Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri minta proses prokes hingga karantina PPLN diperketat
Elshinta
Sabtu, 15 Januari 2022 - 20:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri minta proses prokes hingga karantina PPLN diperketat
Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Benoa, Bali untuk memastikan proses penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga pelaksanaan masa karantina, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian Omicron. 

Sigit meminta kepada Forkopimda Bali, untuk terus melakukan penguatan juga pengetatan proses pemeriksaan prokes hingga menuju ke tahapan karantina terhadap PPLN. Baik Anak Buah Kapal (ABK) usai bekerja di luar negeri, maupun wisatawan asing, yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Benoa, Bali ini. 

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Dan juga ada beberapa wisatawan yang menggunakan Yacht yang masuk lewat Pelabuhan Benoa. Jadi dari proses masuknya kita ingin mengetahui bagaimana proses pemeriksaan khususnya terkait dengan masalah prokes. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit usai meninjau Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1).

Dalam peninjauannya, Sigit menyebut, petugas akan melakukan tes Swab antigen ke ABK dan wisatawan asing di atas kapal sebelum dilanjutkan ke proses karantina. Demi memperkuat pengawasan, Sigit juga mengimbau untuk para PPLN tersebut mengunduh aplikasi Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. 

Pada proses selanjutnya, Sigit mengungkapkan, para PPLN juga akan dilakukan Swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Setelah itu, para PPLN akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. 

"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi. Demikian juga bagi wisatawan ataupun ABK yang sudah laksanakan Swab PCR. Selanjutnya dibawa ke tempat karantina yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Gubernur," ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dari tinjauannya secara langsung, Sigit mengakui proses penegakan prokes hingga karantina sudah berjalan dengan baik. Walaupun, kata Sigit, tetap harus ada penyesuaian dan penyempurnaan lagi kedepannya. 

"Saya kira beberapa hal itu yang tentunya kedepan akan terus kita perbaiki dan kita sempurnakan," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut dalam rilis yang diterima Kontributor Elshinta, Franky Pangkei.

Menurut Sigit, perkembangan varian Omicron di Indonesia saat ini didominasi oleh penyebaran Imported Case yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sebab itu, Sigit menekankan pentingnya penegakan prokes dan karantina di Pelabuhan Benoa, yang notabene menjadi salah satu pintu masuk Indonesia. 

"Karena itu kita juga menjaga yang melalui Pelabuhan Benoa juga dalam kondisi melalui standar operasional prosedur yang sama. Terkait dengan proses prokes sebelum masuk ke karantina," tutur Sigit.

Sigit menyebut, dengan diterapkannya aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Pelabuhan Benoa, maka pengawasan PPLN yang melakukan karantina akan semakin kuat. Lantaran, lanjut Sigit, hal itu bisa mencegah adanya potensi PPLN yang tidak menjalani karantina. 

"Kita juga tempatkan petugas aplikasi yang bisa memonitor bagi masyarakat ataupun wisatawan dan ABK yang di karantina. Dan bila kemudian kabur maka dengan aplikasi kita persiapkan akan berikan notifikasi. Sehingga kemudian, kita bisa segera melakukan pencarian dan membawa kembali masuk. Saya kira rangkaian dari bagaimana laksanakan prokes hingga pengawasan karantina dan memastikan pelaksanaan karantina bisa dilaksanakan secara disiplin ini tentu menjadi bagian yang terus kita awasi," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit mengapresiasi Forkopimda Bali yang telah bekerja keras memastikan seluruh rangkaian protokol kesehatan dan karantina bagi PPLN berjalan dengan baik. Menurutnya, semua ini dilakukan untuk menjaga masyarakat serta tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 saat ini. 

Kemudian, Sigit menjelaskan, upaya secara optimal yang dilakukan ini juga sebagai antisipasi pencegahan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. 

"Ini butuh sinergitas, soliditas dari seluruh stakeholder, dan masyarakat untuk kemudian kembali waspada walapun sudah vaksin dua kali. Tetap laksanakan prokes. Pemerintah juga sudah berikan ruang untuk booster terhadap yang sudah vaksin lebih dari enam bulan agar  dimanfaatkan. Sehingga kita yakin seluruh masyarakat terjaga imunitas dan kekebalannya dari ancaman terhadap varian baru ataupun lama. Karena kondisi dari imunitasnya yang mungkin tentu harus diperkuat kembali dengan booster," kata Sigit.

Sebelum meninjau penegakan protokol kesehatan dan proses karantina di Pelabuhan Benoa, Sigit beserta rombongan juga menyempatkan melihat secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tingkatkan `skill` dan kompetensi, Polres Lhokseumawe benahi sarana lapangan tembak
Sabtu, 28 Mei 2022 - 16:23 WIB
Guna meningkatkan skill dan kompetensi personil, sejumlah personil Polres Lhokseumawe bergotong royo...
Kasad dukung kerja sama militer dengan Angkatan Darat Australia
Sabtu, 28 Mei 2022 - 06:01 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman mendukung peningkatan kerja sama...
Tim URC Siagam Polres Lhokseumawe patroli antispasi gangguan kamtibmas
Jumat, 27 Mei 2022 - 17:44 WIB
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Siagam Polres Lhokseumawe melakukan patroli preventif guna mengantisipas...
Jelang ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih, polisi turun sisir gereja dengan metal detektor
Rabu, 25 Mei 2022 - 20:26 WIB
Aparat Polres Sukoharjo, Jawa Tengah melaksanakan prosedur sterilisasi gereja menjelang perayaan Ken...
Panglima TNI dukung penunjukan Andi Chandra jadi Penjabat Bupati Seram
Rabu, 25 Mei 2022 - 20:09 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung keputusan pemerintah menunjuk Kepala BIN Sulawesi...
Terima kunjungan Lemhanas Inggris, Kepala BNPT ajak bersama perangi terorisme
Rabu, 25 Mei 2022 - 17:05 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen. Pol. Boy Rafli Amar bersama Deputi Bi...
Pelayanan publik Polresta Sidoarjo diganjar `Presisi Awards` oleh Lemkapi
Rabu, 25 Mei 2022 - 14:55 WIB
Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi Kapolresta Sidoarjo beserta ja...
TNI lakukan percepatan pembangunan sumur bor di Mukomuko
Selasa, 24 Mei 2022 - 08:51 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan percepatan pembangunan sumur bor untuk mengatasi kebutuha...
Panglima TNI tanggapi soal kerawanan IKN dari serangan udara
Senin, 23 Mei 2022 - 17:22 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa angkat bicara soal kerawanan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) N...
Pimpin apel, Kapolres Lhokseumawe ingatkan anggota untuk tingkatkan disiplin 
Senin, 23 Mei 2022 - 12:08 WIB
- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengingatkan kepada anggota akan pentingnya sikap disiplin ...
InfodariAnda (IdA)