Pakar: Perempuan merokok disebabkan oleh kesehatan mental tak stabil
Elshinta
Rabu, 12 Januari 2022 - 23:15 WIB |
Pakar: Perempuan merokok disebabkan oleh kesehatan mental tak stabil
Ilustrasi (Pexels)

Elshinta.com - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan bahwa banyaknya perempuan yang merokok disebabkan oleh kondisi kesehatan mental yang tak stabil.

“Kalau laki-laki, ini memang karena lingkungan yang lebih dominan. Tapi kalau perempuan, lebih dari dalam dirinya. Itu yang harus dimanajemen dengan baik,” kata Hermawan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Hermawan menyebutkan, motif yang menyebabkan seorang perempuan menjadi perokok agak berbeda dengan laki-laki. Beberapa motif tersebut dapat dilatarbelakangi oleh gaya hidupnya, kondisi stres, sedang melarikan diri dari suatu masalah seperti perasaan diremehkan.
 

Akhirnya, motif-motif itu memberikan guncangan psikologis yang menyebabkan seorang perempuan cenderung memilih untuk merokok.

“Kalau pada perempuan, merokok itu biasanya bukan dari sesuatu yang ikut-ikutan. Tetapi memang menjadi pilihan,” ujar dia.

Berbeda dengan perokok laki-laki yang umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti mencontoh perilaku dari orang terdekatnya.

Oleh sebab itu, diperlukan manajemen stres yang baik, terbukanya sebuah pemikiran dan edukasi yang dimiliki untuk menjadi dasar sehingga perempuan memahami buruknya mengkonsumsi rokok.

Namun, manajemen itu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental dan juga perilakunya.

Sehingga kondisi lingkungan diharapkan dapat membantu seorang perempuan tidak ikut mengkonsumsi rokok.

“Ini yang menyebabkan harus ditelusuri apa faktor perempuan itu bisa merokok. Apakah dia punya masalah atau betul-betul stres atau lingkungan pertemanan yang menarik dia pada perilaku bebas untuk merokok,” tegas Hermawan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes: Gejala berat hepatitis akut misterius muncul dalam dua pekan
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:57 WIB
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan gejala berat pasien hepatitis aku...
Tidur bisa membantu proses emosi
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:59 WIB
Para peneliti di Departemen Neurologi Universitas Bern dan Rumah Sakit Universitas Bern mengidentifi...
Dokter sarankan cukup istirahat cegah masalah kesehatan usai liburan
Senin, 16 Mei 2022 - 13:07 WIB
Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Tanjung Priok dr. Siti Rosidah memberikan sejuml...
Diet sehat bantu lawan depresi pada pria muda
Senin, 16 Mei 2022 - 11:55 WIB
Pria muda yang semula menerapkan pola makan yang buruk dan memiliki gejala depresi, saat mereka bera...
Orang dengan kecemasan dan depresi berisiko terkena penyakit kronis
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:01 WIB
Sebuah studi retrospektif berjudul `Asosiasi Depresi dan Kecemasan Dengan Akumulasi Kondisi Kronis`,...
Spektrum - Menggerus hepatitis misterius
Sabtu, 14 Mei 2022 - 12:55 WIB
Masyarakat baru saja merasakan pelonggaran pembatasan aktivitas menyusul kian terkendalinya kasus C...
Lima mitos seputar penggunaan tabir surya
Sabtu, 14 Mei 2022 - 12:25 WIB
Sunscreen atau tabir surya merupakan salah satu tahapan perawatan kulit yang sangat penting untuk me...
Tips kembalikan pola makan sehat usai Lebaran
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:52 WIB
Momen setelah Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk men...
Pakar: Pola makan dan nutrisi seimbang bantu sehatkan sel tubuh
Kamis, 12 Mei 2022 - 22:57 WIB
Pakar nutrisi dari Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Nutrition, Susan Bowerman ...
Peminum kopi perlu pastikan kebutuhan kalsium terpenuhi dulu
Kamis, 12 Mei 2022 - 19:09 WIB
Orang-orang yang suka meminum kopi sebaiknya memastikan asupan kalsiumnya tercukupi dulu, demikian s...
InfodariAnda (IdA)