Kemendikbudristek sosialisasikan kurikulum prototipe di Banten

Elshinta
Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:55 WIB |
Kemendikbudristek sosialisasikan kurikulum prototipe di Banten
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyosialisasikan kurikulum prototipe atau kurikulum darurat di Provinsi Banten untuk pemulihan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mensosialisasikan kurikulum prototipe atau kurikulum darurat di Provinsi Banten untuk pemulihan pembelajaran di masa pandemi COVID-19. ​​​​​​​

"Kami berharap kurikulum prototipe ini nantinya dapat dilaksanakan di Provinsi Banten selama pandemi yang menunjukkan berkurangnya pengetahuan (learning loss), " kata Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek, Zulfikri Anas saat sosialisasi kurikulum dalam rangka perbaikan pembelajaran di Lebak, Banten, Sabtu.

Kegiatan sosialisasi kurikulum prototipe dihadiri ratusan peserta dari perwakilan asosiasi profesi guru, perguruan tinggi, guru, kepala sekolah, pengawas, hingga lembaga masyarakat di Provinsi Banten.

Kurikulum darurat efektif memitigasi learning loss, karena membantu guru untuk fokus pada materi esensial. Dampaknya, guru dapat menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi dasar.

Kurikulum darurat ini juga memberi fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid (teach at the right level). "Ini yang menjadi latar belakang pengembangan kurikulum prototipe,” ujar Zulfikri

Zulfikri menyampaikan kurikulum prototipe telah diterapkan di sekolah penggerak pada tahun 2021. Pada tahun ini, kurikulum prototipe menjadi salah satu kurikulum yang dapat dipilih oleh sekolah yang berminat, selain kurikulum 2013 dan kurikulum darurat.

“Keputusan terpenting ada di bapak ibu semua, jadi saat ini tidak ada perintah wajib, tapi pilihan. Ada empat kurikulum yang bisa dipilih, salah satunya adalah kurikulum prototipe,” katanya.

Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni yang hadir dalam sosialisasi ini menuturkan kurikulum prototipe memangkas waktu pembelajaran yang terkait teori. Dalam kurikulum ini, pembelajaran akan lebih banyak dilakukan berbasis proyek.

“Kurikulum prototipe ini memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan potensi siswa. Karena, berbasis proyek, siswa bisa mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki secara maksimal,” kata Ali Zamroni.

Ali Zamroni menyatakan dirinya sepakat dengan rencana Kemendikbudristek untuk melakukan sosialisasi kurikulum prototipe secara masif.

Bahkan, dirinya mengusulkan pemangku kepentingan di bawah dinas pendidikan baik provinsi, kabupaten, maupun kota harus menjadi ujung tombak dalam sosialisasi.

"Kebijakan yang bagus, jika diketahui masyarakat secara luas akan lebih mudah untuk diterapkan. Sebuah kebijakan yang tidak diketahui masyarakat, meskipun bagus, akan banyak terdapat penolakan,” jelas Ali Zamroni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tabrani mengatakan melalui sosialisasi ini kegundahan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan di Provinsi Banten sedikit terjawab, meskipun baru dua kabupaten/kota yang memiliki sekolah penggerak, yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang.

"Hari ini kita memahami bahwa kurikulum ini dirancang untuk menyederhanakan pembelajaran, yang harapannya dapat meringankan beban guru sekaligus mengembangkan potensi anak,” ujarnya.

Pada tahun 2022, kata dia, setelah Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang, ada dua daerah lagi yang akan menjadi target sekolah penggerak di Banten, yaitu Cilegon dan Lebak.

Tabrani menjelaskan kurikulum prototipe memang dimulai dari sekolah-sekolah penggerak. Bagi sekolah yang belum menjadi sekolah penggerak menjadi opsi, artinya sekolah boleh melaksanakan atau tidak.

Tabrani mengajak kepada sekolah penggerak di Banten untuk mengimbaskan kurikulum prototipe kepada sekolah-sekolah lain di sekitarnya. Namun, yang namanya pengimbasan sifatnya hanya mengajak kepada sekolah-sekolah yang akan diimbas, tidak bisa dipaksakan karena menyangkut soal kesiapan.

Kepala SD Negeri 2 Bintang Resmi, Cipanas, Kabupaten Lebak Nurbeti mengatakan sekolah yang dipimpinnya menyambut baik hadirnya kurikulum prototipe. Karena, tantangan yang besar untuk menjalankan kurikulum 2013 secara utuh di masa pandemi.

