Manggarai Timur mulai vaksin anak usia 6-11 tahun
Elshinta
Sabtu, 15 Januari 2022 - 17:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Manggarai Timur mulai vaksin anak usia 6-11 tahun
Sumber foto: Yos A Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Manggarai Timur, provinsi Nusa Tenggara Timur Agas Andreas, bersama Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho, mencanangkan sekaligus memantau proses vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 Tahun Tingkat Kabupaten Manggarai Timur, dilaksanakan pada Jumat (14/01).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dan didukung oleh Polres Manggarai Timur dan Koramil 1612-04 Borong. Untuk kegiatan pencanangan ini, melibatkan 6 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Borong. Vaksin yang digunakan adalah CoronaVac dan Sinovac yang dinilai aman pada anak usia 6-11 tahun  dan dapat ditoleransi dengan baik. 

Dalam sambutannya Bupati Matim Agas Andreas menjelaskan, berdasarkan surat dari Kemneterian Kesehatan Republik Indonesia Nomor: SR.02.06/11/65/2022 tanggal 4 Januari 2022, Kabupaten Manggarai Timur adalah salah satu kabupaten yang cakupan vaksinasi dosis 1 telah melebihi 70% dan vaksin untuk lansia telah melebihi 60%. Untuk itu maka bersama Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata, Kabupaten Manggarai Timur dapat melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.

"Vaksinasi untuk anak-anak sangat penting, maka semua pihak, terutama orang tua harus memberikan pemahaman dan keyakinan kepada anak-anak tentang pentingnya vaksinasi Covid-19," tegasnya seperti yang dialporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Sabtu (15/01).

Dikatakannya, anak-anak adalah komunitas yang paling rentan terhadap bencana, termasuk bencana non-alam, seperti Covid-19.  "Saya berharap orang tua mendukung pelaksanaan vaksin ini dengan memberikan informasi kepada anak mengenai pentingnya vaksin," ungkapnya.

Politisi PAN itu juga mengajak agar orang tua sebaiknya mendampingi anak-anak pada saat pelaksanaan vaksin, sehingga memberikan kenyamanan pada anak. 

"Anak-anak yang nyaman akan memudahkan petugas pada saat proses vaksinasi. Anak nyaman petugas aman.” tambahnya.

Agas juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah bekerja maksimal sehingga cakupan vaksinasi Matim bisa melampaui target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan mendapatkan vaksinasi untuk anak dan vaksin booster.

Ia memaparkan, di NTT, hanya 3 Kabupaten yang melaksanakan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun dan vaksin booster yaitu Matim, Mabar dan Lembata. Hal tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemda dalam hal ini Dinkes yang didukung oleh masyarakat Manggarai Timur secara keseluruhan. 

"Saya minta kepada pada tenaga kesehatan untuk tetap ramah dan  melayani masyarakat khususnya anak-anak dengan keramahan dan kelemahlembutan. Mereka adalah anak-anak kita, jangan sampai mereka takut kepada tenaga kesehatan dan akhirnya tidak mau divaksin," jelas Agas.

Bupati Manggarai Timur bersama Kapolres dan pimpinan Perangkat Daerah yang hadir selanjutnya melaksanakan pemantauan pelaksanaan vaksin sambil berbincang dengan anak-anak dan orang tua yang hadir.

Pada kesempatan ini juga diserahkan Piagam Penghargaan kepada SDK St. Eduardus yang dinilai berhasil menerapkan Protokol Kesehatan 3T (testing, tracing, treatment) dengan baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menperin ajak industri kimia Jepang ekspansi investasi di Indonesia
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:27 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengajak perusahaan-perusahaan kimia di ...
Bursa kerja di Kota Mojokerto sediakan 1.575 lowongan
Selasa, 28 Juni 2022 - 23:01 WIB
Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, menggelar bursa kerja mini yang menyediakan sebanyak 1.575 lo...
Warga apresiasi KPK tetapkan tersangka baru korupsi APBD Tulungagung
Selasa, 28 Juni 2022 - 22:01 WIB
Sejumlah warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memberi apresiasi positif langkah KPK melanjutk...
Tingkat kesembuhan hewan PMK di Tangerang capai 80 persen
Selasa, 28 Juni 2022 - 19:08 WIB
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten menyampaikan tingkat kesembu...
Menteri PPPA: Pemberdayaan perempuan solusi masalah perempuan dan anak
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:46 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan pemberdayaan perem...
Plt Bupati Langkat tegaskan ASN harus jadi pelayan masyarakat 
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:12 WIB
Plt Bupati Langkat,  Syah Afandin  membuka sosialisasi/bimtek implementasi core values aparatur si...
306 hewan ternak di Lebak positif terpapar Penyakit Mulut dan Kuku
Selasa, 28 Juni 2022 - 13:46 WIB
Sebanyak 306 ekor hewan ternak besar di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, teridentifikasi positif te...
Menko PMK usulkan ganti rugi dan relaksasi peternak
Selasa, 28 Juni 2022 - 11:35 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) belum bisa menentukan ganti ...
 Kapolda Sumut dorong Rumah Kebangsaan Cipayung Plus, terwujud
Selasa, 28 Juni 2022 - 11:24 WIB
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menerima audiensi dan silaturahim elemen mahasi...
Upaya RI damaikan Rusia-Ukraina, ini kata pengamat
Selasa, 28 Juni 2022 - 10:34 WIB
 Perang Rusia dengan Ukraina, bukan sekadar persoalan kedua negara atau Rusia dengan blok Barat, ta...
InfodariAnda (IdA)