Pemerintah Kota Bandarlampung segera perbaiki drainase di titik-titik rawan banjir
Elshinta
Senin, 17 Januari 2022 - 13:55 WIB |
Pemerintah Kota Bandarlampung segera perbaiki drainase di titik-titik rawan banjir
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bandarlampung di Provinsi Lampung berencana memperbaiki drainase di 20 titik yang rawan banjir di wilayahnya mulai Februari 2022.

"Insya Allah Februari akan kita laksanakan perbaikan drainase, semoga berjalan dengan lancar," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Senin.

Perbaikan drainase, ia melanjutkan, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandarlampung untuk menanggulangi banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandarlampung Iwan Gunawan mengatakan bahwa bahwa perbaikan drainase pada tahap awal akan diprioritaskan di daerah-daerah yang paling rawan menghadapi banjir.

"Lokasi drainase tersebar. Tidak satu kecamatan satu, namun berdasarkan survei yang telah dilakukan," katanya.

"Tidak semua perbaikan drainase pakai box culvert tapi menyesuaikan kondisi di lapangan," ia menambahkan.

Wali Kota mengatakan bahwa selain memperbaiki drainase, pemerintah kota berencana membenahi kawasan sungai dan ruas-ruas jalan.

"Beberapa sungai-sungai besar juga akan dipercantik, selain itu kita juga akan benahi 600 ruas jalan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DLHK sebut Sungai Bengkulu tercemar bakteri Escherichia Coli
Jumat, 20 Mei 2022 - 18:38 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa Sungai Bengkulu tela...
Tim KLHK tangani pembuangan limbah B3 di kawasan hutan Karawang
Kamis, 19 Mei 2022 - 15:40 WIB
Tim Direktorat Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menangani pe...
Warga Pebayuran Bekasi minta tutup TPS ilegal
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:19 WIB
Warga Kampung Kobak Rante, Desa Karang Reja, Kabupaten Bekasi meminta pemerintah daerah segera menut...
Pohon terbesar di dunia itu tumbuh di Agam
Senin, 16 Mei 2022 - 18:36 WIB
Sebatang pohon kayu medang (Litsea Sp) tumbuh terjaga di kawasan hutan rakyat di Jorong Ambacang, Na...
DLH Tanjungpinang catat pemudik produksi 315,27 ton sampah
Jumat, 13 Mei 2022 - 18:43 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mencatat para pemudik selam...
Danau Cirata dipenuhi sampah usai libur Lebaran
Senin, 09 Mei 2022 - 17:39 WIB
Objek wisata Waduk Cirata yang membentang di wilayah Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat dipenuhi ...
Tumpahan minyak bio solar cemari pinggir Pantai Hagu Lhokseumawe
Rabu, 27 April 2022 - 15:34 WIB
Masyarakat Desa Hagu Selatan mengeluh akibat adanya tumpahan minyak bio solar di pangkalan bongkar m...
Krisis iklim sebabkan jutaan anak Indonesia tanggung beban berat
Minggu, 24 April 2022 - 13:55 WIB
Laporan global organisasi `Save the Children` berjudul `Born into the Climate Crisis` menyebut krisi...
Warga pulau di Touna budi daya terumbu karang dari tempurung kelapa
Minggu, 17 April 2022 - 07:25 WIB
Warga Pulau Kabalutan di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Su...
DLH DKI kumpulkan 4,59 ton sampah dari Monas dan Senayan
Selasa, 12 April 2022 - 15:24 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengumpulkan 13 meter kubik atau sekitar 4,59 ton sampah ...
InfodariAnda (IdA)