MemoRI 19 Januari
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp300.000.000,00
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp300.000.000,00
Gayus Tambunan (Foto: Dok Okezone)

Elshinta.com - Hari ini 11 tahun lalu tepatnya 19 Januari 2011, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan divonis 7 tahun penjara.

Dikutip dari Harian Kompas, 20 Januari 2011, vonis itu terpaut jauh dari tuntutan jaksa yakni 20 tahun. Mantan pegawai pajak itu dinyatakan terbukti menyalahgunakan wewenang saat menjadi pegawai pajak, menyuap polisi dan hakim, serta memberikan keterangan palsu dalam proses penyidikan.

Sidang pembacaan putusan vonis di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dipimpin majelis hakim Albertina Ho. Saat putusan dibacakan, ruang pengadilan penuh sesak.

Majelis mengatakan, Gayus terbukti bersalah menyalahgunakan wewenang dan melakukan suap. Berikut di antaranya: 

  • Menyalahgunakan wewenang saat menangani keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal (SAT) sehingga merugikan negara Rp 570,92 juta.
  • Terbukti turut serta memberikan uang kepada polisi senilai total 10.000 dollar Amerika Serikat (AS).
  • Memberikan uang kepada hakim sebesar 40.000 dollar AS saat beperkara di PN Tangerang.
  • Memberikan keterangan palsu soal uangnya senilai Rp 28 miliar yang diduga berasal dari hasil korupsi.

Pada 22 Desember 2010 jaksa menuntut Gayus dengan 20 tahun penjara. Dalam tuntutannya, jaksa mencantumkan sejumlah hal yang memberatkan Gayus. Beberapa hal itu yaitu tidak menyesali perbuatannya, kembali melakukan tindak pidana, dan tidak ada hal yang meringankannya.

Putusan Hakim

Albertina Ho mengatakan, pertimbangan putusan hakim dibatasi hanya pada fakta persidangan. Hakim dinilai tidak mempertimbangkan tindak pidana lain yang dilakukan Gayus, seperti dugaan penyuapan kepada petugas Rumah Tahanan Brimob, Kelapa Dua, sehingga bisa keluar dari penjara dan dugaan pemalsuan paspor.

Majelis hakim juga memasukkan hal yang meringankan, antara lain terdakwa berterus terang, masih muda, memiliki anak-anak yang perlu dibimbing, dan belum pernah dihukum.

Wakil Ketua DPR RI saat itu Pramono Anung menilai, vonis atas Gayus, selain mengejutkan, juga ironis jika dibandingkan dengan tingginya harapan publik terhadap penuntasan kasus ini. Putusan itu menunjukkan kasus Gayus masih jauh dari selesai.

"Hukuman itu juga semakin membuktikan Gayus memiliki kekuatan di luar dirinya," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK temukan oknum pegawai musnahkan barang bukti kasus Wali Kota Ambon
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:43 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan oknum pegawai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permuk...
Terdakwa korupsi dana BOS SDN 19 Cakranegara divonis 5,5 tahun penjara
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:31 WIB
Terdakwa korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) periode 2015-2017 di SDN 19 Cakranegara, Kot...
Polresta Kendari tangkap gerombolan katapel panah yang resahkan warga
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:07 WIB
Petugas di Polresta Kendari di Sulawesi Tenggara menangkap kelompok diduga yang memanah memakai kata...
Dishub Kota Bandung imbau warga tetap perlu bermasker di ojek daring
Rabu, 18 Mei 2022 - 20:55 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Jawa Barat, mengimbau masyarakat tetap perlu menggunakan ma...
KPK geledah kantor Dinas PUPR dan Dinas PTMSP Ambon
Rabu, 18 Mei 2022 - 20:19 WIB
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Pen...
Kapolda Sulteng pastikan teroris DPO MIT Poso tersisa satu orang
Rabu, 18 Mei 2022 - 20:07 WIB
Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan tersangka kasu...
BNNP Kepri musnahkan sebanyak 10 kg sabu dari luar negeri
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:35 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau musnahkan narkotika jenis sabu sebanyak 10.12...
KPK konfirmasi Boyamin soal kedudukannya sebagai Direktur Bumi Rejo
Rabu, 18 Mei 2022 - 15:32 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI)...
Dugaan korupsi KMK BTN, Kejari Medan segera limpahkan berkas oknum ke pengadilan
Rabu, 18 Mei 2022 - 14:36 WIB
Pasca penyerahan barang bukti dan tersangka (tahap II) inisial E seorang oknum notaris/PPAT PT BTN K...
Polisi serahkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan eks kombatan GAM ke Kejari Aceh Utara 
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:35 WIB
Kepolisian Aceh Utara melimpahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana pembunuhan mantan GAM ke ...
InfodariAnda (IdA)