BNN gagalkan pengiriman 218,46 kg sabu-sabu dan 16.586 butir ekstasi
Elshinta
Senin, 17 Januari 2022 - 15:46 WIB |
BNN gagalkan pengiriman 218,46 kg sabu-sabu dan 16.586 butir ekstasi
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti berupa 218,46 kg sabu-sabu dan 16.586 butir pil ekstasi dari jaringan di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.

“Pengungkapan tiga kasus atau jaringan yang besar ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan dari Kedeputian Pemberantasan yang dipimpin oleh Plt Deputi Bidang Pemberantasan, yaitu dari Direktorat Intelijen, Interdiksi, dan dari Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN RI, serta dukungan dari BNNP setempat,” kata Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Ruang Ahmad Dahlan Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (17/1).

BNN RI mengamankan sebanyak 11 orang tersangka dari tiga jaringan tersebut, dengan rincian tiga orang tersangka dari jaringan Kalimantan Timur, lima orang tersangka dari jaringan Riau, dan tiga orang tersangka dari jaringan Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Golose memaparkan kronologi pengungkapan tiga jaringan tersebut. Pada awalnya, petugas BNN mendapatkan informasi tentang pengiriman narkotika dari Pontianak ke Balikpapan. Setelah pihaknya melakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua tersangka berinisial AM dan MN di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan, pada Jumat (7/1).

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil double cabin atau kabin ganda yang dikendarai para tersangka dan menyita 10 bungkus tas China berisi sabu-sabu seberat 10,57 kg.

“Pengembangan pun dilakukan oleh petugas BNN hingga akhirnya berhasil mengamankan IK di parkiran sebuah rumah sakit di daerah Balikpapan,” kata dia.

Terkait kasus kedua, BNN RI mengungkap jaringan narkotika di daerah Dumai, Provinsi Riau pada Sabtu (8/1). Petugas BNN berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial AJ dan YT di daerah Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai dengan barang bukti sabu-sabu seberat 10,56 kg.

Tidak berselang lama, tutur Golose melanjutkan, petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial RS dan RA yang berada tidak jauh dari TKP pertama. Melalui RS dan RA, petugas menyita sabu-sabu seberat 36,87 kg dan ekstasi sebanyak 16.586 butir.

“Mulai ada lagi pengiriman atau masukan ekstasi ke wilayah Indonesia,” ucap Golose.

Petugas BNN dengan aktif melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap tersangka berinisial EP, berikut barang bukti sabu-sabu seberat 128,82 kg di Dumai pada 10 Januari 2022. Dari jaringan Riau, BNN berhasil menyita sabu-sabu sebanyak 176,26 kg.

Lebih lanjut, BNN RI melakukan penangkapan pada tiga orang tersangka berinisial RAH, ARD, dan JUL yang merupakan bagian dari jaringan ketiga, yakni jaringan Kalimantan Barat pada Jumat (14/1). Petugas BNN melakukan penangkapan tersebut di sebuah perumahan di daerah kelurahan Saigon, Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, petugas menyita sabu-sabu seberat 31,63 kg.

Pengungkapan ketiga jaringan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen BNN dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia.

“Kita tidak diam, tetapi terus bergerak dalam menggelorakan perang terhadap narkoba. 'War on drugs' (perang melawan narkotika),” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasangan suami istri dan kedua orang tua di Langkat terlibat pembunuhan berencana 
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:57 WIB
Polres Langkat, Sumatera Utara menggelar konferensi pers penemuan potongan tulang manusia korban pem...
Polres Karawang ungkap kasus pembunuhan yang direkayasa gantung diri
Senin, 23 Mei 2022 - 15:36 WIB
Polres Kabupaten Karawang mengungkap kasus pembunuhan seorang anak yang direkayasa dengan peristiwa ...
Aksi pencurian sawit, Koperasi Serba Usaha Agro Sumber Sejahtera rugi Rp7,2 miliar
Senin, 23 Mei 2022 - 12:58 WIB
Koperasi Serba Usaha Agro Sumber Sejahtera mengalami kerugian sebesar Rp7,2 Milyar akibat pencurian ...
Polisi selidiki kasus pembunuhan ibu rumah tangga di OKU Sumsel
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:45 WIB
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menyelidiki kasus pemb...
Polda Jateng terus dalami dugaan rudapaksa terhadap bocah perempuan di Sragen
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:36 WIB
Berita tentang orang tua yang mencari kejelasan tentang penanganan kasus anaknya yang diberitakan di...
Remaja Wonosobo tega bunuh gadis teman kencannya
Sabtu, 21 Mei 2022 - 15:57 WIB
Kasus pembunuhan yang menimpa gadis di bawah umur berinisial FA (14) warga Kecamatan Sruweng, Kabupa...
Polisi selidiki kasus pelemparan bom molotov di Aceh Barat
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:48 WIB
Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat terus menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah warga m...
Tolak kriminalitas, masyarakat Batak di DIY gelar unjuk rasa damai
Senin, 16 Mei 2022 - 14:55 WIB
Pemuda Batak Bersatu DPD DIY menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut dengan ist...
Dua warga Indrapuri ditembak, polisi buru pelaku
Minggu, 15 Mei 2022 - 15:36 WIB
Dua warga Aceh Besar atas nama Maimun (38) dan Ridwan (38) ditembak orang tak dikenal (OTK) di Desa ...
Selama masa lebaran angka kriminalitas di Jateng meningkat hingga 295 persen
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:34 WIB
Selama masa Lebaran 2022 angka kriminalitas di Jawa Tengah meningkat hingga 295 persen kata Kapolda ...
InfodariAnda (IdA)