"Di daerah kami tidak semua anak memiliki fasilitas teknologi yang memadai, jaringan juga susah. Jadi, memang sangat kesulitan,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SD Negeri 1 Luhur Jaya, Luna Starlinsky yang menyebut hadirnya kurikulum prototipe ini memberi harapan baru agar anak-anak didiknya bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Ia mengaku selama pandemi, selain PTM terbatas, guru-guru di sekolah harus menyambangi murid ke rumah-rumah untuk menyampaikan materi pelajaran. Akibatnya, sulit bagi para guru untuk menuntaskan kewajiban kurikulum. “Anak-anak yang rumahnya berdekatan berkumpul di satu rumah, nanti gurunya ke sana. Itu hampir setiap hari,” ujarnya.

Kesulitan yang sama tidak hanya dirasakan oleh para guru dan kepala sekolah, tapi juga pengawas.

Ketua kelompok kerja pengawas sekolah di kelurahan Cipanas Yulyadi mengamini apa yang diungkapkan oleh para kepala sekolah.

Ia mengaku kurangnya tenaga pengawas sulit baginya untuk memastikan setiap guru menuntaskan kurikulum. “Sekolah di Lebak ada sekitar 700, sementara pengawas hanya ada 35 orang. Saya sendiri harus mengawasi 27 sekolah, itu tantangan yang luar biasa,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Meningkatnya kekerasan seksual di perguruan tinggi jadi bahasan GSF
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Meningkatnya kekerasan seksual di perguruan tinggi jadi bahasan GSF

Kekerasan seksual di pendidikan tinggi di Indonesia ini menjadi topik yang dibahas Gender Studies Fo...
Cicipi sorgum ala fine dining, Moeldoko puji kreasi siswa SMK PGRI 2 Kudus
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:36 WIB

Cicipi sorgum ala fine dining, Moeldoko puji kreasi siswa SMK PGRI 2 Kudus

Pemerintah saat ini mendorong pemanfaatan sorgum sebagai alternatif pengganti gandum, Kepala Staf Ke...
UMY Grace kembali dihelat, wadah inovasi mahasiswa dan perluas relasi internasional
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:35 WIB

UMY Grace kembali dihelat, wadah inovasi mahasiswa dan perluas relasi internasional

Selaras dengan pengarus utamaan Sustainable Development Goals (SDGs), peran sentral generasi muda di...
 Lima mahasiswa Universitas Majalengka lolos Program Magenta PT Pegadaian
Rabu, 10 Agustus 2022 - 16:22 WIB

Lima mahasiswa Universitas Majalengka lolos Program Magenta PT Pegadaian

Lima mahasiswa Universitas Majalengka (Unma) lolos program Magenta (Magang Generasi Emas Bertalenta)...
Dies Natalis ke-18 SMK Bancak undang pendiri sekolah
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:48 WIB

Dies Natalis ke-18 SMK Bancak undang pendiri sekolah

SMK Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menggelar Dies Natalis ke-18 dengan berbagai kegiatan sa...
Lima Guru Besar kembali dikukuhkan Universitas Negeri Malang
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:34 WIB

Lima Guru Besar kembali dikukuhkan Universitas Negeri Malang

Lima Guru Besar kembali dikukuhkan Universitas Negeri Malang (UM). Pengukuhan dilakukan dalam Sidang...
 Anak-anak Papua gembira dapat perlengkapan sekolah dari Pos Satgas
Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:55 WIB

Anak-anak Papua gembira dapat perlengkapan sekolah dari Pos Satgas

Satgas Pamtas RI PNG Yonif Raider 142/KJ membagikan peralatan sekolah berupa baju, tas dan alat tuli...
Sebanyak 21 orang Pramuka asal Langkat ikuti Jambore Nasional XI/2022
Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:05 WIB

Sebanyak 21 orang Pramuka asal Langkat ikuti Jambore Nasional XI/2022

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, mewakili Plt Bupati Langkat, melepas keberangkatan pesert...
Siswa tunarungu dan wicara menyapa Gubernur Jateng dengan isyarat
Rabu, 10 Agustus 2022 - 11:24 WIB

Siswa tunarungu dan wicara menyapa Gubernur Jateng dengan isyarat

Keceriaan tampak sekali di wajah Riska Nur Aini, siswa kelas XI SLB B Yakut Purwokerto. Saat teman-t...
 Satgas Yonif 126/KC jadi tenaga pendidik di perbatasan Papua
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:46 WIB

Satgas Yonif 126/KC jadi tenaga pendidik di perbatasan Papua

Meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda di perbatasan, Satgas Yonif 126/KC Pos Tata...

InfodariAnda (IdA)