Menanggapi apakah vaksin dapat menimbulkan overdosis, Reisa menjelaskan bahwa pemberian vaksin sebanyak tiga kali merupakan hal yang wajar dan dapat terjadi secara alamiah.
 

Ia menyebutkan berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh para ahli, anti bodi seseorang akan menurun setelah enam bulan setelah melakukan suntik vaksin tersebut. Akibatnya, saat ini dapat dikatakan masyarakat sudah membutuhkan vaksin booster agar kekebalan tubuh tetap terbentuk dan terjaga.

Tidak hanya pada vaksin booster. Pada beberapa penyakit berbahaya di Indonesia, vaksin seperti BCG untuk TBC, DPT untuk penyakit difteri maupun vaksin untuk penyakit influenza, juga harus diberikan kembali sesuai dengan jarak waktunya.

“Berdasarkan riset, vaksin bisa melindungi kita bertahan anti bodinya berapa lama. Jadi jangan ketakutan kalau booster ini kita menjadi overdosis. Memang hitungannya seperti itu,” tegas Reisa.

Dalam acara yang sama, dia menekankan vaksin booster juga aman bagi ibu hamil ataupun ibu menyusui. Apabila ibu dalam kondisi sehat, tak memiliki kendala dan sudah melalui trimester kedua, maka tak menjadi halangan ibu untuk ikut menjalankan vaksinasi COVID-19 itu.
 

Namun, disarankan para ibu untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan terlebih dahulu serta memeriksa jenis vaksin yang sudah ditentukan untuk digunakan pada ibu hamil seperti Sinovac maupun Pfizer.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan vaksin booster yang sudah mulai diberikan sejak 12 Januari 2022 lalu karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sudah mengeluarkan izin penggunaan dalam kondisi darurat (EUA).

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang baru mendapatkan dosis satu, diimbau untuk segera melengkapi dosis vaksinnya.

Sementara bagi yang sudah mendapatkan E-ticket melalui Aplikasi PeduliLindungi, diharapkan segera kembali mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan booster.

“Vaksin ini sudah pasti dijamin keamanannya dan sudah mendapatkan EUA dari pemerintah. Jadi sudah menjamin bahwa itu aman dan berkhasiat,” kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aturan masker longgar, kantor pemerintahan dan sekolah masih diawasi  
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:57 WIB
Satpol PP Sukoharjo, Jawa Tengah mengalihkan giat patroli dan pengawasan protokol kesehatan ke lingk...
 Raih WTP sepuluh kali berturut, Bupati Kudus: Jangan berpuas diri
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:22 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah kembali meraih predikat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ...
Sukoharjo terima opini WTP ketujuh dari BPK
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:11 WIB
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelola...
Kasat Lantas Polres Langkat bantu warga kurang mampu di Karang Gading
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:45 WIB
Kasat Lantas Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, AKP Hosea Ginting, berbagi sembako kepada sejumla...
BMKG : Dua hari kedepan wilayah NTB berpotensi diguyur hujan
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:14 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi terjadi hujan sedang hing...
Seorang ibu selamat setelah sempat ditarik buaya ke dalam sungai
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:39 WIB
Srimahwiyah (42) warga Gang Sepakat, Jalan Binjai Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Uta...
DPR ingatkan Kementan jangan remehkan PMK seperti awal COVID-19
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:39 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengingatkan agar Kementerian Pertanian (Kementan) tidak m...
Sri Mulyani: RI bertanggung jawab tangkap perubahan risiko global
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:01 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki tanggung jawab sebaga...
Sejumlah kawasan di Kaltara masih tergenang air
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:45 WIB
Sejumlah kawasan di tiga kabupaten di Kalimantan Utara masih tergenang air akibat meluapnya beberapa...
Menko Luhut: Sabar, investasi Tesla butuh waktu dan proses
Selasa, 24 Mei 2022 - 00:23 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan renc...
InfodariAnda (IdA)