Pengadilan terima pengajuan banding dua terdakwa korupsi benih jagung
Elshinta
Rabu, 12 Januari 2022 - 18:06 WIB |
Pengadilan terima pengajuan banding dua terdakwa korupsi benih jagung
Gedung Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Mataram. ANTARA/Dhimas B.P

Elshinta.com - Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Mataram menerima berkas pengajuan banding dari dua terdakwa pidana korupsi proyek pengadaan benih jagung varietas balitbang III oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Nusa Tenggara Barat.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Tipikor Mataram Fadhli Hanra di Mataram, Rabu, mengonfirmasi bahwa dua terdakwa yang mengajukan banding terhadap putusan pengadilan tingkat pertama tersebut adalah Husnul Fauzi dan Ida Wayan Wikanaya.

"Pengajuan banding kami terima dari dua terdakwa, atas nama Husnul Fauzi dan Ida Wayan Wikanaya," kata Fadhli.

Perihal pengajuan upaya hukum lanjutan tersebut, kuasa hukum Ida Wayan Wikanaya, Iskandar turut menyatakan hal senada dengan pihak pengadilan.

Dia menerangkan bahwa berkas pengajuan banding untuk terdakwa Wikanaya disampaikan Selasa (12/1) pagi.

"Iya, pagi tadi kami ajukan (banding) ke pengadilan," ujar Iskandar.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum menanggapi kabar demikian dengan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan turut mengajukan banding ke pengadilan.

"Karena mereka banding, pastinya kami juga akan banding," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Mataram I Wayan Suryawan mewakili tim Jaksa Penuntut Umum.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Mataram pada Jumat (7/1) lalu, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Husnul Fauzi yang merupakan Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB tersebut selama 13 tahun penjara.

Majelis Hakim yang dipimpin I Ketut Somanasa dengan anggotanya, Glorious Anggundoro dan Fadhli Hanra, dalam putusannya turut menjatuhkan pidana denda sebesar Rp600 juta subsider empat bulan kurungan.

Hakim menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 20/2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP sesuai isi dakwaan primer.

Pasal pemidanaan terhadap terdakwa Husnul serupa dengan terdakwa Wikanaya. Namun untuk terdakwa Wikanaya dalam perannya sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek, hakim menjatuhkan pidana penjara 11 tahun dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Putusan untuk kedua terdakwa yang bertanggung jawab perihal munculnya kerugian negara melebihi Rp25 miliar tersebut, tidak berbeda dengan tuntutan jaksa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri nyatakan penyidikan perkara tersangka Doni Salmanan selesai
Jumat, 01 Juli 2022 - 08:59 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menyatakan penyidikan perkar...
Gubernur `black list` kontraktor proyek Perpustakaan Sulbar
Jumat, 01 Juli 2022 - 08:35 WIB
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik menyatakan pemerintah setempat telah memasukkan kontrak...
1 Juli 1946: Momentum Hari Bhayangkara
Jumat, 01 Juli 2022 - 06:00 WIB
Tanggal 1 Juli merupakan Hari Bhayangkara yang juga identik dengan HUT Polri. Hari Bhayangkara merup...
Jaksa KPK tolak seluruh eksepsi terdakwa korupsi Eka Wiryastuti
Kamis, 30 Juni 2022 - 20:55 WIB
Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menolak seluruh eksepsi atau nota keb...
Polisi bakal libatkan ahli dalam kasus pelecehan mahasiswi di Mataram
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:59 WIB
Aparat kepolisian bakal melibatkan ahli dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mah...
KPK verifikasi laporan MAKI soal dugaan korupsi impor bawang putih
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:45 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memverifikasi dan menelaah terlebih dahulu adanya laporan dari Ma...
Roy Suryo jalani pemeriksaan sebagai pelapor kasus meme candi
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:17 WIB
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kabi...
Polisi tangkap ASN Nduga pemilik 615 butir amunisi untuk KKB
Kamis, 30 Juni 2022 - 18:07 WIB
Polisi menangkap AM, seorang ASN yang bertugas di Kabupaten Nduga, Rabu malam, di Elelim, KabupatenY...
DPR RI setujui hakim agung dan hakim Ad Hoc Tipikor di Mahkamah Agung
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:23 WIB
DPR RI menyetujui dua calon hakim agung dan dua calon hakim Ad Hoc Tipikor di Mahkamah Agung (MA) da...
KPK konfirmasi Gamawan Fauzi mengenai proses pengadaan KTP-el
Kamis, 30 Juni 2022 - 14:00 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauz...
InfodariAnda (IdA)