Warga terdampak banjir di Selaawi Garut kembali beraktivitas biasa
Elshinta
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:44 WIB |
Warga terdampak banjir di Selaawi Garut kembali beraktivitas biasa
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga yang daerahnya terdampak bencana banjir luapan Sungai Cikuya, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat sudah kembali beraktivitas biasa, kondisi lingkungan yang sebelumnya kotor sudah dibersihkan secara gotong royong.

"Jalur lalin sudah bisa dilalui kembali, pemukiman sudah sebagian bersih kembali oleh warga setempat dibantu petugas Damkar dan relawan," kata Camat Selaawi Ridwan Efendi saat dihubungi di Garut, Sabtu (15/1).

Ia menuturkan hujan deras mengguyur wilayah Garut, Kamis (13/1) petang menyebabkan air Sungai Cikuya meluap hingga menyebabkan banjir masuk ke pemukiman rumah warga di lima desa.

Beruntung banjir tersebut, lanjut dia, tidak menimbulkan korban jiwa, air sudah cepat surut, kemudian aliran sungai juga sudah normal.

"Kondisi sekarang sudah semakin terkendali," katanya.

Ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Garut akan menanggulangi dan menyiapkan bantuan untuk daerah yang terdampak banjir tersebut.

"Lain-lainnya akan dilakukan asesmen kembali bersama SKPD terkait untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Bencana alam banjir dan longsor melanda Kecamatan Selaawi itu terjadi sesaat setelah hujan deras dan berangsur lama mengguyur wilayah Garut.

Banjir tersebut sempat menggenangi pemukiman rumah warga dengan ketinggian air sekitar lutut orang dewasa, meski kebanjiran warga tetap bertahan di rumahnya, tidak ada yang mengungsi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Guguran lava pijar meluncur tujuh kali dari Gunung Merapi
Jumat, 27 Mei 2022 - 11:29 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi ...
27 Mei 2006: Gempa M 5,9 guncang pagi hari di Yogyakarta
Jumat, 27 Mei 2022 - 06:00 WIB
27 Mei 2006, gempa kuat mengguncang Yogyakarta dan dirasakan sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa T...
Sahabat Ganjar gelar baksos korban terdampak rob Semarang
Kamis, 26 Mei 2022 - 19:05 WIB
Musibah banjir rob terjadi di beberapa kawasan pantai utara Semarang pada Senin (23/5) yang lalu. Ba...
BMKG prediksi banjir rob di sebagian Jawa berlangsung hingga 25 Mei
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pasang surut, kondisi banjir pesisi...
Mengapa Kaltara kian rawan banjir?
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:25 WIB
Banjir di Kalimantan Utara hakikatnya bukan perkara baru. Pasalnya kawasan pemukiman sejak ratusan ...
Banjir rob 2 meter lebih landa pesisir Kota Semarang
Selasa, 24 Mei 2022 - 00:07 WIB
Peristiwa banjir rob atau air pasang yang melimpas ke daratan dengan ketinggian 2 meter lebih meland...
BPBD: Banjir rob berdampak ke semua kecamatan di Banjarmasin
Senin, 23 Mei 2022 - 15:25 WIB
Banjir rob berdampak ke semua wilayah kecamatan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, me...
BPBD Agam belum terima laporan soal kerusakan bangunan akibat gempa
Senin, 23 Mei 2022 - 13:24 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam di Provinsi Sumatera Barat sampai saat ini...
Wiku: Achmad Yurianto tokoh yang tenang dalam penanganan COVID-19
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:14 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menyatakan mantan Juru Bicara Penanganan COVID-19, ...
Semua korban longsor Cijeruk Bogor sudah ditemukan
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:04 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eneng (30) korban longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang,...
InfodariAnda (IdA)